• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Militerisasi Pelayanan Haji

Pelibatan TNI-Polri dalam Penyelenggaraan Haji: Kritik terhadap Fungsi dan Profesionalisme Lembaga Sipil

Ali Syarief by Ali Syarief
January 13, 2026
in Birokrasi, Feature
0
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama DPR RI sedang menggulirkan kebijakan baru dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, yaitu peningkatan keterlibatan personel TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan Polri (Kepolisian Republik Indonesia) sebagai bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Kendati diklaim untuk meningkatkan kedisiplinan dan dedikasi petugas, langkah ini menimbulkan dua kritik fundamental yang perlu diberikan secara tegas: pertama, pelampauan fungsi profesional lembaga TNI dan Polri, dan kedua, irisan kekuasaan sipil-militer yang berpotensi melemahkan tata kelola pelayanan publik haji.

Upaya memperbanyak petugas dari unsur TNI-Polri saat ini bahkan digagas sampai mencapai 50 persen dari total petugas haji. Usulan tersebut mendapatkan kritik dari sejumlah pihak karena dianggap tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan melewati batasan peran aparat keamanan dalam ranah pelayanan administrasi sipil. Imparsial, lembaga yang fokus pada reformasi sektor keamanan, secara tegas menyatakan bahwa usulan dominasi personel TNI-Polri dalam struktur petugas haji ini dapat melanggar prinsip pemisahan sipil-militer yang menjadi fondasi demokrasi Indonesia modern. Menurut kritik tersebut, pelayanan haji — yang terdiri dari manajemen logistik, pendampingan jamaah, administrasi kesehatan, koordinasi operasional, dan layanan publik — bukan tugas yang termasuk dalam ranah pertahanan negara atau keamanan nasional sehingga tidak relevan dengan tugas utama TNI yang difokuskan pada pertahanan, maupun Polri pada penegakan hukum dan keamanan dalam negeri. (NU Online)

Kedua, pelibatan aparat seperti TNI dan Polri secara ekstensif berisiko menciptakan ketergantungan terhadap kekuatan militer dalam urusan pelayanan sipil. Kritik tajam menunjukkan bahwa ketergantungan ini justru berpotensi mengaburkan tanggung jawab dasar pejabat sipil yang seharusnya memperbaiki tata kelola dan transparansi penyelenggaraan haji. Alih-alih memperkuat sistem pelayanan, keputusan untuk mengandalkan TNI-Polri dapat menjadi semacam “jalan pintas” tanpa menyelesaikan akar permasalahan, yakni kebutuhan reformasi dalam rekrutmen petugas, transparansi akuntabilitas, dan profesionalisme institusi sipil yang bertugas di Kemenhaj. (NU Online)

Dalam konteks tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), fungsi pelayanan publik termasuk haji seyogianya tetap berada pada otoritas lembaga sipil yang profesional, akuntabel, dan terukur berdasarkan kompetensi yang relevan. Menyeret unsur keamanan bersenjata ke ranah ini — yang sejatinya berkaitan dengan administrasi, pelayanan kesehatan, serta pendampingan spiritual jamaah — berpotensi menciptakan konflik fungsi yang tidak diperlukan dan bahkan menimbulkan dilema terhadap pembagian tugas antar lembaga. Sebuah pelayanan haji yang efektif seharusnya didukung oleh pelatihan profesional berbasis kompetensi, bukan oleh kedisiplinan struktural militer semata. (NU Online)

Terakhir, kritik ini bukan bermaksud merendahkan peran TNI dan Polri dalam tugas yang memang menjadi koridor fungsi inti mereka — seperti pertahanan negara, keamanan publik, dan penegakan hukum — tetapi menegaskan bahwa pelibatan mereka dalam tugas pelayanan sipil yang sifatnya administratif dan religius harus berdasarkan kebutuhan nyata, bukan kebiasaan administratif atau tekanan politis semata. Kebijakan publik harus menjunjung tinggi prinsip pembagian tugas yang jelas antar lembaga — agar profesionalisme masing-masing institusi tidak dikorbankan demi solusi parsial yang justru dapat menimbulkan masalah baru di masa depan.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ptosis, Mata Mengantuk, dan Politik Persepsi: Ketika Wajah Menjadi Medan Tafsir Publik

Next Post

Warning: Cinta Palsu di Layar Ponsel

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME
Economy

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026
Feature

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh
Feature

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026
Next Post
Warning: Cinta Palsu di Layar Ponsel

Warning: Cinta Palsu di Layar Ponsel

Novel Bamumin Bela Ketua KORLABI DHL dan Ketua TPUA Prof. Dr. Eggi Sudjana – Spirit 212 Tidak Baper

Novel Bamumin Bela Ketua KORLABI DHL dan Ketua TPUA Prof. Dr. Eggi Sudjana - Spirit 212 Tidak Baper

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026

Dari Sexy Killer ke Pesta Babi

May 26, 2026

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist