• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

MK : Dari “Mahkamah Keluarga” ke Penjaga Konstitusi Sejati

fusilat by fusilat
November 16, 2025
in Feature, Politik
0
MK : Dari “Mahkamah Keluarga” ke Penjaga Konstitusi Sejati
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Malika Dwi Ana

16 November 2025 – Ada angin segar berhembus dari Gedung Mahkamah Konstitusi di Jalan Medan Merdeka Barat. Setelah bertahun-tahun dicap sebagai “Mahkamah Keluarga” dan “Mahkamah Kalkulator” di era Joko Widodo, kini MK mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Putusan Nomor 185/PUU-XXII/2024 yang membatalkan skema Hak Guna Usaha (HGU) 190 tahun di Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar koreksi teknis—ia adalah tamparan telak bagi strategi “pelanggaran yang dilegalkan lewat aturan” yang menjadi ciri khas pemerintahan Jokowi. MK nampaknya mulai bertaring.

Era Jokowi: MK yang Membagongkan

Bayangkan kembali tahun-tahun kelam itu.

Pada 2020, MK mengeluarkan Putusan Nomor 91/PUU-XVIII/2020 yang mengesahkan UU Cipta Kerja meski cacat formil berat—proses legislasi yang buram, draf yang berubah-ubah, dan partisipasi publik yang minim. Alih-alih membatalkan, MK hanya memerintahkan perbaikan dalam dua tahun. Hasilnya? UU sapu jagat itu tetap berjalan, merampas hak buruh, lingkungan, dan masyarakat adat.

Lalu datanglah putusan paling memalukan: Nomor 90/PUU-XXI/2023. MK yang dipimpin Anwar Usman—paman Gibran Rakabuming Raka—menciptakan frasa “pernah menjabat kepala daerah” untuk mengakomodasi pencalonan putra sulung Jokowi di usia 36 tahun. Putusan ini bukan hanya melanggar etika (Anwar akhirnya dicopot karena pelanggaran berat), tapi juga menghancurkan prinsip equality before the law. Publik menyebutnya “Mahkamah Keluarga”, bukan tanpa alasan.

Belum lagi putusan-putusan lain:
– Mengesahkan perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK lewat UU 19/2019.
– Menolak gugatan syarat usia capres-cawapres yang jelas-jelas diskriminatif.
– Mengabaikan konflik agraria di Rempang, Wadas, dan puluhan kasus lain yang melibatkan kepentingan oligarki.

MK era Jokowi bukan penjaga konstitusi—ia lebih seperti notaris kekuasaan.

Transisi Prabowo: MK yang Mulai Bertaring

Kini, di bawah kepemimpinan Suhartoyo, angin berubah.

Putusan HGU IKN 190 tahun adalah bukti nyata. Skema dua siklus 95 tahun yang digagas Jokowi—dibungkus rapi dalam UU IKN dan Perpres 75/2024—dibongkar habis oleh MK. Alasan konstitusionalnya tajam:

“Pengaturan tersebut melemahkan hak menguasai negara sebagaimana diamanatkan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945. Tanah bukan komoditas abadi, melainkan sumber daya yang harus dievaluasi demi kemakmuran rakyat.”

Ini bukan putusan biasa. Ini adalah penegasan bahwa investasi tidak boleh mengorbankan kedaulatan. Bahwa IKN bukan koloni swasta. Bahwa tanah adat bukanlah properti untuk diobral.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, MK juga membatalkan sebagian Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Reformasi Polri—terutama ketentuan yang melemahkan pengawasan independen. Dua putusan besar dalam sebulan. Ini bukan kebetulan. Ini adalah restorasi independensi.

Apa yang Berubah?

  1. Komposisi Hakim
    Anwar Usman dicopot. Hakim-hakim baru seperti Ridwan Mansyur, Arsul Sani, dan Enny Nurbaningsih membawa semangat reformis. Mereka tidak lagi takut menabrak kekuasaan.

  2. Tekanan Publik dan Media
    Gerakan #ReformasiDikorupsi, #MKIndependen, dan liputan kritis dari berbagai platform media sosial dan media independen menciptakan tekanan moral yang tak terbendung.

  3. Transisi Kekuasaan
    Prabowo Subianto, meski sekutu Jokowi, tidak punya kepentingan mempertahankan “warisan korup” IKN. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid bahkan menyambut baik putusan MK—sebuah sinyal bahwa pemerintahan baru ingin membersihkan nama.

Menuju MK yang Sebenarnya

Putusan HGU IKN bukan akhir, tapi awal. Masih banyak PR:
– Revisi UU Minerba yang pro-oligarki.
– Kasus-kasus pelanggaran HAM di Papua.
– Perlindungan hak konstitusional buruh dan petani.

Tapi untuk pertama kalinya dalam satu dekade, kita melihat MK yang berani menggigit, bukan sekadar menggonggong.

Jokowi mungkin sudah pergi, tapi jejak “pelanggaran yang dilegalkan” masih berserakan di mana-mana. Tugas MK kini bukan hanya membatalkan aturan—tapi memastikan konstitusi tidak lagi menjadi kertas kosong.

Selamat datang kembali, Mahkamah Konstitusi.
Negeri ini butuh taringmu.


Malika Dwi Ana adalah pengamat politik dan penulis lepas. Tulisan ini tidak mewakili institusi mana pun.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Matahari Kembar Membara di Solo: Tedjowulan Kuda Hitam?

Next Post

Membaca Nurani Polisi – Mengapa Pemanggilan Ros Suryo Cs Tidak Berujung Penahanan?

fusilat

fusilat

Related Posts

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis
daerah

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?
Feature

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?
Feature

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026
Next Post
Badai Kriminalisasi: TPUA Siap Bertempur! Empat Aktivis Diburu karena Bongkar Dugaan Ijazah Jokowi

Membaca Nurani Polisi - Mengapa Pemanggilan Ros Suryo Cs Tidak Berujung Penahanan?

Swasembada Pangan: Jalan Kedaulatan yang Kian Terjal

Swasembada atau Ketahanan? Menembus Titik Rawan Pangan Indonesia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026

Masukkan Aku dalam Kebenaran, dan Keluarkan Aku dalam Kebenaran”

May 30, 2026
Gelombang Senyap Pemurtadan atau Sekadar Mitos? Membaca Data Eks-Muslim Dunia Tanpa Propaganda

Gelombang Senyap Pemurtadan atau Sekadar Mitos? Membaca Data Eks-Muslim Dunia Tanpa Propaganda

May 30, 2026

Jembatan Akselerasi Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja (Program Sertifikasi dan Standardisasi Kapasitas SDM)

May 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...