• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Digagalkannya Anies Baswedan dari Kontestasi Pilkada Jakarta: Perebutan Dukungan “Anak Abah” Memanas

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 10, 2024
in News, Pilkada
0
Digagalkannya Anies Baswedan dari Kontestasi Pilkada Jakarta: Perebutan Dukungan “Anak Abah” Memanas
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Keputusan untuk menggagalkan Anies Baswedan dari mengikuti kontestasi Pilkada Jakarta 2024 telah membuat pendukungnya, yang kerap disebut sebagai “Anak Abah,” merasa kehilangan arah, seperti ayam kehilangan induk. Absennya Anies dalam pemilihan ini menciptakan kekosongan besar yang kini coba diisi oleh dua pasangan calon yang bertarung untuk memperebutkan dukungan mereka: Pramono Anung-Rano Karno dan Ridwan Kamil-Suswono.

Dalam beberapa minggu terakhir, persaingan di antara kedua kubu ini semakin memanas. Keduanya gencar melakukan pendekatan kepada massa akar rumput, khususnya para pendukung Anies Baswedan, yang dikenal memiliki basis massa loyal dan ideologis yang kuat. Para pendukung ini diharapkan akan menjadi penentu kemenangan di Pilkada Jakarta 2024.

Perebutan Suara “Anak Abah”

Ridwan Kamil dan Suswono, yang populer dengan sebutan “RIDO,” berusaha keras untuk menarik simpati para pendukung Anies. Mulya Amri, juru bicara pasangan tersebut, menyatakan bahwa Ridwan Kamil-Suswono berkomitmen untuk melanjutkan program-program dan visi Anies Baswedan jika terpilih. “Untuk pendukung Pak Anies, yang menyukai ide dan gagasan beliau, tak perlu khawatir. Ide beliau akan diteruskan oleh Pak RK-Sus (Ridwan Kamil-Suswono),” ujar Mulya dalam siaran pers pada Senin (9/9/2024).

Mulya menegaskan bahwa kepemimpinan Anies Baswedan selama di Jakarta telah memberikan pendekatan yang berbeda, terutama kepada masyarakat bawah. Anies dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang partisipatif dan kolaboratif, di mana masyarakat dilibatkan dalam proses pembangunan kota. “Khususnya ide dan gagasan Pak Anies dengan pendekatan kepada masyarakat yang lebih kolaboratif, pembangunan yang lebih partisipatif, dan demokrasi ruang-ruang publik, akan diteruskan oleh RIDO,” tambahnya.

Sementara itu, di kubu Pramono Anung dan Rano Karno, strategi serupa diterapkan. Pramono Anung menyadari pentingnya merangkul para pendukung Anies Baswedan untuk memenangkan Pilkada. “Saya rasa wajar saja siapa pun yang bertarung di Jakarta harus dekat dengan pendukung Anies,” kata Pramono saat diwawancarai pada Sabtu (7/9/2024). Ia optimis bahwa para pendukung Anies, yang ia sebut sebagai “pendukung rasional,” akan segera menentukan pilihan mereka setelah melihat komitmen para kandidat.

Pertemuan yang Menegangkan di Tengah Persaingan

Di tengah persaingan yang semakin sengit, pertemuan antara Pramono Anung, Rano Karno, dan Anies Baswedan terjadi di acara Car Free Day di Jakarta. Ketiganya tampak saling menyapa dan berbincang sejenak sebelum akhirnya berpisah. Meski hanya pertemuan singkat, momen ini menandakan bahwa masih ada ruang untuk negosiasi politik atau kesepakatan antara mereka.

Mempertahankan Warisan Anies: Janji atau Strategi?

Baik Ridwan Kamil-Suswono maupun Pramono Anung-Rano Karno menjanjikan untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis Anies Baswedan. Namun, banyak yang meragukan apakah janji ini benar-benar akan diwujudkan atau sekadar strategi untuk menarik dukungan dari “Anak Abah.”

Bagi banyak pendukung Anies, kehadiran Anies di pentas politik Jakarta bukan sekadar soal program atau kebijakan, melainkan juga tentang cara baru dalam memimpin yang lebih inklusif, demokratis, dan berorientasi pada keadilan sosial. Mereka melihat Anies sebagai simbol perubahan yang melampaui sekadar janji kampanye. Oleh karena itu, para kandidat yang berusaha meraih dukungan mereka perlu menunjukkan komitmen nyata dan tidak sekadar mengandalkan retorika politik.

Penutup

Kontestasi Pilkada Jakarta kali ini menunjukkan betapa besar pengaruh Anies Baswedan dan pendukungnya dalam menentukan arah politik ibu kota. Ketidakhadiran Anies di panggung pilkada bukan berarti pengaruhnya menghilang begitu saja. Perebutan suara “Anak Abah” menjadi bukti bahwa warisan politik Anies masih menjadi elemen penting yang diperebutkan para kandidat. Di tengah dinamika ini, para pendukung Anies dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah: apakah mereka akan tetap setia pada semangat perubahan yang dibawa Anies, ataukah akan memberi kesempatan kepada para kandidat baru yang berjanji melanjutkan visinya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

ASN Harus Berdiri di Atas Aturan, Bukan Sekadar Perintah Atasan Politik

Next Post

Pasukan Berani Mati Jokowi: Ambisi Kekuasaan di Ujung Tanduk dan Panik

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka
Crime

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%
Komunitas

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Next Post
Pasukan Berani Mati Jokowi: Ambisi Kekuasaan di Ujung Tanduk dan Panik

Pasukan Berani Mati Jokowi: Ambisi Kekuasaan di Ujung Tanduk dan Panik

Pramono-Rano Berjanji Akan Tuntaskan Polemik  Kampung Susun Bayam 

Pramono-Rano Berjanji Akan Tuntaskan Polemik Kampung Susun Bayam 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist