• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Perang di Rumah Sendiri: Ketika Ade Armando Cs Berbalik Melawan Budi Arie

fusilat by fusilat
November 5, 2025
in Feature, Politik, Tokoh/Figur
0
Perang di Rumah Sendiri: Ketika Ade Armando Cs Berbalik Melawan Budi Arie
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Sejarah kadang berputar dengan ironi. Budi Arie Setiadi, yang dulu menyalakan bara loyalitas untuk Joko Widodo lewat Projo, kini menjadi sasaran kemarahan dari orang-orang yang pernah ia bentuk sendiri. Di jagat media sosial, perlawanan dari kalangan yang mengaku “Pro Jokowi tulen” menggelegar. Ade Armando dan kawan-kawan muncul sebagai suara paling lantang, menuding Budi Arie telah mengkhianati Jokowi—pengkhianatan yang dalam narasi mereka setara dengan dosa politik paling berat di republik ini.

Ade Armando, yang selama ini dikenal sebagai penjaga moral politik Jokowi di dunia maya, tampak seperti sedang membela kehormatan sang patron. Ia dan kelompoknya menuding Budi Arie berubah haluan setelah mencium arah angin kekuasaan yang berembus ke kubu lain. Budi dianggap tidak lagi menjaga “roh Jokowi”, melainkan sibuk menata posisi sendiri dalam konfigurasi baru politik pasca-2024.
Serangan-serangan itu disampaikan bukan dengan bahasa analitis, tapi dengan nada emosional—seolah Budi Arie telah menodai kesetiaan yang seharusnya abadi.

Namun, dalam politik Indonesia, kesetiaan sering kali tidak lebih dari valuta yang nilainya fluktuatif. Budi Arie tentu bukan tokoh baru dalam permainan arah angin kekuasaan. Ia tahu bahwa Jokowi, yang dulu dijadikan simbol perjuangan rakyat kecil, kini justru dikepung oleh kepentingan besar yang lahir dari lingkar kekuasaannya sendiri. Maka, ketika ia mengambil jarak dari orbit Projo yang telah terlalu personal dengan Jokowi dan keluarganya, mungkin yang ia lakukan bukan pengkhianatan, melainkan pembebasan.

Ade Armando dan kawan-kawannya tampak tak siap menghadapi kenyataan itu. Bagi mereka, Jokowi bukan sekadar presiden; ia adalah figur yang disakralkan. Kritik terhadap lingkar Jokowi dianggap serupa dengan melawan “kebenaran”. Padahal, di balik euforia pembangunan dan retorika kerakyatan, banyak eks loyalis mulai menyadari bahwa arah politik Jokowi kini lebih bercorak keluarga dan dinasti ketimbang gerakan rakyat.

Budi Arie, yang dulu menjadi motor relawan untuk menumbuhkan Jokowi, kini menghadapi makhluk yang diciptakannya sendiri: relawan yang berubah menjadi pasukan fanatik. Di tangan orang-orang seperti Ade Armando, relawan bukan lagi alat demokrasi partisipatif, melainkan barisan digital yang membungkam kritik.

Perlawanan Ade cs ini sesungguhnya menggambarkan krisis besar dalam politik relawan Indonesia. Gerakan yang dulu diharapkan menjadi jembatan antara rakyat dan kekuasaan, kini terjebak dalam kultus individu. Loyalitas menggantikan logika, dan siapa pun yang berani menafsirkan ulang arah Jokowi akan segera dicap murtad.

Ironinya, Budi Arie kini harus merasakan sendiri bagaimana rasanya diserang oleh pasukan yang dulu ia kumpulkan. Ia diburu oleh bayangan masa lalunya: para penggemar Jokowi yang tak mau menerima kenyataan bahwa zaman telah bergeser.
Dalam lanskap politik yang terus bergerak, mungkin yang sedang terjadi bukan pengkhianatan, melainkan fase kedewasaan politik—di mana loyalitas kepada tokoh mulai digantikan oleh keberanian menimbang arah secara rasional.

Dan di titik inilah, retakan pertama dari dinasti Jokowi mulai terdengar. Ketika loyalis saling serang, ketika relawan melawan komandannya sendiri, yang runtuh bukan hanya wibawa politik, tapi juga mitos kesetiaan tanpa batas yang dulu dibangun atas nama “kerja nyata”.
Pertikaian Budi Arie dan Ade Armando cs adalah simbol dari akhir romantisme relawan—romantisme yang dulu mengusung harapan perubahan, tapi kini terperangkap dalam jejaring kepentingan pribadi, dinasti, dan ambisi yang saling beradu di rumah yang sama.

Mungkin, pada akhirnya, inilah bab baru dalam sejarah Jokowi: bab di mana kekuasaan mulai tergerus bukan oleh lawan politik, tapi oleh luka yang tumbuh di tubuh pendukungnya sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MENGEMBALIKAN RASIONALITAS WHOOSH TANPA IMPUNITAS

Next Post

Soeharto dan Tafsir Ulang TAP MPR: Antara Dendam dan Keadilan

fusilat

fusilat

Related Posts

News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Next Post
Soeharto dan Tafsir Ulang TAP MPR: Antara Dendam dan Keadilan

Soeharto dan Tafsir Ulang TAP MPR: Antara Dendam dan Keadilan

Kali Ini Kader PKB yang Menjadi Tersangka KPK

Kali Ini Kader PKB yang Menjadi Tersangka KPK

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist