• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Politik

Pengesahan RUU Kesehatatn Menjadi UU, Diwarnai Demonstrasi Penolakan

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
July 11, 2023
in Politik
0
Pengesahan RUU Kesehatatn Menjadi UU, Diwarnai Demonstrasi Penolakan

Dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Santoso dan Aliyah Mustika Ilham menemui ribuan massa tenaga medis dan kesehatan yang menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Senin (5/6/2023). (Suara.com/Faqih)

Share on FacebookShare on Twitter

“Saat ini, apa pun yang dikehendaki pemerintah selalu berujung pada kesengsaraan yang dihadapi rakyat. Inilah kondisi saat ini. Namun, dengan kekompakan saudara-saudara semua, jika kita kompak, insya Allah orang-orang di dalam pada saat pengesahan memiliki nurani untuk menolak RUU Omnibus Law,” papar Santoso dalam orasinya.

Jakarta -Fusilatnews – Rapat paripurna DPR RI dengan agenda pengesahan Rancangan Undang Undang (RUU) Kesehatan menjadi Undang Undang yang berlangsung siang ini Senin (11/7) diwarnai demontrasi penolakan diluar di kompleks parlemen di Senayan oleh beberapa organsiasi profesi terkait kesehatan

massa demonstran yang menolak RUU Kesehatan. ditemui oleh Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Santoso,

Santoso menyampaikan bahwa fraksinya di DPR satu suara dengan demonstran dalam menolak pengesahan RUU Kesehatan

“Karena kami sebagai fraksi yang menolak, harus juga bertemu langsung dengan para pendemo. Dalam hal ini, dikoordinasikan oleh PPNI yang sebelumnya juga kami terima 2-3 minggu yang lalu,” terang Santoso di depan gedung DPR/MPR, Selasa (11/7/) Siang.

Santoso juga menyempatkan diri untuk berorasi di atas mobil komando. Di hadapan pengunjuk rasa, Santoso menyebut RUU Kesehatan akan menyengsarakan rakyat.

“Saat ini, apa pun yang dikehendaki pemerintah selalu berujung pada kesengsaraan yang dihadapi rakyat. Inilah kondisi saat ini. Namun, dengan kekompakan saudara-saudara semua, jika kita kompak, insya Allah orang-orang di dalam pada saat pengesahan memiliki nurani untuk menolak RUU Omnibus Law,” papar Santoso dalam orasinya.

Tak hanya itu, dirinya juga menegaskan bahwa sampai saat ini Demokrat tetap konsisten menolak RUU Kesehatan tersebut. “Demokrat tetap pada sikapnya menolak terhadap RUU Kesehatan,” tegas Santoso kepada wartawan usai menemui para pendemo.

Santoso pun mengajak massa aksi untuk tetap berjuang secara konsisten dalam upaya menolak RUU Kesehatan meskipun nantinya telah disahkan. Santoso berharap perlawanan yang diberikan oleh rakyat tetap sesuai dengan aturan.

“Tapi ingatlah kesopanan, etika. Jika ternyata juga tidak diakomodir, maka gerakan massa nasional harus dilakukan. Teruslah berjuang, saya yakin rakyat akan bersama kita,” ujar Santoso.

RUU Kesehatan akan disahkan melalui sidang paripurna DPR RI pada hari ini, Selasa (11/7/2).

Pengesahan RUU Kesehatan ini kembali memicu aksi penolakan dari kalangan organisasi profesi.

ribuan massa pada siang ini sudah berkumpul di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan. Mereka hadir dengan mengenakan baju kaos dan kemeja berwarna putih yang bertuliskan ‘Stop RUU Kesehatan’.

Beberapa juga membawa spanduk bertuliskan ‘Stop Pembahasan RUU Kesehatan: Tolak Liberalisasi dan Kapitalisasi Kesehatan’. Ada juga yang bertuliskan ‘Stop Pembahasan RUU Kesehatan: Ancaman Kriminalisasi Medis dan Tenaga Kesehatan’.

RUU inisiatif DPR ini dianggap terlalu cepat dan terburu-buru mengingat baru saja diajukan ke DPR tahun lalu. penyusunannya, RUU Kesehatan juga menuai pro dan kontra, termasuk dari para organisasi profesi (OP). Mereka melawan dengan banyak cara, mulai dari aksi di depan gedung DPR RI hingga berencana mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Forum Guru Besar Lintas Profesi (FGBLP) Senin kemarin mengirimkan petisi penolakan RUU Kesehatan kepada Presiden Joko Widodo, Senin (10/7). Tujuannya, demi menunda pengesahan RUU Kesehatan menjadi Undang-undang.

Perwakilan FGBLP Prof Laila Nuranna Soedirman mengatakan, berbagai aturan dalam RUU Kesehatan malah bisa memicu destabilitas sistem kesehatan serta menganggu ketahanan kesehatan bangsa. Menurut dia, sejumlah pasal dalam RUU Kesehatan malah tidak kondusif dan menunjukkan ketidakberpihakan pada ketahanan kesehatan bangsa yang lebih kuat

“Di antaranya, (a) hilangnya pasal terkait mandatory spending yang tidak sesuai amanah Abuja Declaration WHO dan TAP MPR RI X/MPR/2001, (b) munculnya pasal-pasal terkait multi-bar bagi organisasi kesehatan,” kata Laila dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (10/7/2023).

Tak sampai di sana, faktor ketiga dalam pokok ini, dia nilai juga bisa memudahkan dokter asing masuk ke negara ini tanpa menguntungkan mayoritas masyarakat Indonesia yang masih memerangi kemiskinan.

“Kemudian (d) implementasi proyek bioteknologi medis yang mengakibatkan konsekuensi serius pada biosekuritas bangsa. Dan (e) kontroversi terminologi waktu aborsi,” jelasnya.

Dari pokok-pokok itu, dia mengingatkan, RUU Kesehatan yang hingga kini masih memiliki sejumlah isu serius dan berpotensi menganggu ketahanan kesehatan bangsa. Sebab itu, pihaknya meminta agar RUU Kesehatan bisa ditunda pengesahannya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Siang Ini DPR Gelar Rapat Paripurna Untuk Mengesahkan RUU Kesehatan

Next Post

Rapat Paripurna DPR RI Resmi Sahkan RUU Kesehatan Menjadi UU

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Next Post
Rapat Paripurna DPR RI Resmi Sahkan RUU Kesehatan Menjadi UU

Rapat Paripurna DPR RI Resmi Sahkan RUU Kesehatan Menjadi UU

 Iran Gagalkan Upaya AS Cegah Penangkapan Kapal Tanker Asing  Selundupkan Minyak Iran 

 Iran Gagalkan Upaya AS Cegah Penangkapan Kapal Tanker Asing  Selundupkan Minyak Iran 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist