• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Perjuangan Zaini Mustofa: Kabut Hukum yang Keruh – “Menggugat Yusuf Mansur” – Potret Buram Pengadilan Negeri Jakarta Selatan –

Ali Syarief by Ali Syarief
April 27, 2025
in Feature, Law
0
Perjuangan Zaini Mustofa: Kabut Hukum yang Keruh – “Menggugat Yusuf Mansur” –  Potret Buram Pengadilan Negeri Jakarta Selatan –
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Kasus yang kini dihadapi Pengacara Zaini Mustofa, dalam memperkarakan Yusuf Mansur, bukanlah sekadar perkara perdata atau pidana biasa. Ada lapisan-lapisan keganjilan yang lebih dalam, yang mengaitkannya pada problem akut integritas hakim di Indonesia, khususnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Indikasi kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Baru-baru ini, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Muhammad Arif, menjadi tersangka dalam kasus korupsi setelah diduga menerima uang sebesar Rp60 miliar dari dua tersangka berinisial MS dan AR. Perantaranya pun disebut-sebut terstruktur rapi, memperlihatkan betapa kuat jaringan permainan di balik meja keadilan.

Pengalaman Zaini Mustofa sendiri cukup menggambarkan betapa anehnya mekanisme di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia menuturkan bahwa setelah putusan dalam perkara relasinya dengan Yusuf Mansur dijatuhkan, pihak pengadilan tidak langsung mengirimkan salinan putusan, bahkan sempat dikirimkan ke dua walikota yang tidak ada sangkut-pautnya. Hal ini tentu mengundang tanda tanya besar: apakah ada upaya memperlambat atau bahkan mengaburkan jalannya proses hukum?

Kondisi ini menjadi lebih menyeramkan ketika dihubungkan dengan fakta-fakta lain. Tidak hanya Muhammad Arif, beberapa hakim lain dari berbagai pengadilan, termasuk di Mahkamah Agung, juga terjerat kasus serupa. Bahkan, dalam salah satu pengungkapan, disita uang hampir satu triliun rupiah, angka yang mustahil berasal hanya dari satu atau dua kasus saja. Ini mengindikasikan kemungkinan ribuan kasus hukum yang tercemar, ribuan pencari keadilan yang mungkin menjadi korban jual-beli vonis.

Tidak mengherankan, menurut Zaini Mustofa, jika bobroknya sistem hukum di Indonesia hari ini bukan lagi sekadar opini, tetapi telah menjadi realitas pahit. Empat orang hakim, dua pengacara, dan beberapa pihak swasta telah ditangkap dalam kasus mafia peradilan, memperlihatkan bahwa kerusakan ini sistemik dan melibatkan banyak tangan.

Namun, di tengah keputusasaan yang begitu nyata, Zaini Mustofa menyampaikan sikap yang patut dihargai: pantang menyerah. Sebab, meski sistem tampak rapuh dan tidak berpihak, menyerah berarti membiarkan ketidakadilan berkuasa lebih lama. Di sinilah titik paling penting: perjuangan mempertahankan integritas hukum tidak boleh surut, betapapun sulitnya medan tempur yang harus dilalui.

Perkara yang dihadapi Zaini Mustofa hanyalah satu jendela kecil dari panorama besar kehancuran moral di institusi hukum kita. Namun, dari satu jendela kecil ini, kita diajak untuk melihat lebih luas: bahwa memperbaiki bangsa ini butuh keberanian, ketekunan, dan konsistensi. Meski harus berjalan di tengah kabut keruh yang pekat, suara-suara keberanian seperti Zaini Mustofa tetaplah menjadi harapan di tengah kehampaan hukum.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hercules di Negeri Preman

Next Post

Negeri Jengah, Hukum Membisu

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Negeri Jengah, Hukum Membisu

Negeri Jengah, Hukum Membisu

Seruan Copot Gibran dan Jalan Terjal Menurunkan Wakil Presiden

Seruan Copot Gibran dan Jalan Terjal Menurunkan Wakil Presiden

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist