• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Peneliti Hingga Ekonom Dunia Mencatat Keberhasilan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
December 23, 2022
in Feature
0
SBY Sebut Ada Tanda Pemilu 2024 Tidak Jujur dan Adil, Siapa Dalangnya?

SBY mengaku akan turun gunung di Pemilu 2024, dia juga menyebut akan ada yang mengatur bahwa pasangan capres dan cawapres hanya ada 2 paslon. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : M.Yamin

Perbandingan dilakukan dengan cara penelitian ilmiah bukan Survey seperti Winarto Wijaya dari Cartha Politika itu pembodohan kepada Rakyat.

Mungkin hanya kebetulan belaka bahwa 2005 peringatan bersejarah ke 50 tahun KTT Asia – Afrika di Bandung. Pemerintah saat ini mungkin telah lupa sejarah apa yang di ajarkan oleh Pahlawan Bangsa ini. KTT Bandung adalah latihan Kepemimpinan Global yang harus di genggam secara terus menerus oleh Presiden Indonesia , khusunya di Asia Timur. KTT Bandung dikenal global sebagai “KEKUATAN KOLOMBO” atau “Konfrensi Perdana Mentri Asia Tenggara”. Salah satu dan utama dari tujuan KTT tersebut adalah menghilangkan ketakutan dari pesona rayuan bahaya komunis (Amitav Archarya “Asia Rising: Who is Leading?” 2008), lebih lanjut Archarya mengatakan; Ironinya Asia pada masa itu penuh dengan serangan rayuan China, tetapi pelajaran penting dari Bandung kecuali tindakan sesuai kata-kata, hubungan diplomatik cina akan berumur pendek.

Krisis Amerika dan Eropa belakangan ini telah menjadi indikasi melemahnya kekuatan negara-negara Barat dan mulai bergesernya kekuatan ekonomi dari Barat ke Timur. IMF bahkan secara eksplisit mengatakan “Age of America” sudah hampir berakhir dan China akan muncul sebagai kekuatan ekonomi baru hanya dalam 5 tahun mendatang (Market Watch). Mengapa China diposisikan seoptimis itu? IMF menggunakan PPP (Purchasing Power Parity) sebagai alat untuk membandingkan ekonomi Amerika dengan China karena PPP mengukur secara cukup akurat besarnya pemasukan dan pengeluaran real masyarakat didalam ekonomi domestik.  PPP di China diprediksikan akan naik dari $11.2 Trillion tahun 2011 menjadi $19 Trillion di tahun 2016 sedangkan Amerika akan tumbuh dari $15.2 Trillion ke $18.8 Trillion. Hal itu diprediksikan akan mengawali turunnya sumbangan output Amerika atas dunia sebesar 17.7 % sedangkan China akan menyentuh 18% dan akan terus tumbuh-hingga batas tertentu – akibat produktifitas tinggi yang berasal dari faktor produksi yang murah dan kebijakan devaluasi. Padahal 10 tahun lalu ekonomi Amerika 3 kali lebih besar dari China (Goldman Sach).

Namun, disisi lain Nouriel Roubini (julukan internasional sbg Dr. Doom) Professor of Economics- menolak dengan tegas prediksi ini. Roubini mengatakan secara substansial Indonesia jauh lebih berpotensi untuk menjadi kekuatan baru ekonomi dunia. Hal senada juga diutarakan oleh Fitch (Jakarta Post). Di tahun 2030 Indonesia diprediksikan menjadi salah satu dari 6 negara terbesar di dunia. Indonesia memiliki inflasi yang rendah-meskipun penulis merasa hal ini bukan indikator yang cukup akurat,karena inflasi Indonesia masih bersifat artificial akibat kebijakan subsidi BBM yang masih belom jelas arahnya-, debt to GDP ratio yang masih relatif rendah (31.5 persen), young demographics dan economy pro-growth at 6.5% di tahun lalu yang memberi ruang untuk terus tumbuh secara signifikan. Meskipun sektor ekspor diprediksikan akan turun akibat krisis global, penulis melihat konsumsi domestik dan foreign direct investment tetap bisa menjadi ‘kaki’ yang mengokohkan berdirinya ekonomi Indonesia. Penulis sepakat dengan argument Roubini melihat saat ini China sedang overheating dengan pertumbuhan double digit yang tingkat inflasinya tinggi (10.5% untuk sektor makanan). Over-relying on export yang sangat berbahaya bagi China dalam kondisi global yang kurang bersahabat saat ini dan terperangkapnya China dalam kondisi overinvestment-fixed investment share of GDP bertambah mencapai 50% di tahun 2010 hingga 2011- menyebabkan perlambatan ekonomi China.

