• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Negeri Jengah, Hukum Membisu

Ali Syarief by Ali Syarief
April 27, 2025
in Feature, Law
0
Negeri Jengah, Hukum Membisu
Share on FacebookShare on Twitter

“Di negeri di mana hukum berpihak pada kekuasaan, diam menjadi penghianatan, dan kejengahan adalah bentuk awal dari perlawanan.”

FusilatNews – Ada masa ketika keadilan terasa dekat—seperti udara yang kita hirup tanpa sadar. Kini, masa itu tinggal bayang. Kita hidup di zaman ketika hukum yang mestinya agung, justru bertekuk lutut di hadapan nafsu kekuasaan. Sahabatku, Amelia, menangkapnya dengan jernih: rakyat sudah jengah. Bukan jengah karena hidup dalam kekurangan, melainkan jengah karena dikhianati oleh janji-janji agung keadilan itu sendiri.

Di sudut-sudut negeri, orang-orang kecil menangis tanpa suara. Aktivis yang bersuara lantang diadili tanpa belas kasihan. Mereka yang mempertahankan haknya atas tanah, udara, dan harga diri, dipaksa berhadapan dengan pasal-pasal yang tajam. Mereka tak minta lebih. Hanya keadilan. Tapi yang datang malah intimidasi, ancaman, dan sel penjara.

Lihatlah bagaimana negara memperlakukan suara-suara yang berbeda. Kritik terhadap dinasti politik dijawab bukan dengan argumen, melainkan dengan penjara. Suara-suara yang seharusnya menguatkan demokrasi justru dibungkam seolah mereka adalah ancaman terbesar bangsa.

Sementara itu, mereka yang bermain dalam gelap—menggaruk kekayaan negara, menindas yang lemah, mencemari bumi—dibiarkan melenggang. Sebagian malah disanjung, dipuja, dilindungi. Di tangan mereka, hukum adalah perisai yang melindungi kerakusan, bukan keadilan.

Apa yang lebih memilukan dari ketidakadilan? Adalah melihat hukum kehilangan jiwanya, menjadi makhluk tanpa nurani, alat untuk membungkam, bukan membela.

Wadas menjadi saksi luka itu. Seorang petani sederhana, yang hidup bersahaja di tanah leluhurnya, tiba-tiba berubah status menjadi terdakwa. Bukan karena ia berbuat kejahatan, melainkan karena ia berani bertahan. Sementara, perampok alam—berjubah pembangunan dan investasi—dengan santainya menginjak-injak bumi, mematahkan akar kehidupan.

Rakyat jengah. Bukan sekadar marah. Jengah adalah rasa ketika harapan yang tersisa pun mulai padam. Ketika seseorang sudah terlalu lelah untuk percaya, terlalu sakit untuk berharap.

Tapi di balik kejengahan ini, ada bara kecil yang tetap menyala. Suara-suara seperti Amelia, suara-suara yang menulis, bersaksi, mengingatkan—adalah pertanda bahwa belum semuanya mati. Bahwa di balik reruntuhan keadilan, masih ada mereka yang menolak lupa, menolak tunduk.

Barangkali, keadilan yang sejati lahir dari kejengahan yang mendalam ini. Dari keteguhan mereka yang memilih untuk tetap berdiri, meski diancam patah.

Negeri ini boleh saja membisu. Hukum boleh saja dibungkam. Tapi ingatlah: sejarah mencatat bukan mereka yang menindas, melainkan mereka yang bertahan. Dan pada akhirnya, suara kecil itu—suara orang-orang yang jengah tapi tetap melawan—akan menjadi gemuruh yang menggulung zaman.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perjuangan Zaini Mustofa: Kabut Hukum yang Keruh – “Menggugat Yusuf Mansur” – Potret Buram Pengadilan Negeri Jakarta Selatan –

Next Post

Seruan Copot Gibran dan Jalan Terjal Menurunkan Wakil Presiden

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Seruan Copot Gibran dan Jalan Terjal Menurunkan Wakil Presiden

Seruan Copot Gibran dan Jalan Terjal Menurunkan Wakil Presiden

FORTRESS AMERICA: VISI SCOTT BESSENT UNTUK DUNIA YANG KACAU

FORTRESS AMERICA: VISI SCOTT BESSENT UNTUK DUNIA YANG KACAU

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist