• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

OTT Bengkulu Untungkan Adik Zulhas, Pesanan Siapa?

fusilat by fusilat
November 24, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
OTT Bengkulu Untungkan Adik Zulhas, Pesanan Siapa?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta – Sulit menafikan spekulasi bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Sabtu (23/11/2024), merupakan order atau pesanan dari lawan politiknya.

OTT ini menguntungkan Helmi Hasan, adik kandung Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas.

Penangkapan Rohidin dilakukan KPK di masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 atau hanya tiga hari menjelang pemungutan suara, Rabu (27/11/2024) mendatang.

Rohidin Mersyah adalah Gubernur Bengkulu dua periode, 2018-2021 dan 2021-2024 alias “incumbent” atau petahana. Ia berpasangan dengan calon wakil gubernur Meriani yang merupakan perempuan pengusaha.

Rohidin-Meriani diusung oleh 8 partai politik, yakni Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda dan Partai Perindo.

Rohidin-Meriani akan berhadapan dengan penantangnya, yakni Helmi Hasan dan Mi’an, cagub-cawagub yang diusung 6 parpol, yakni PAN, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gelora.

Helmi Hasan adalah politikus PAN yang juga Walikota Bengkulu dua periode, 2013-2018 dan 2018-2023, sekaligus adik kandung Zulhas yang juga Menteri Koordinator Pangan di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.

Sedangkan Mi’an adalah Bupati Bengkulu Utara dua periode, yakni 2016-2021 dan 2021-2024.

Sebab itu, penangkapan Rohidin akan menguntungkan lawan politiknya, yakni Helmi Hasan. Bahkan ada spekulasi bahwa penangkapan Rohidin terdebut atas pesanan lawan politiknya itu.

Mengapa? Pertama, dilihat dari “track records” atau rekam jejaknya, keluarga Zulhas sangat getol dalam membangun dinasti politiknya.

Helmi Hasan, misalnya, diusung PAN menjadi Walikota Bengkulu dua periode sebagaimana disebut di atas.

Adik Zulhas lainnya, Zainudin Hasan diusung jadi Bupati Lampung Selatan. Sayang, politikus PAN ini tersandung kasus korupsi dan dihukum 12 tahun penjara.

Putri kedua Zulhas, Zita Anjani diusung sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Periode 2019-2024, dan di Kabinet Merah Putih ini Zita diangkat Prabowo sebagai utusan khusus bidang pariwisata.

Zulhas sendiri sebelum jadi Menko Pangan adalah Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo, dan sebelumnya lagi menjadi Menteri Kehutanan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebelum jadi Menhut, Zulhas adalah Ketua MPR RI dan kemudian Wakil Ketua MPR RI.

Zulhas berbesan dengan mantan Ketua MPR sekaligus mantan Ketua Umum PAN Amien Rais. Namun, perbesanan itu putus sudah setelah putri Zulhas dan putra Amien Rais bercerai.

Zulhas pun akhirnya pecah kongsi dengan Amien Rais setelah pendiri PAN itu didepak Zulhas dari partainya dan kemudian Amien mendirikan Partai Ummat, tapi tak lolos ke parlemen di Pemilu 2024 lalu.

Melihat kegetolan Zulhas dalam membangun dinasti politiknya, maka muncul spekulasi OTT KPK di Bengkulu kemarin itu atas pesanan lawan politik sang petahana.

Apalagi, dan ini indikator kedua, terbukti Zulhas adalah orang kuat. Lihat saja, mantan Menteri Perdagangan ini tak kunjung diperiksa Kejaksaan Agung usai menetapkan mantan Mendag Thomas Trikasih Lembong sebagai tersangka korupsi impor gula. Padahal semasa menjabat Mendag, Zulhas juga melakukan impor gula, bahkan dengan jumlah lebih besar.

Untuk melakukan OTT, KPK harus melanggar komitmennya sendiri. Bersama Polri dan Kejaksaan Agung, KPK berkomitmen untuk menunda proses hukum para peserta Pilkada 2024, yakni calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah.

Polri berdalih, penundaan itu demi kondusivitas. Kejagung berdalih, penundaan itu demi objektivitas dan integritas. KPK berdalih, penundaan itu untuk mencegah penegakan hukum dimanfaatkan oleh lawan politik.

Kini, komitmen KPK itu ternyata sekadar “lips service” atau basa-basi belaka.

Kasus Pilkada DKI Jakarta 2017 di mana cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berada di dalam penjara akan terulang di Pilkada Bengkulu 2024 di mana sang petahana, Rohidin Mersyah juga ada di dalam penjara saat pemungutan suara digelar. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gubernur Bengkulu Terjarring OTT KPK 

Next Post

Terjarring OTT KPK Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Diteþapkan Sebagai Tersangka

fusilat

fusilat

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
Gubernur Bengkulu Terjarring OTT KPK 

Terjarring OTT KPK Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Diteþapkan Sebagai Tersangka

Shell Bantah Kabar Akan Tutup SPBU Shell di Seluruh Indonesia

Shell Bantah Kabar Akan Tutup SPBU Shell di Seluruh Indonesia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...