Optimisme diatas juga diperkuat oleh penelitian Keuangan AS, McKinsey Company yang mengatakan bahwa Ekonomi Indonesia akan berada di 7 (tujuh) besar global di tahun 2030, dan menurut Amitav Archarya “Why Indonesian Matters?” (2014) kala itu ekonomi Indonesia telah bertengger di posisi 10 (sepuluh) besar Global. Sejak reformasi ekonomi Indonesia perlahan – lahan konsisten maju, bahkan selama periode 2000 – 2010 pertumbuhan ekonomi Indonesia telah melampaui semua negara berkembang kecuali Cina dan India, dan berada didepan negara – negara berkembang BRICS lainnya, seperti; Brasil, Rusia, dan Afrika Selatan.

Hal ini dapat dikatakan bahwa strategi kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berkarakter dan taat  pada politik global pejuang kemerdekaan yang dikenal sebagai “Kebijakan Luar Negri : Independent dan Aktip – Berkesinambungan dan Perubahan.” Hal tersebut merujuk pada tulisan Muhammad Hatta (Mandiri dan Aktif 1953) mengatakan;

“Indonesia akan mencari persahabatan dengan semua Bangsa – Bangsa apapun ideologi atau bentuk pemerintahan, tidak akan pro blok barat dan blok komunis”

Keberhasilan Bapak Presiden Sosilo Bambang Yudhoyono kalau itu juga disampaikan oleh Anthony Reid dalam “Indonesia Rising” (2012) walaupun sedikit sinisme itu terlihat karena banyaknya kader-kader Demokrat yang tertangkap Korupsi, namun tidak ada pemerintahan yang paling serius dalam menangani korupsi kecuali Bapak SBY bahkan beliau harus memilih dan berdiri di dua hukum moral terbesar dalam penegakan hukum. Moralitas sebagai presiden dan moralitas sebagai besan, bukan pilihan mudah, namun kejujuran dan nilai-nilai agama jelas terlihat. Dan seperti yang dituliskan oleh Amitav Archarya dalam “Why Indonesian Matters?” 2014 pemerintah yang ditutup oleh SBY mendudukkan ekonomi Indonesia di 10 besar Global.

Lalu bagaimana dengan pernyataan Presiden Jokowi 2018 yang mengatakan :

“Insya Allah, 2030 kita bisa di posisi 7 sampai 10 terbesar ekonomi terkuat di dunia,” ujar saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Saat ini, tutur dia, ekonomi Indonesia ada posisi ke-16 di dunia. Akibat hal itu pula, Indonesia masuk ke dalam forum G20, forum yang di dalamnya terdapat 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Bukankah ini kemunduran luar biasa besar, dan Indonesia gagal menjadi macan Asia yang 10 Tahun telah dibangun oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bias, Fanatik, Kasar Itulah Laporan Media Barat Tentang Qatar 2022 

Next Post

Puncak Libur Natal, Antrean di Pelabuhan Penyeberangan Merak Capai 3 Km

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Puncak Libur Natal, Antrean di Pelabuhan Penyeberangan Merak Capai 3 Km

Puncak Libur Natal, Antrean di Pelabuhan Penyeberangan Merak Capai 3 Km

Ramalan Jayabaya dan Indonesia Juara Piala AFF 2022

Ramalan Jayabaya dan Indonesia Juara Piala AFF 2022

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist