• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Pemerintah Tak Tertarik Tetapkan  kebijakan pembalasan terhadap kebijakan Tarif Impor  Asal Indonesia

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
April 7, 2025
in Economy, News
0
Dua Menko Mengaku Ada Rencana Anggaran Makan Bergizi Gratis Menjadi Rp7500,-

Menko Ekonomi Erlangga Hartarto bersama Menko PMK Muhajir Effendi

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta  – Fusilatnews  –  Pemerintah Indonesia tidak tertarik untuk menetapkan langkah pembalasan terhadap kebijakan tarif impor yang diambil Presiden Trump terhadap barang asal Indonesia dan lebih suka mengambil langkah lain yang diyakini lebih baik

Pada Minggu (6/4/2025), pemerintah menggelar rapat virtual yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Rapat membahas respons atas kebijakan tarif AS.

Rapat itu diikuti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, serta sejumlah wakil menteri dan perwakilan kementerian/lembaga.

 Sebelumnya, Trump mengumumkan kebijakan tarif terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia, pada Kamis (3/4/2025).

Dalam pengumuman tersebut, produk asal Indonesia dikenai tarif sebesar 32 persen. Kebijakan serupa juga diterapkan ke 180 negara lain, dengan besaran tarif bervariasi.

Tidak ambil langkah balasan 

Sejumlah negara menyiapkan langkah balasan sebelum kebijakan tarif Trump berlaku pada 9 April 2025. Namun, Airlangga menegaskan Indonesia tidak akan merespons dengan retaliasi. Pemerintah memilih jalur diplomasi dan negosiasi demi mencari solusi yang saling menguntungkan.
Koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus dilakukan. Komunikasi juga dijalin dengan United States Trade Representative (USTR), Kamar Dagang AS, dan negara mitra lainnya.
“Kita dikenakan waktu yang sangat singkat, yaitu 9 April, diminta untuk merespons. Indonesia menyiapkan rencana aksi dengan memperhatikan beberapa hal, termasuk impor dan investasi dari Amerika Serikat” kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Minggu (6/4/2025).

Pendekatan ini mempertimbangkan kepentingan jangka panjang hubungan dagang kedua negara. Pemerintah juga ingin menjaga iklim investasi stabilitas ekonomi nasional. Dampak tarif AS terhadap sektor industri padat karya juga jadi perhatian. Termasuk industri apparel dan alas kaki yang dinilai rentan terhadap fluktuasi pasar global. “Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui insentif yang tepat sasaran guna menjaga daya saing dan keberlangsungan usaha,” ujar Airlangga.

Undang asosiasi dan cari pasar baru Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pengiriman surat resmi ke AS terkait penerapan tarif baru. Tim pemerintah tengah merumuskan respons dalam kerangka deregulasi. Airlangga mengatakan surat akan dikirim sebelum tenggat 9 April 2025. Pemerintah juga terus mengajak asosiasi pelaku usaha untuk merumuskan strategi bersama. Forum sosialisasi dan penjaringan masukan dijadwalkan digelar Senin (7/4/2025). “Seluruh industrinya akan diundang untuk memberikan masukan, terutama yang terkait ekspor dan sektor padat karya,” kata Airlangga. Selain merespons kebijakan AS, pemerintah juga menyiapkan strategi menghadapi pembukaan pasar Eropa. Kawasan ini merupakan pasar terbesar kedua setelah China dan AS. “Ini juga bisa kita dorong, sehingga kita punya alternatif market yang lebih besar,” ujarnya. Airlangga menambahkan, kajian mendalam terus dilakukan terhadap dampak fiskal dari setiap kebijakan yang dipertimbangkan.

Evaluasi dilakukan agar kebijakan tetap sejalan dengan prinsip kehati-hatian fiskal dan menjaga stabilitas APBN jangka menengah dan panjang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Wartawan, Tak Putus Dirundung Malang

Next Post

One Way Masih Diterapkan, Meski Arus Balik di Tol Cipali Mulai Menurun

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026
Feature

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026
PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar
daerah

PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar

May 28, 2026
Next Post
Mulai siang ini Jumat 28 Maret 2025 jam 11.37 diberlakukan contra flows di Tol Japex

One Way Masih Diterapkan, Meski Arus Balik di Tol Cipali Mulai Menurun

Kecelakaan Beruntun di Tol Pandaan-Pasuruan, Dipicu Pecah Ban, 3 Orang Þerĺuka 

Hingga Senin Malam 70 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jakarta

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026
Papua dalam Sorotan Dunia

Papua dalam Sorotan Dunia

May 28, 2026
PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

Prabowo Tidak Berani Mengembalikan Ke UU KPK Yg Awal – Mengejar Koruptor Hingga ke Antartika: Omon-Omon Belaka?

May 28, 2026
Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

May 28, 2026
Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

May 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist