• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pasukan Berani Mati Jokowi: Ambisi Kekuasaan di Ujung Tanduk dan Panik

Ali Syarief by Ali Syarief
September 10, 2024
in Feature, Politik
0
Pasukan Berani Mati Jokowi: Ambisi Kekuasaan di Ujung Tanduk dan Panik
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memimpin Indonesia selama hampir satu dekade, dengan dua periode kepemimpinan yang penuh dinamika politik dan kontroversi. Namun, seiring mendekati akhir masa jabatannya, muncul serangkaian manuver politik yang memunculkan dugaan bahwa Jokowi tidak hanya enggan melepaskan kekuasaan, tetapi juga terkesan panik menghadapi ketidakpastian politik pasca-kepemimpinannya. Keinginan untuk menunda pemilu, memperpanjang masa jabatan, serta melibatkan anggota keluarga dan orang-orang dekatnya dalam politik adalah indikasi nyata dari ambisi kekuasaan yang berlebihan dan mungkin bahkan ketakutan akan hilangnya kendali.

Menunda Pemilu dan Memperpanjang Masa Jabatan: Ambisi yang Gagal Terwujud

Pada tahun 2021, muncul isu yang cukup menghebohkan tentang rencana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Wacana ini pertama kali diusulkan oleh beberapa elite politik dan mendapat dukungan dari sebagian kecil partai politik koalisi pemerintah. Mereka berdalih bahwa pandemi COVID-19 membuat pelaksanaan pemilu di tahun 2024 menjadi sulit dan menuntut stabilitas lebih lama untuk mengatasi krisis ekonomi dan kesehatan. Namun, banyak pihak yang melihat ini sebagai upaya terselubung untuk memperpanjang masa kekuasaan Jokowi.

Gelombang penolakan keras dari masyarakat sipil, oposisi, dan beberapa tokoh politik memaksa Jokowi untuk angkat bicara dan menegaskan bahwa dia tidak akan memperpanjang masa jabatannya. Namun, narasi dan desakan untuk menunda pemilu masih saja muncul hingga tahun 2023, menunjukkan bahwa wacana tersebut belum sepenuhnya ditinggalkan, meski akhirnya gagal terwujud.

Manuver di Mahkamah Konstitusi: Jalan Masuk Bagi Gibran

Upaya mempertahankan pengaruh di puncak kekuasaan juga terlihat dari berbagai langkah yang melibatkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. Gibran, yang merupakan Wali Kota Surakarta, secara mengejutkan menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilu 2024. Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengizinkan Gibran maju, meskipun usianya belum memenuhi persyaratan minimal 40 tahun untuk menjadi cawapres, menimbulkan kontroversi besar.

Banyak pihak menilai keputusan MK tersebut direkayasa demi kepentingan politik keluarga Jokowi. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa Ketua MK, Anwar Usman, merupakan paman dari Iriana Jokowi, istri Presiden Jokowi. Hubungan keluarga ini memicu kecurigaan bahwa ada intervensi politik yang kuat di balik keputusan tersebut.

Promosi Kaesang di PSI: Dinamika Baru dalam Politik Dinasti

Selain Gibran, Jokowi juga mendorong Kaesang Pangarep, anak bungsunya, masuk ke dalam kancah politik. Kaesang ditunjuk menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada tahun 2024, sebuah langkah yang banyak dianggap sebagai strategi untuk memperkuat pengaruh keluarga Jokowi di dunia politik pasca-kepemimpinannya.

Promosi Kaesang sebagai ketua umum partai, meskipun minim pengalaman politik, dianggap sebagai upaya untuk menjaga dinasti politik keluarga tetap relevan di masa depan. Namun, manuver ini menghadapi kritik keras dari berbagai pihak yang melihatnya sebagai bentuk nepotisme dan pengabaian terhadap meritokrasi dalam politik Indonesia.

Penggalangan Kekuatan dengan Relawan ‘Berani Mati’

Upaya memperkuat kekuasaan juga terlihat dari rencana Jokowi mengarahkan puluhan ribu relawan yang disebut sebagai “relawan berani mati”. Para relawan ini dipersiapkan untuk membela Jokowi dan melindungi kepentingannya, terutama dalam menghadapi kemungkinan ketidakpuasan dan resistensi dari masyarakat pasca-2024.

Strategi ini, jika terealisasi, berpotensi mengancam demokrasi dan keamanan nasional. Kehadiran kelompok-kelompok yang terorganisir dengan loyalitas buta kepada seorang tokoh politik bisa menjadi sumber ketegangan dan konflik horizontal di masyarakat. Namun, rakyat Indonesia, yang dikenal tangguh dan kritis, tidak mudah diintimidasi oleh kekuatan seperti ini. Banyak masyarakat, terutama generasi muda dan kelompok sipil, menunjukkan bahwa mereka siap melawan segala bentuk otoritarianisme.

Rakyat Tidak Takut Melawan: Menolak Dinasti Kekuasaan dan Otoritarianisme Baru

Upaya Jokowi untuk mempertahankan pengaruh politik dengan berbagai cara menunjukkan indikasi bahwa ia belum siap sepenuhnya untuk menyerahkan kendali kepemimpinan. Mulai dari wacana memperpanjang masa jabatan, manipulasi hukum demi menguntungkan anaknya, hingga memobilisasi relawan “berani mati,” semua ini menggambarkan ambisi kekuasaan yang tidak sehat.

Namun, masyarakat Indonesia menunjukkan resistensi yang kuat terhadap segala bentuk upaya manipulasi dan kontrol politik berlebihan. Demonstrasi dan kritik keras dari berbagai elemen masyarakat, baik melalui media sosial maupun aksi massa, adalah bukti bahwa rakyat Indonesia tidak takut melawan. Semangat ini menggarisbawahi harapan besar akan demokrasi yang lebih bersih dan bebas dari dominasi politik keluarga dan dinasti.

Kesimpulan: Mempertanyakan Warisan Kepemimpinan Jokowi

Seiring mendekati akhir masa jabatannya, Jokowi menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa ia adalah pemimpin demokratis yang sejati, bukan seorang yang rakus kekuasaan dan panik kehilangan kendali. Pilihan-pilihan politik yang diambilnya dalam beberapa bulan ke depan akan menentukan bagaimana sejarah mencatat warisan kepemimpinannya: sebagai sosok yang memperkuat demokrasi Indonesia atau sebagai seseorang yang melemahkannya dengan ambisi pribadi dan dinasti.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Digagalkannya Anies Baswedan dari Kontestasi Pilkada Jakarta: Perebutan Dukungan “Anak Abah” Memanas

Next Post

Pramono-Rano Berjanji Akan Tuntaskan Polemik Kampung Susun Bayam 

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Pramono-Rano Berjanji Akan Tuntaskan Polemik  Kampung Susun Bayam 

Pramono-Rano Berjanji Akan Tuntaskan Polemik Kampung Susun Bayam 

Manuver Jelang Pelantikan: Prabowo-Gibran Mulai Jaring Calon Menteri, Siapa Saja yang Masuk Daftar?

Manuver Jelang Pelantikan: Prabowo-Gibran Mulai Jaring Calon Menteri, Siapa Saja yang Masuk Daftar?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist