• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Para Politisi Koruptor – Seperti iklan di televisi: “Kami akan segera kembali setelah hukuman Anda selesai.”

Apa Jadinya Bila Mereka Berkuasa Penuh?

Ali Syarief by Ali Syarief
June 26, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Para Politisi Koruptor – Seperti iklan di televisi: “Kami akan segera kembali setelah hukuman Anda selesai.”
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews  – Negeri ini, sejujurnya, tidak pernah benar-benar mencabut karpet merah untuk orang yang pernah mencuri. Ia hanya menggulungnya sebentar saat sang pencuri diborgol, lalu menggelarnya lagi ketika si maling keluar penjara dengan pakaian necis dan bros partai di dada. Hukum ditegakkan, tapi tak ada jaminan akal sehat ikut tegak bersamanya.

Tengoklah nama-nama ini. M. Taufik, misalnya. Pernah divonis bersalah karena menyalahgunakan dana ratusan juta saat pengadaan alat peraga pemilu di DKI. Sudah selesai hukumannya, betul. Tapi setelah itu? Langsung lompat menjadi Wakil Ketua DPRD DKI dari Partai Gerindra. Kini, meski pindah partai, tetap saja masih dianggap tokoh politik yang layak diundang ke forum-forum strategis.

Nurdin Halid bahkan lebih mengagumkan—bukan karena prestasinya, tapi karena ketebalan mukanya. Sudah divonis karena korupsi minyak goreng, tapi tetap saja naik turun kursi kekuasaan. Pernah jadi Ketua Umum PSSI, sekarang Wakil Ketua Umum DPP Golkar. Golkar ini partai besar, saudara. Kalau orang seperti Nurdin masih pegang jabatan di sana, berarti yang dicari bukan moral, tapi modal.

Belum selesai. Ada juga Andi Mallarangeng, eks Menpora yang terjerat dalam kasus Hambalang—kasus yang, kalau dijadikan film, bisa masuk nominasi Oscar untuk kategori “Pembangunan yang Tak Pernah Jadi Tapi Uangnya Lenyap Duluan.” Bebas dari penjara, kini menjabat Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat. Ini bukan karier politik, ini seperti sinetron kejar tayang: tokoh yang mati bisa hidup lagi, bahkan lebih kuat dari sebelumnya.

Lalu Romahurmuziy, atau Romy. Pernah menjual-jual jabatan di Kementerian Agama seperti orang jualan tiket konser. Divonis bersalah, ya. Tapi sekarang? Duduk manis sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PPP. Orang mungkin lupa, atau pura-pura lupa, atau saking seringnya korupsi terjadi, jadi tak ada lagi yang mau repot mengingat.

Coba kita teruskan daftarnya: Desy Yusandi, Besri Nazir, Mochtar Mohammad, Idrus Marham, bahkan Anas Urbaningrum yang sekarang jadi Ketua Umum PKN. Satu lagi nama segar: Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP, ditahan KPK Februari 2025. Padahal sebelumnya dikenal vokal tentang “pemberantasan korupsi” ala partai wong cilik.

Jangan tanya soal rasa malu. Itu barang antik di etalase sejarah. Yang tersisa sekarang hanya strategi, lobi, dan manuver. Karena di Indonesia, politik tak mengenal vonis sebagai akhir, melainkan jeda. Seperti iklan di televisi: “Kami akan segera kembali setelah hukuman Anda selesai.”

Pertanyaannya—pertanyaan sederhana tapi menyesakkan dada: Apa jadinya bila mereka berkuasa penuh?

Mereka yang dulu menilep uang rakyat, kini menandatangani anggaran. Mereka yang dulu bermain mata dengan kontraktor nakal, kini mengatur tender negara. Mereka yang dulu duduk di kursi pesakitan, kini duduk di kursi kabinet, menyusun rencana pembangunan.

Ini bukan soal dendam, bukan pula soal tidak memberi kesempatan kedua. Ini soal akal sehat. Kalau orang yang pernah mencuri dibiarkan mengelola uang kas RT, itu bukan pengampunan, tapi kebodohan. Kalau mantan narapidana korupsi malah jadi penentu arah partai, itu bukan rehabilitasi, itu pelembagaan kejahatan.

UU Pemilu 2017 memang memberi celah: mantan napi bisa nyaleg kalau sudah menyelesaikan hukumannya dan tidak kehilangan hak politik. Tapi undang-undang tak bisa memaksa partai punya malu. Undang-undang tak bisa menumbuhkan rasa hormat pada etika. Itu urusan moral—dan moral, sayangnya, sedang sekarat.

Mungkin kelak, bila mereka benar-benar berkuasa penuh, akan lahir era baru: era di mana kita tidak lagi membedakan antara pelayan publik dan pelaku kejahatan. Semua tampak sama. Bedanya hanya siapa yang lebih pandai bersilat lidah dan membeli loyalitas.

Dan di saat itu terjadi, jangan tanya lagi kenapa negara ini tak kunjung beres. Sebab yang berkuasa bukan yang terbaik—melainkan yang paling kebal terhadap rasa malu.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jalan Sunyi Menuju Kebebasan: Cara Narapidana Jadi Justice Collaborator dan Bebas Bersyarat

Next Post

OFFTAKER GABAH: Harapan Petani di Tengah Hujan dan Kebijakan Setengah Hati

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik
Crime

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
Next Post
Petani vs. Tengkulak: Musuh dalam Selimut atau Mitra Sejati?

OFFTAKER GABAH: Harapan Petani di Tengah Hujan dan Kebijakan Setengah Hati

Tanggapan Dirjen Bea Cukai Soal Ekspor Pasir Laut

Megawati dan SBY Melarang Ekspor Pasir - Jokowi Membukanya - MA Melarangnya Kembali. Hukum!!!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist