• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

MUNGKINKAH 2025 SURPLUS BERAS 5 JUTA TON?

by
March 11, 2025
in Economy, Feature
0
Harga Beras Melesat Kayak Roket, Tembus Rp 25 Ribu Per Kg di Kota – Kota Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Banyak media online merilis pernyataan Badan Pangan Nasional (Bapanas) terkait situasi pangan Indonesia di tengah krisis yang melanda negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina. Indonesia diklaim akan mengalami surplus produksi beras sebesar 5 juta ton hingga April 2025. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa stok beras nasional tetap aman.

Prediksi tersebut merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), yang memperkirakan surplus produksi beras mencapai 5 juta ton pada Maret-April 2025. Namun, Arief juga mengkhawatirkan potensi anjloknya harga beras di tingkat petani. Pernyataan Kepala Bapanas ini didasarkan pada proyeksi BPS—angka di atas kertas yang belum tentu sejalan dengan realitas di lapangan.

Istilah “di atas kertas” sering dikaitkan dengan kondisi yang berbeda dari kenyataan. Sebagai contoh, pemerintah menyatakan stok beras melimpah, tetapi ketika mencari beras untuk cadangan pemerintah, justru sulit ditemukan. Ini mengindikasikan bahwa keberadaan beras lebih bersifat teoretis daripada faktual. Pengalaman tiga tahun lalu, ketika Perum Bulog berusaha memenuhi target pengadaan 600 ribu ton beras, namun hanya berhasil mengumpulkan 166 ribu ton, menunjukkan betapa sulitnya memastikan ketersediaan beras dalam jumlah besar.

Proyeksi BPS tentu tidak dibuat tanpa dasar. Sebagai satu-satunya lembaga statistik resmi pemerintah, BPS memiliki tanggung jawab besar dalam menyusun prediksi yang akurat. Namun, mengingat beras adalah komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak, prediksi ini harus diuji dengan realitas di lapangan agar tidak sekadar menjadi wacana yang menyenangkan bagi pemerintah.

Patut dicermati bahwa optimisme BPS dalam memproyeksikan surplus produksi beras terjadi di tengah ancaman perubahan iklim yang ekstrem. Akurasi proyeksi ini sangat bergantung pada faktor cuaca dan iklim yang mendukung sektor pertanian. Jika kondisi alam tidak bersahabat, maka prediksi tersebut bisa meleset jauh dari kenyataan.

Tiga tahun lalu, Indonesia dilanda El Niño yang menyebabkan produksi beras nasional turun signifikan. Data BPS menunjukkan produksi beras tahun 2024 hanya mencapai 30,41 juta ton, lebih rendah dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 31,10 juta ton—terjadi penurunan sekitar 700 ribu ton. Dampak dari penurunan ini sangat dirasakan masyarakat, dengan harga beras yang melambung tinggi dan memicu protes keras, terutama dari kalangan ibu rumah tangga.

Masalah semakin pelik dengan meningkatnya ketergantungan pada impor. Tahun lalu, impor beras Indonesia tercatat melampaui 4 juta ton. Jika negara-negara pengekspor seperti Thailand, Vietnam, India, dan Myanmar membatasi ekspor mereka, maka Indonesia akan menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan beras domestik. Ironisnya, di tengah kondisi ini, pemerintah secara tiba-tiba mengumumkan rencana penghentian impor beras mulai 2025 dengan dalih surplus produksi.

Pertanyaannya, apakah BPS sudah mempertimbangkan kemungkinan buruk jika iklim tidak mendukung? Selain itu, apa alasan sebenarnya di balik pengumuman penghentian impor ini? Apakah kebijakan ini didasarkan pada perhitungan matang atau sekadar strategi politik? Pada kenyataannya, masyarakat tidak terlalu peduli apakah beras diimpor atau diproduksi sendiri—yang lebih penting adalah ketersediaan beras dengan harga terjangkau.

Pengumuman pemerintah mengenai surplus 5 juta ton beras di awal 2025 memang patut disambut dengan optimisme. Namun, optimisme ini harus disertai dengan langkah konkret untuk memastikan ketersediaan beras secara nyata. Jika La Niña tiba-tiba datang dengan dampak serupa El Niño, maka seluruh optimisme ini bisa runtuh. Apalagi dengan rencana penghentian impor, Indonesia bisa menghadapi krisis beras jilid dua yang lebih parah.

Jika hal itu terjadi, dari mana bangsa ini akan mendapatkan beras? Ini adalah pekerjaan rumah besar yang membutuhkan solusi cerdas. Selama ini, impor beras sering menjadi “dewa penolong” saat produksi dalam negeri terganggu. Oleh karena itu, alih-alih sekadar mengumumkan surplus, pemerintah perlu memastikan kebijakan pangan yang realistis dan berkelanjutan.

Dibalik pengumuman surplus beras 5 juta ton, banyak tafsir dan pertanyaan yang muncul. Walaupun masih sebatas prediksi, harapan akan menjadi kenyataan tetap ada. Namun, kuncinya adalah bagaimana mewujudkannya—dan itu membutuhkan lebih dari sekadar optimisme, melainkan bukti nyata dan langkah strategis yang konkret.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Soeharto Bukan Musuh PKI

Next Post

Surga, Neraka, dan Malu: Sebuah Tinjauan dari Perspektif Logika

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Surga, Neraka, dan Malu: Sebuah Tinjauan dari Perspektif Logika

Surga, Neraka, dan Malu: Sebuah Tinjauan dari Perspektif Logika

Pejabat Pemprov Jabar Ikutan Nyemplung ke Sungai Penuh Sampah Saat Gubernur Dedi “Nyebur” ke Sungai Penuh Sampah,

Bantaran Sungai di Bekasi Disertifikasi Menjadi Hak Milik, Normalisasi Terhambat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...