• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Megawati dan SBY Melarang Ekspor Pasir – Jokowi Membukanya – MA Melarangnya Kembali. Hukum!!!

Ali Syarief by Ali Syarief
June 26, 2025
in Crime, Feature
0
Tanggapan Dirjen Bea Cukai Soal Ekspor Pasir Laut
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di negeri ini, pasir pun bisa jadi perkara yang menenggelamkan. Ia tak sekadar butiran halus di bibir pantai, tapi juga serpihan dari sebuah kekuasaan yang tak pernah belajar dari masa lalu. Pasir bisa mengubur sejarah, menutup nalar, bahkan membenamkan hukum. Lalu kini, ketika Mahkamah Agung berkata bahwa ekspor pasir laut itu melanggar hukum, kita pun terhenyak, atau setidaknya—kita seharusnya terhenyak.

Jokowi, presiden yang kerap mengangkat slogan pembangunan, mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023. Ia membuka kembali kran ekspor pasir laut yang telah dikunci rapat oleh presiden sebelumnya sejak 2002. Megawati melarang, SBY meneruskan larangan. Jokowi membukanya lagi. Mungkin demi investasi. Mungkin demi alasan-alasan pembangunan. Tapi yang jelas, kini Mahkamah Agung menyatakan: itu melanggar hukum.

Apa arti semua ini? Bahwa seorang kepala negara menerbitkan kebijakan yang bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi. Bahwa ia memerintahkan sesuatu yang oleh Mahkamah Agung disebut “tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.” Bahwa apa yang dibanggakan dalam retorika “pengelolaan sedimentasi laut” sejatinya adalah komersialisasi brutal atas lingkungan yang rapuh.

Goethe menulis, “Tak ada kejahatan yang lebih parah daripada kekuasaan yang mengabaikan batas.” Barangkali inilah saatnya kita menyebut: kebijakan ini bukan sekadar salah langkah administratif. Ini adalah bentuk pelanggaran hukum oleh seorang presiden. Dan jika hukum adalah fondasi dari republik, maka pertanyaannya: siapa yang akan bertanggung jawab?

Pasir itu kini mengalir ke luar negeri. Tapi yang terbawa bukan hanya material, melainkan juga nurani bangsa. Yang tertinggal adalah kerusakan ekosistem, keresahan nelayan, dan kehancuran legitimasi. Presiden bukanlah raja. Ia tunduk pada konstitusi. Dan ketika ia membuat aturan yang melanggar hukum, hukum—jika masih berarti sesuatu—mesti bicara lebih keras.

Inilah momen ujian bagi supremasi hukum kita. Jika benar PP 26/2023 adalah pelanggaran, maka presiden sebagai pihak yang menetapkannya mesti dimintai pertanggungjawaban. Tidak dalam ruang politik, tapi dalam terang hukum. Supaya kita tak hanya belajar menjadi bangsa yang pandai membangun, tapi juga bangsa yang berani menegakkan batas.

Tapi seperti biasa, kita mungkin akan diam. Kita menunggu. Kita menutup mata pada pasir yang disapu gelombang. Kita tak ingin menyebutkan bahwa—barangkali untuk pertama kalinya secara resmi—sebuah produk kebijakan Jokowi dinyatakan inkonstitusional dan melanggar undang-undang. Dan itu bukan hal sepele. Itu luka. Dan setiap luka yang dibiarkan membusuk, akan menjadi borok hukum dan sejarah.

Pada akhirnya, barangkali kita tak berharap banyak. Tapi dalam senyap, kita bisa mencatat: bahwa di era ini, hukum memang masih hidup, meski ringkih. Dan bahwa bahkan presiden pun, suatu hari, bisa diseret oleh hukum yang selama ini coba diselipkannya di bawah meja kekuasaan.

Pasir pun tahu, ia bisa tenggelam dalam waktu. Tapi kebenaran, meski lambat, akan selalu menemukan jalannya ke permukaan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

OFFTAKER GABAH: Harapan Petani di Tengah Hujan dan Kebijakan Setengah Hati

Next Post

Warga Israel Berbondong-bondong Kabur dari Negaranya, Namun Ditolak Banyak Negara Tujuan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!
Crime

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Next Post
Warga Israel Berbondong-bondong Kabur dari Negaranya, Namun Ditolak Banyak Negara Tujuan

Warga Israel Berbondong-bondong Kabur dari Negaranya, Namun Ditolak Banyak Negara Tujuan

Yahudi Israel Exodus – Pergi, Seperti Layang-Layang Putus

Yahudi Israel Exodus - Pergi, Seperti Layang-Layang Putus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist