• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kali Ini Kader PKB yang Menjadi Tersangka KPK

fusilat by fusilat
November 5, 2025
in Crime, Feature, Tokoh/Figur
0
Kali Ini Kader PKB yang Menjadi Tersangka KPK
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Kabar penetapan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang panggung politik nasional. Bukan hanya karena posisinya sebagai kepala daerah, tetapi juga karena ia merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)—partai yang kerap menempatkan diri dalam posisi moral dan politik Islam moderat. Kali ini, bukan partai lain yang terseret, melainkan partai yang selama ini menonjol dengan slogan kejujuran dan amanah.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, merespons dengan tenang namun berhati-hati. Ia memastikan akan ada proses internal terhadap Abdul Wahid, termasuk evaluasi terhadap status keanggotaannya di partai. “Ya pasti akan ada proses internal, ya,” kata Muhaimin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2025). Namun, di balik pernyataan diplomatis itu, publik tentu bertanya: sampai sejauh mana komitmen partai untuk membersihkan diri dari noda korupsi?

KPK menetapkan Abdul Wahid sebagai tersangka setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Senin (3/11/2025). Bersamanya, dua nama lain ikut terseret: Muhammad Arief Setiawan, Kepala Dinas PUPR-PKPP, dan Dani M. Nursalam, Tenaga Ahli Gubernur Riau. Berdasarkan keterangan KPK, kasus ini berawal dari pertemuan internal di Dinas PUPR-PKPP yang membahas kesanggupan memberikan fee kepada Gubernur sebesar 2,5 persen dari proyek jalan dan jembatan tahun anggaran 2025. Kenaikan anggaran yang fantastis—dari Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar—diduga menjadi sumber bancakan yang disepakati.

Abdul Wahid, yang kini mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK, ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK untuk 20 hari pertama. Ia disangka melanggar Pasal 12e dan/atau Pasal 12f dan/atau Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Bagi publik, kasus ini bukan sekadar persoalan individu. Ini adalah ujian moral bagi PKB. Dalam situasi politik nasional yang kian sarat praktik transaksional dan nepotisme, partai-partai Islam dituntut tampil berbeda. Mereka harus bisa menjadi contoh dalam menegakkan nilai-nilai integritas dan amanah publik—dua hal yang kini justru sering dikorbankan atas nama pragmatisme politik.

Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin, menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pembelajaran. “Semua harus belajar dari pengalaman agar tidak terulang lagi,” ujarnya. Namun, belajar saja tidak cukup. Tanpa tindakan nyata, kalimat itu hanya akan menjadi klise politik yang berulang. Citra PKB bisa tergerus jika tidak ada langkah tegas terhadap kader yang merusak kepercayaan publik.

Fenomena kader partai politik tersangkut kasus korupsi bukan hal baru. Dari partai besar hingga partai berbasis agama, semuanya pernah tercoreng. Yang membedakan adalah sejauh mana partai bersedia menegakkan disiplin dan membersihkan diri dari praktik busuk yang sudah mengakar.

Kasus Abdul Wahid ini seharusnya menjadi momentum bagi PKB untuk merevitalisasi moral politiknya. Sebuah kesempatan untuk menegaskan bahwa partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama itu masih memegang teguh prinsip kejujuran dan pengabdian bagi rakyat.

Korupsi adalah pengkhianatan terhadap amanah. Dan setiap kali seorang kader partai Islam terjerat kasus seperti ini, luka moral yang ditinggalkan jauh lebih dalam dibandingkan kerugian materi. Karena publik bukan hanya kehilangan uang rakyat, tapi juga kehilangan kepercayaan.

PKB kini berdiri di persimpangan antara citra dan konsistensi. Jika Cak Imin benar-benar ingin menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran, maka pelajaran itu harus diikuti dengan tindakan. Sebab di negeri yang sudah terlalu sering disakiti oleh korupsi, rakyat tidak butuh kata-kata indah — mereka butuh keteladanan.


Apakah Anda ingin saya tambahkan bagian analisis politik di akhir — misalnya soal dampak kasus ini terhadap posisi PKB menjelang Pilkada 2025?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Soeharto dan Tafsir Ulang TAP MPR: Antara Dendam dan Keadilan

Next Post

Berat Langkah Prabowo Lindungi Jokowi dan Luhut soal Whoosh

fusilat

fusilat

Related Posts

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka
Crime

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Next Post
Ketika Jokowi dan Luhut Bersabung Soal Pembatasan BBM Bersubsidi

Berat Langkah Prabowo Lindungi Jokowi dan Luhut soal Whoosh

Dalil Qot’i dari Purbaya: Ketika Kebenaran Dianggap Serangan

Dalil Qot'i dari Purbaya: Ketika Kebenaran Dianggap Serangan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist