• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pelimpahan Berkas Perkara Harvey Moeis dan Helena Lim ke Kejari Disertai Penyerahan Barang Mewah Bernilai Fantastis Sebagai Barang Bukti

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
July 23, 2024
in Feature
0
Pelimpahan  Berkas  Perkara Harvey Moeis dan Helena Lim ke Kejari Disertai Penyerahan Barang  Mewah Bernilai Fantastis Sebagai Barang Bukti

Barang-barang mewah yang dipertontonkan penyidik itu merupakan barang bukti dari dua tersangka kasus korupsi timah, Harvey Moeis dan Helena Lim, yang dilimpahkan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) ke Kejari Jakarta Selatan. (Sindonews)

Share on FacebookShare on Twitter

Barang-barang mewah yang dipertontonkan penyidik itu merupakan barang bukti dari dua tersangka kasus korupsi timah, Harvey Moeis dan Helena Lim, yang dilimpahkan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) ke Kejari Jakarta Selatan. 

Jakarta – Fusilatnews – Dalam acara pelimpahan berkas perkara  Harvey Moeis dan Helena Lim dari Kejaksaan Agung  ke Kejaksaan Negeri  (Kejari)  Jakarta Selatan  tidak hanya menyerahkan kedua tersangka juga diisertai penyerahan barang bukti dengan nilai Fantastis 

Barang-barang mewah yang dipertontonkan penyidik itu merupakan barang bukti dari dua tersangka kasus korupsi timah, Harvey Moeis dan Helena Lim, yang dilimpahkan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) ke Kejari Jakarta Selatan.

Selain barang bukti, keduanya juga turut dilimpahkan. Dengan bertambahnya dua orang tersangka, kini sudah ada 18 tersangka kasus korupsi timah yang dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jaksel.

 “Penyidik pada kesempatan ini selain menyerahkan kedua tersangka untuk menjadi tanggung jawab, Penuntut Umum juga menyerahkan barang bukti baik elektronik, dokumen, dan barang bukti lainnya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar,   Senin (23/7/2024).

Barang bukti milik Harvey Moeis  yang dipertontonkan meliputi 6 buah mobil mewah, uang bertumpuk-tumpuk dengan pecahan dollar Singapura dan rupiah, serta sejumlah perhiasan.

disamping itu  beberapa tas branded berharga ratusan juta rupiah perpotong  seperti Hermes dan Louis Vuitton. Harli merinci, barang bukti yang terkait dengan Harvey Moeis dalam kasus korupsi timah meliputi, 11 unit/bidang tanah dan bangunan, dengan rincian 4 unit di Jakarta Selatan, 5 unit di Jakarta Barat, dan 2 unit berada di wilayah tangerang

Lalu, kendaraan berupa mobil dengan total 8 unit, yakni 2 unit Ferrari, Mercedes Benz, Porsche, Rolls Royce, Lexus, Vellfire, dan Mini Cooper. 

Ada pula tas branded sebanyak 88 unit, perhiasan 141 buah, dan mata uang asing. “Uang mata uang asing 400.000 dollar AS. Kemudian uang bentuk rupiah Rp 13.581.013.347, dan yang ketujuh logam mulia,” ucap Harli. 

Terkait 88 tas mewah yang turut disita penyidik, Kuasa hukum Harvey Moeis, Harris Arthur Hedar, menyebut tas-tas tersebut milik aktris Sandra Dewi yang merupakan istri Harvey. 

Ia tidak memungkiri, sang aktris merasa keberatan 88 tas mewah miliknya turut disita penyidik imbas kasus korupsi timah. 

Namun, Sandra menerima untuk menunjukkan sikap kooperatif. “Pastinya beliau (Sandra Dewi) keberatan, tapi karena Beliau kooperatif, Beliau bilang enggak apa-apa kita buktikan di pengadilan,” kata Harris di tempat yang sama. 

Ia mengeklaim, tas mewah dengan berbagai merek yang disita penyidik itu merupakan hasil kerja keras sang aktris. Sandra Dewi, kata dia, membeli dan mendapatkannya dari hasil endorse

Lebih lanjut ia mengaku akan membuktikan hal itu di pengadilan. 

“Kalau saya enggak salah ada 88 tas branded. Itu hasil yang didapat dari hasil keringat ibu SD (Sandra Dewi) yang telah diklarifikasi oleh penyidik. 

Bahasanya itu memang benar didapat dari hasil endorse, ya,” ucap Harris. 

Barang bukti milik Helena Lim Tak cuma Harvey, sebagian barang bukti milik Helena Lim juga dipertontonkan, kemarin. Barang bukti milik Helena Lim yaitu 6 unit bidang tanah dan bangunan dengan rincian 4 unit di Jakarta Utara, dan 2 unit di Tangerang.  Selanjutnya, 37 buah tas branded, 45 buah perhiasan, dan uang pecahan dalam bentuk rupiah dan mata uang asing.

“Dalam bentuk 2 juta dollar Singapura pecahannya 1.000 dollar Singapura. Dalam bentuk Rupiah Rp 10 miliar, dalam pecahan Rp 100.000. Dan kemudian Rp 1,48 miliar, kemudian 2 unit jam tangan mewah merek Richard Mille,” tutur Harli. 

Keterlibatan keduanya Baik Harvey maupun Helena bukan tersangka utama dalam kasus korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015-2022. 

Namun, keduanya memiliki keterkaitan satu sama lain. Harli menuturkan, posisi Harvey dalam kasus ini adalah perwakilan PT RBT. 

Ia mengikuti rapat dan melakukan lobi-lobi dengan pihak PT Timah Tbk, untuk kerja sama penyewaan pemlogaman timah, untuk memfasilitasi sejumlah perusahaan. 

“(Harvey) melakukan lobi-lobi dengan pihak PT Timah Tbk terkait kerja sama sewa menyewa pemlogaman timah untuk memfasilitasi CV VIP, PT SBS, PT SIP, dan PT TN,” tutur Harli. 

Kemudian, dari kerja sama itu, Harvey menginisiasi pengumpulan keuntungan dari CV-CV tersebut, untuk diserahkan kepada PT QSE. Helena Lim dalam hal ini merupakan manajer PT QSE. 

“PT QSE yang difasilitasi tersangka H dengan modus seolah-olah pemberian corporate social responsibility, untuk selanjutnya diserahkan kepada masing-masing tersangka lainnya,” ucap Harli. 

Setelah diserahkan, dua tersangka ini akan menjadi otoritas para jaksa di Kejari Jaksel. Kedua tersangkan akan ditahan untuk 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejari Jaksel

Sudah 18 tersangka yang diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, masih tersisa 4 dari 22 tersangka lagi yang belum diserahkan Kejagung ke Kejari Jaksel  Mereka adalah Bambang Gatot Ariyono (BGA) selaku Dirjen Minerba ESDM 2015-2020, Hendry Lie (HL) selaku beneficial owner atau pemilik manfaat PT TIN, dan Fandy Lie (FL) selaku marketing PT TIN sekaligus adik Hendry Lie. Lalu, Alwin Akbar (ALW) selaku mantan Direktur Operasional dan mantan Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Skandal Zionisme Yahudi Israel : Penjelasan Imam Besar Masjid Istiqlal Terkait Hubungannya dengan Leimena AJC Pro Israel

Next Post

Bea Cukai Geledah Toko Kelontong Untuk Cari Rokok Tanpa Cukai – Bukan Razia Barang Impor Illegal

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik
Feature

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Bea Cukai Geledah Toko Kelontong Untuk Cari  Rokok Tanpa Cukai – Bukan Razia Barang Impor Illegal

Bea Cukai Geledah Toko Kelontong Untuk Cari Rokok Tanpa Cukai - Bukan Razia Barang Impor Illegal

Aspirasi Festival Juli 2024: Solidaritas untuk Palestina dan Kampanye Anti-Islamofobia

Aspirasi Festival Juli 2024: Solidaritas untuk Palestina dan Kampanye Anti-Islamofobia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist