• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Negeri Para Badut

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
March 2, 2025
in Birokrasi, Crime, Feature, Pojok KSP
0
“Dark Indonesia”: International Media Spotlight on Student Protests

Istimewa Tempo

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Ketika negerinya diguncang prahara korupsi nyaris seribu triliun, tapi dia tenang-tenang saja sambil melanjutkan retreat dan bernyanyi bersama dua pendahulunya, itu badut namanya.

Korupsi hingga nyaris seribu triliun rupiah itu terjadi di PT Pertamina Patra Niaga, anak perusahaan Pertamina, dengan modus mengoplos Pertalite dengan Pertamax dan dijual dengan harga Pertamax.

Ketika mewarisi utang luar negeri hingga ribuan triliun rupiah dan proyek ibu kota baru yang terancam mangkrak, tapi dia malah memuja dan memuji orang yang meninggalkan warisan buruk tersebut, itu badut namanya.

Diketahui, posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir November 2024 tercatat mengalami kenaikan menjadi US$424,1 miliar, dari posisi Oktober 2024 senilai US$423,4.

Dengan asumsi kurs per 15 Januari 2025 yakni Rp16.311 per dolar AS, artinya utang luar negeri Indonesia setara dengan Rp6.917 triliun. Utang tersebut hampir dua kali lipat dari anggaran belanja 2025 yang senilai 3.621,3 triliun.

Utang itu merupakan warisan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang berlanjut ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Adapun penyebab mangkraknya proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur karena pemerintah melakukan pemangkasan anggaran tahun 2025 ini hingga lebih dari 300 triliun rupiah. Anggaran untuk IKN pun dibekukan. Entah sampai kapan.

Ketika Rupiah mengalami peterpurukan terburuk dalam sejarah, melemah 0,79 persen ke level Rp16.575 per Dolar AS pada Jumat (28/2/2025), tapi ia tetap tenang dan nyanyi-nyanyi saja, itu badut namanya.

Badut memang harus pandai menghibur, meskipun perasaannya sendiri sebenarnya sedang hancur. Dan badut itu bernama Prabowo Subianto.

Dalam Retreat Kepala Daerah 2025 di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah, yang berakhir Jumat (28/2/2025) lalu, Prabowo terlihat bernyanyi-nyanyi bersama dua mantan pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jokowi.

Sekali lagi, badut memang harus pandai menghibur meskipun perasaannya sendiri sesungguhnya sedang hancur.

Bukan Kekuasaan yang Merusak Watak

Ketika sudah menjadi mantan, tapi tetap cawe-cawe terhadap segala urusan, itu badut namanya.

Dan badut itu bernama Jokowi. Ia tak rela meninggalkan dan menanggalkan jabatannya. Ia mau terus berkuasa. Dinasti politik pun ia bangun. Putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka menjadi Wakil Presiden RI. Menantunya, Bobby Nasution menjadi Gubernur Sumatera Utara. Putra bungsunya, Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Semua itu atas cawe-cawe Jokowi.

Jokowi mengalami apa yang disebut sebagai “post power syndrome”, sehingga konsekuensinya adalah ia melakukan cawe-cawe atas segala urusan yang sesungguhnya sudah bukan urusannya.

Jokowi takut kehilangan kekuasaan, sehingga karakter atau wataknya pun rusak.

Aung San Suu Kyi, mantan Pemimpin Myanmar, saat menerima hadiah Nobel Perdamaian tahun 1991 menyatakan, “Bukan kekuasaan yang merusak watak (manusia), melainkan ketakutan. Takut kehilangan kekuasaan merusak mereka yang berkuasa, takut dilanda kekuasaan merusak mereka yang dikuasai.”

Ketika harga cabai melambung tinggi hingga lebih dari seratus ribu per kilo, dan ia hanya bisa memberikan solusi menanam cabai di depan rumah, itu badut namanya.

Dan badut itu bernama Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketika disertasi dokotoralnya dibatalkan kampus Universitas Indonesia (UI), tapi ia tenang-tenang saja, tak merasa bersalah dan tak ada beban moral, apalagi mengundurkan diri, itu badut namanya.

Dan badut itu bernama Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang juga Ketua Umum Partai Golkar.

Ketika Mahkamah Konstitusi (MK) menganulir kemenangan istrinya, Ratu Rachmatu Zakiyah, dalam Pilkada 2024 Kabupaten Serang, Banten, gegara ada cawe-cawe dirinya, tapi ia tak merasa bersalah, apalagi mundur, itu badut namanya.

Dan badut itu bernama Yandri Susanto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang juga Wakil Ketua Umum PAN.

Kini, banyak badut di antara para pemimpin bangsa ini. Indonesia pun layak disebut negeri para badut. Mereka adalah para politisi. Dan politisi sering kali jauh lebih lucu daripada badut. Badut di atas badut. Atau bandit di atas bandit?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

POLITIK YANG TERASING

Next Post

Indonesia dalam Belenggu Kebodohan: Ketika Ilmu Kalah Oleh Sensasi (Influencer)

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post

Indonesia dalam Belenggu Kebodohan: Ketika Ilmu Kalah Oleh Sensasi (Influencer)

Pembodohan Nasional di Era Jokowi: Ketika Abu Janda Lebih Didengar daripada Dr. Refly Harun

Pembodohan Nasional di Era Jokowi: Ketika Abu Janda Lebih Didengar daripada Dr. Refly Harun

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...