Sementara itu, Partai Garuda juga sudah menyatakan mendukung Prabowo, meski belum resmi bergabung dalam KIM. Ada pula Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang sudah menunjukkan tanda-tanda kuat bakal bergabung.
Jakarta – Fusilatnews – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad belum mengetahui kapan nama cawapres pendamping Capres Prabowo Subianto akan diumumkan.
Karena Ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) masih membahas sosok yang tepat.
“Saya tidak bisa menjawab soal waktu, karena para ketua umum ini langsung berkomunikasi satu sama lain,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/10).
Dasco juga tidak bisa memastikan. terkait pengumumna bakal cawapres pendamping Prabowo sedangkan pendaftaran pasangan capres-cawapres akan dimulai 18 hari lagi dari sekarang, yakni 19–25 Oktober 2023.
“Saya tidak bisa jawab itu penentuan cawapres last minute, atau kemudian bisa jadi besok, atau lusa karena kan fluktuatif. Tadi saya sampaikan bahwa soal penggodokan cawapres itu langsung ditangani oleh ketum partai koalisi,” kata wakil ketua DPR RI itu
Dasco juga enggan memberikan penjelasan ihwal sejumlah nama yang digadang-gadang bakal menjadi cawapres pendamping Prabowo seperti Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dia merasa tidak punya wewenang menjelaskan dua nama tersebut.
Hal itu karena memang penentuan cawapres ada di tangan para ketum parpol KIM. Ihwal PAN mengusulkan nama Erick sebagai cawapres, Dasco menganggap hal itu lumrah dalam koalisi partai politik. Kendati begitu, penentuan cawapres akan tetap berada di tangan para ketum.
Sebagai catatan, KIM beranggotakan empat partai parlemen, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat. KIM juga beranggotakan dua partai nonparlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) besutan Yusril Ihza Mahendra dan Partai Gelora.
Sementara itu, Partai Garuda juga sudah menyatakan mendukung Prabowo, meski belum resmi bergabung dalam KIM. Ada pula Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang sudah menunjukkan tanda-tanda kuat bakal bergabung.
Bakal cawapres pendamping Ganjar
Sama dengan Prabowo yang sampai saat ini masih kebingungan pilih – pilih bakal cawapres pendampingnya bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan Ketua Umum PDIP Megawati juga terlhat masih kebingungan dan tak tahu siapa yang dipilih mereka berdua.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi belum dapat mengonfirmasi sosok yang didatangi Ganjar Pranowo di Surabaya tersebut. Namun, ia berspekulasi tidak mungkin Ganjar bertemu sosok yang biasa-biasa saja.
“Yang jelas karena yang ditemui itu spesial, itu pasti memiliki dampak elektoral yang kuat terhadap pencalonan Pak Ganjar baik sebagai calon pendamping atau sebagai tim pemenangan yang akan mendongkrak suara Pak Ganjar di Jawa Timur,” kata Achmad Baidowi
Achmad Baidowi menegaskan bahwa Ganjar Pranowo tetap harus menjadi calon presiden, siapapun wakilnya. Sementara PPP tetap mengusulkan Sandiaga Uno sebagai calon pendamping Ganjar Pranowo.























