• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Panda Nababan VS Rizal Ramli: Membaca Kekuatan dan Kemampuan Jokowi Pasca Lengser

Ali Syarief by Ali Syarief
December 9, 2022
in Feature
0
MENGINTIP CERITA JOKOWI MENANYAI PARA CALON PRESIDEN 2024

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Panda Nababan, seorang Journalist senior dan sekaligus kader PDIP, seringkali mengulas ihkwal Jokowi. Ia mengungkap yang tidak banyak diketahui publik. Pengalaman pribadinya itu,  dirinci dalam berbagai podcast, sekaligus menjelaskan sekilas pula, apa yang ia tulis dalam bukunya. Tetapi pendapat Nababan, nampaknya antitesa dari ungkapan Rizal Ramli. “Jokowi ngaca! ujarnya. Mengapa orang tak berani menangkap Suharto? Mengapa tidak berani memenjarakan Gusdur?”, lanjut Rizal. Lalu Ia jawab sendiri, “Jokowi tidak punya kekuatan, seperti pendahulu-pendahulunya”. Itulah yang ingin kita urai disini.

Megawati memberi predikat Jokowi sebagai Petugas Partai. Mengapa Ia tidak katakan sebagai Kader Partai? Kita kemudian menjadi paham, bahwa petugas Partai bisa siapa saja. Tetapi Kader Partai, adalah mereka yang DNA-nya “right or wrong is my own Party”. Jalan hidup dan ideologinya marhaenisme. KUHP-nya AD/ART Partai. Dari sini, kita mencatat, Jokowi seringkali diingatkan oleh para kader PDIP, karena banyak melabrak garis partai; terutama soal pencalonan presiden itu!. Bahkan pemanggilan  “Ganjar Pranowo” oleh pimpinan PDIP, adalah kata lain dari teguran dan menunjuk hidung si Petugas Partai itu!.

Acara di GBK, seolah-olah Jokowi ingin unjuk diri. Sekalipun dinyatakan sebagai petugas partai, ia mempunyai konstituen, yaitu sindikat para relawan itu. Tetapi sebagian melihat, bahwa itu bukan political power. Walaupun terucap si Rambut Putih, itu memang forum euphoria saja.

Perundang-undangan mengatur, bahwa suksesi presidensi, adalah wewenang Parpol. Kahadiran para relawan di GBK yang lalu, adalah powerless. No political impact. Mengapa? karena tidak berafiliasi kepada parpol yang mendapat mandat yuridis untuk itu. Bahkan Gerakan kumpul-kumpul itu tidak menjadi pressure kepada Parpol manapun, untuk mempengaruhi/mengunggulkan pencalonan Presiden. Setiap Parpol telah memiliki mekanisme baku partai yang harus ditaatinya. KIB akhirnya menyatakan ingin mengusung Airlangga Hartarto. Zulhas membiarkan kadernya, yang ingin memilih Anies Baswedan. Pun PPP baru. Ia membebaskan kader-kadernya, memilih menurut kehendaknya.

Bila menukik lagi kepada persoalan relawan-relawan Jokowi, potret mereka retak terpecah-belah. “Kita tahu tidak solid. Yang satu kelompok A bicara tegak lurus Presiden Jokowi. Yang satu bilang, kita sih tidak dukung Ganjar, tapi mulai menawarkan nama-nama capres,” ujar pria yang akrab disapa Noel itu, dalam diskusi “Ngopi dari Seberang Istana” yang diselenggarakan Lembaga Survei KedaiKopi, Minggu (4/12/2022).

Ketua Umum Jokowi Mania (Jo-man) Immanuel Ebenezer, mengkritik sejumlah kelompok relawan yang justru menyodorkan nama-nama calon presiden untuk 2024. Menurut dia sikap para kelompok relawan Jokowi saat ini sudah mirip sebagai perantara atau calo. Bahkan Immanuel mengatakan berbagai kelompok relawan Jokowi saat ini sudah terbelah dan mengejar kepentingan masing-masing.

“Jadi ada yang tidak konsisten. ‘Kami tegak lurus presiden’ tetapi menawarkan nama. Saya enggak ngerti ini relawan atau calo, ya, karena sudah safari-safari,” ujar Noel. Ia juga menyinggung soal hajatan “Temu Relawan Nusantara Bersatu” yang turut menghadirkan Jokowi di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Noel menyebut acara itu sebagai “event Jokowi paling buruk”. Noel mengaku diundang ke acara tersebut, tetapi undangan itu tiba pada detik-detik terakhir. Menurut dia, hal itu bukti bahwa soliditas relawan Jokowi sudah terbelah. Ia mengaku tersingkir dari arus utama karena menolak usulan Jokowi menjabat sebagai presiden tiga periode.

Ada yang Cari Uang dan Incar Kursi Menteri “Kalau mau jujur, relawan Jokowi sudah tidak ada karena mereka sibuk soal cari uang buat event, yang satu cari lewat event dengan gerilya-gerilya politik,” ujar dia. “Yang satu sibuk juga menciptakan Jokowi jadi monster politik,” Lanjut Noel.

Dikatakan juga; “Kalau Anda bilang ada 2 faksi sih tidak, (tapi) berfaksi-faksi. Ada kelompok yang (mendukung Jokowi) 3 periode, ada kelompok nyari duit dengan nyari event, wah, macam-macam lah,” katanya lagi. Noel beranggapan, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kualitas demokrasi Indonesia ke depan, karena relawan justru berupaya menjadi bagian dari penikmat kekuasaan yang disebutnya menyimpang.

Bagaimana sikap Partai kepada Jokowi? Dari beberapa kader PDIP seperti Trimedya, Masington, Hasto Kristianto, termasuk Adian Napitupulu, terkesan diametral  dengan sikap Jokowi. Terucap dari berbagai komentar senanda, selalu menepis apa yang disuarakan oleh para Relawan Jokowi. Seperti isu Capres, yang endorsed oleh Jokowi, kompak ditentang oleh mereka.

Masinton Pasaribu Ketua DPP PDI-P, sempat melontarkan pendapatnya,  yang sangat pedas dan tajam.  Agenda oligarki kapital itu, diuraikan memiliki tiga tahapan;   Pertama, plan A, melanjutkan tiga periode.  Kedua, Plan B,  menunda Pemilu24. Dan ketiga, plan C, mendukung Calon Boneka yang bisa mereka bisa atur pada saat pemilu 2024. Pernyataan ini menggempur  apa yang tersirat pada berbagai banner politis,  yang terpampang setiap kali Jokowi menemui relawan-relawannya.

Sekilas menjelaskan kemampuan persona Jokowi. Melawan kekaguman Panda Nababan. Ia seorang yang lemah dalam menyampaikan pesan komunikasi yang pantas sebagai seorang Presiden. Miskin narasi. Tak mampu merangkai majas. Bukan sekali dua kali, statemennya, malah menjadi diskursus masyarakat, karena menjadi ambigu. Communication skills nya yang lemah.

Perisitiwa Kanjuruhan, adalah tragedi nasional yang memilukan. Analisis para ahli, berpangkal dari protap polisi yang brutal. Tetapi kesimpulan Jokowi adalah, soal pintu keluar yang terlalu kecil dan anak tangga yang terlalu curam. Solusinya merenovasi stadion Kanjuruhan. Tetapi pokok masalahnya sampai saat ini belum selesai. Aktifis Kanjuruhan, masih menuntut pemerintah menyelesaikan persoalan pelanggaran HAM-nya.

Tinggal 2 tahun kurang, Ia bekerja sebagai Presiden. Sejatinya yang harus diurus; bagaimana utang negara berkurang. Pertumbuhan ekonomi terus meroket. Berorientasi untuk meningkatkan pendapatan negara, supaya surplus. Kesempatan kerja makin banyak dan terbuka untuk rakyat!. Hukum makin tegak dan adil. Petani dan Nelayan, tidak termarginalkan, tambah sejahtera. Itulah yang disebut infrastruktur.

Pada Suprastruktur, dibangun sikap profesionalisme yang tinggi; pelayanan yang optimal, disiplin yang tinggi, dan jauh dari KKN. Dia harus berpedoman pada dua suku kata, yaitu “effective dan Efficient”.

Meninggalkan legasi iklim yang baik kelak, adalah cara lain, supaya pikiran rakyat terbangun citra positive. Mereka akan melupakan apa yang buruk selama menjabat sebagai Presiden; seperti stigma yang melekat kepadanya “Presiden terburuk, si plunga-plongo, pendusta, ijazah palsu”, dll.  

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dendam, KUHP Baru, dan “Wakanda Forever”

Next Post

Mencurigai Ide “Gila” Bamsoet Tunda Pemilu

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Mencurigai Ide “Gila” Bamsoet Tunda Pemilu

Mencurigai Ide "Gila" Bamsoet Tunda Pemilu

Era Baru’ China Arab Saudi Tandatangani Kesepakatan Strategis

Era Baru' China Arab Saudi Tandatangani Kesepakatan Strategis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist