• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Indonesia dalam Belenggu Kebodohan: Ketika Ilmu Kalah Oleh Sensasi (Influencer)

fusilat by fusilat
March 2, 2025
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Dr. Novita Sari Yahya

Di sebuah negara yang berdaulat, harapan terbesar adalah melihat masyarakatnya tumbuh dengan kecerdasan dan wawasan yang luas. Namun, di Indonesia saat ini, profesi yang seharusnya menjadi tulang punggung peradaban—guru, peneliti, dan penulis—justru terpinggirkan oleh geliat selebritas instan, influencer dangkal, dan model oplosan yang tak memiliki karakter selain kemampuan memamerkan tubuh. Fenomena ini bukan sekadar tren, melainkan gejala mendalam dari degradasi intelektual yang menghambat kemajuan bangsa.

Seorang peneliti sejatinya bertugas menangkap fenomena sosial dan memahami mengapa seseorang memiliki pilihan atau justru tidak punya pilihan. Dari pemahaman inilah lahir solusi konkret untuk memutus rantai kebodohan dan keterbelakangan. Namun, bagaimana mungkin bangsa ini bisa berkembang jika profesi yang menghasilkan solusi justru terpinggirkan? Di negeri ini, kajian ilmiah sering kali hanya menjadi dokumen yang berdebu di sudut-sudut perpustakaan, sementara panggung nasional dipenuhi oleh figur-figur tanpa substansi yang sekadar menampilkan sensasi.

Para guru, yang seharusnya membentuk generasi cerdas, justru diperlakukan bak pesuruh dengan gaji tak sebanding dan kebijakan yang sering kali tak berpihak pada mereka. Sementara itu, peneliti harus berjuang dengan dana riset yang minim, tenggelam dalam birokrasi yang lebih mengutamakan pencitraan ketimbang substansi. Adapun penulis, mereka yang seharusnya mengisi ruang publik dengan gagasan bernas, kini kalah saing dengan influencer yang menjual absurditas demi engagement.

Ironisnya, di era digital ini, media sosial telah mengubah standar keberhasilan. Seseorang tidak lagi dinilai dari kedalaman pemikirannya, melainkan dari jumlah pengikut dan tingkat viralitasnya. Akibatnya, muncullah sosok-sosok yang tidak memiliki keunggulan selain keberanian untuk tampil seronok atau berkata kontroversial. Bahkan, model oplosan—mereka yang hanya bermodal tampang biasa dan kemampuan berlenggak-lenggok—bisa lebih dihargai dibandingkan ilmuwan yang telah mengabdikan hidupnya untuk riset dan inovasi.

Indonesia membutuhkan perubahan paradigma. Jika negara ini ingin keluar dari jebakan kebodohan, maka penghargaan terhadap profesi intelektual harus dikembalikan. Sistem pendidikan harus diperkuat, riset harus dibiayai dengan layak, dan budaya literasi harus dikembangkan. Jika tidak, kita hanya akan terus menjadi bangsa yang sibuk mengagumi fatamorgana sementara pijakan kita semakin rapuh.

Saatnya mengembalikan kejayaan ilmu pengetahuan. Saatnya memberi ruang bagi mereka yang bekerja dengan pemikiran, bukan sekadar mereka yang menjual tubuh dan sensasi. Jika tidak, kita akan terus menjadi penonton dalam panggung kosong yang hanya menampilkan kebodohan yang terus direproduksi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Negeri Para Badut

Next Post

Pembodohan Nasional di Era Jokowi: Ketika Abu Janda Lebih Didengar daripada Dr. Refly Harun

fusilat

fusilat

Related Posts

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!
Feature

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026
Feature

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026
Feature

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Next Post
Pembodohan Nasional di Era Jokowi: Ketika Abu Janda Lebih Didengar daripada Dr. Refly Harun

Pembodohan Nasional di Era Jokowi: Ketika Abu Janda Lebih Didengar daripada Dr. Refly Harun

Utang Menggunung, Gagal Bayar. Sritex Resmi Pailit

58 Tahun Beroperasi Riwayat Sritex Berakhir Dengan PHK Ribuan Orang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

July 27, 2026
Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...