• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

P-A-N: “Perkumpulan Anjing Negara”

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
December 20, 2023
in Feature, Pemilu, Politik
0
P-A-N: “Perkumpulan Anjing Negara”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution – Pemerhati Hukum

sikap ketua partai yang meresahkan publik, Agama di jadikan candaan demi dukungan irasional, seperti yang sedang viral di lakukan oleh ketua umum Partai Zulkifli Hasan, dimana dalam video tersebut dia menjadikan Islam sebagai pidato politik lelucon.

          “…..Hukum dasar kebodohan manusia ada dua; Pertama, bahwa orang bodoh lebih banyak dari yang kita bayangkan. Kedua, tidak dibatasi pendidikan, kekayaan, pangkat dan jabatan, bahkan sekalipun mereka pernah mendapatkan Nobel Prize dapat bodoh. Orang bodoh membuat keresahan bagi orang lain tanpa mendapatkan keuntungan, sedangkan bandit membuat keresahan orang-orang untuk keuntungan diri sendiri dan faksi. – Nicholas Naseem Thalib dalam M.  Chipolla “The Basic Law of Human Stupidity””

Ungkapan di atas terlihat tepat bagi politisi dan para politikus di Indonesia yang berbicara tanpa dasar pertimbangan dampak di ruang publik, atau mereka hanyalah pencuri-pencuri berkedok; nasionalis, agamis, bersembunyi di balik partai-partainya, yang senantiasa menciptakan keresahan ruang publik atau merugikan rakyat.

Politik adalah ilmu tertinggi yang di atur dalam UUD-NRI 1945, tujuan politik dalam perebutan kekuasaan bersifat mulia, dan tak kalah pentingnya setelah kekuasaan didapat yaitu menyebarkan kebaikan yang luas, sinonim kebaikan adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Persoalan fundamental di perpolitikan Indonesia Adalah tidak adanya pemaknaan tentang politik, Mahfud MD mengajarkan dalam politik hukum nasional di kampus-kampus besar bahwa politik Adalah mempertahankan kekuasaan bagaimanapun caranya, sedangkan bagi oposisi politik adalah merebut kekuasaan, bahkan kudeta Adalah ilmu politik tertinggi yang legal apabila berhasil, ilegal bila gagal.

Perhatikan di sana, tidak ada tujuan mulia dari kekuasaan yang didapat melainkan mempertahankan kekuasaan semata, kemungkinan Mahasiswa Mahfud MD telah menjadi politikus Indonesia, bahkan mungkin sudah menjadi pelaku pencuri uang rakyat.

Di Indonesia sendiri, kemulian tujuan perebutan kekuasaan setelah kekuasaan di dapat hanya di ajarkan oleh ilmu Agama, dan tidak ada cabang-cabang ilmu politik lain yang mengajarkan tentang kemulian tujuan tersebut, ketika salah dalam pemahaman di kepala, maka tataran praktis akan cenderung salah.

Persoalan fundamental kedua Adalah bahwa partai hanya sarana mempertahankan kekuasaan yany di maksud, dan memperluas kekuasaan keluarga bagi ketua umum yang bodoh, egois, bangkrut, sehingga partai di jadikan organisasi perkumpulan mahluk semata. Dan persoalan selanjutnya, kurangnya pengetahuan tentang tujuan politik Negara, politik kebangsaan.

SVENKSK VALLHUDND Adalah istilah Anjig gembala di Swedia, anjing-anjing ini di latih untuk mengumpulkan domba-domba di padang rumput dan sangat membantu kehidupan tuannya.

Partai politik saat ini tak lebih dari sekedar wadah yang membungkam fikiran ideologis kadernya, orang-orang ini di kumpulkan di doktrin untuk taat pada ketua umum, lalu kejiwaan mereka di kendalikan, dampak buruknya, kader men jadi buas bagi rakyat saat berkuasa, dan hanya taat pada tuannya.

MENUJU PILPRES 2024, masyarakat melihat dan menyaksikan bagaimana kader-kader partai di tarik ketempat yang di inginkan oleh tuan semata, demi kepentingan anak dan kepentingan logistik.

Selain itu, masyarakat di pertontonkan oleh ucapan dan sikap kader kader, bahkan sikap ketua partai yang meresahkan publik, Agama di jadikan candaan demi dukungan irasional, seperti yang sedang viral di lakukan oleh ketua umum Partai Zulkifli Hasan, dimana dalam video tersebut dia menjadikan Islam sebagai pidato politik lelucon.

RESTORASI dalam sejarah politik di Inggris yang meresahkan rakyat, bagaimana politisi dan para politikus korup, jahat dan senantiasa membuat keresahan bagi rakyat, mereka memberlakukan larangan praktik Agama dengan dalil yang bertentangan dengan Agama. Contohnya, larangan membaca Holly Bibble berbahasa Inggris bagi pemeluk Nasrani kalau bukan dari golongan darah biru, disisi lain mereka korup untuk memperkaya diri, keluarga dan faksi, semena-mena dan bengis, aturan – aturan hukum di buat tak sedikitpun untuk kebaikan rakyat, kata moral di ucapkan untuk perbuatan tak bermoral, sehingga masyarakat begitu apatis. Restorasi sendiri di tujukan untuk menghilangkan politik muka dua yang biadab dan jahat.

Terlepas dari sistem hukum yang buruk, minimnya pengetahuan tentang tujuan negara, minimnya pengetahuan tentang tujuan kekuasaan setelah didapat, minimnya pemahaman tentang politik, sudah selayaknya melihat rakyat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, mereka telanjang, menderita dan bahkan mati kelaparan.

 

 

 

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Jokowi Tanggapi Uang Haram Temuan PPATK untuk Kampanye

Next Post

Kubu Paslon Anies – Imin Menyimpan Beda Pendapat Terkait IKN

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Pemerintah Klaim IKN Akan Jadi Kota Hutan Berkelanjutan Rendah Emisi Karbon

Kubu Paslon Anies - Imin Menyimpan Beda Pendapat Terkait IKN

Bermodal Prasasti Gubernur Anies Sebagai Bukti Hak, Warga Bobol Kampung Susun Bayam

Pemprov DKI Bantah Kampung Susun Bayam Warisan Anies Proyek Mangkrak

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist