Jakarta – FusilatNews – Pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan akan terus berlanjut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, pada saat menandai finalisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Otorita IKN untuk proyek pembangunan yang baru.
Menurut Basuki, semua pekerjaan yang masih tertunda akan segera diselesaikan, termasuk pembangunan bandara, jalan tol, Istana Wakil Presiden, masjid, dan jalan-jalan yang sudah dikontrak melalui kontrak tahun jamak dengan anggaran yang telah dialokasikan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Lebih lanjut, anggaran untuk pekerjaan pengaspalan jalan dan pembangunan jalan di sepanjang kawasan inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sudah ditetapkan dalam DIPA Otorita IKN, dengan total anggaran mencapai Rp 13,5 triliun. Rinciannya, sekitar Rp 5,4 triliun berasal dari Otorita IKN, sementara sekitar Rp 8,1 triliun akan dialokasikan untuk pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif yang akan segera dimulai.
“Tambahan anggaran sebesar Rp 8,1 triliun ini semakin menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan IKN sebagai ibu kota baru Indonesia,” ujar Basuki dalam Rapat Forum Koordinasi Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang berlangsung di Kantor Otorita IKN pada Rabu, 16 April 2025.
Dengan adanya tambahan anggaran ini, pemerintah berharap dapat memastikan kelancaran proyek pembangunan IKN dengan sinergi antar instansi dan mobilisasi sumber daya yang optimal.
Basuki juga menekankan pentingnya percepatan mobilisasi tenaga kerja, khususnya oleh penyedia jasa konstruksi, agar proyek ini dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Dengan kepastian kelanjutan pembangunan IKN, kami meminta semua penyedia jasa untuk segera memobilisasi tenaga kerja mereka. Hari ini, sudah ada 1.500 orang yang tiba melalui beberapa kloter pesawat Hercules,” jelas Basuki.
























