• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Berat Langkah Prabowo Lindungi Jokowi dan Luhut soal Whoosh

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
November 5, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Ketika Jokowi dan Luhut Bersabung Soal Pembatasan BBM Bersubsidi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Damai Hari Lubis
Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Langkah Presiden Prabowo Subianto tampak berat ketika berhadapan dengan isu hukum yang menyeret proyek Whoosh—kereta cepat Jakarta-Bandung yang digagas era Jokowi. Di satu sisi, publik menuntut penegakan hukum yang tegas dan transparan. Namun di sisi lain, bayang-bayang kedekatan politik Prabowo dengan dua tokoh sentral proyek ini, Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan, membuat setiap keputusan yang diambilnya serba berisiko.

Dalam konteks ini, law behavior atau perilaku taat hukum di tubuh penegak hukum menjadi kunci. Tapi kepatuhan hukum itu sendiri akan mandek jika reformasi di tubuh Polri tidak segera dilakukan oleh Presiden secara langsung. Reformasi yang dimaksud bukan sekadar pergantian jabatan atau reposisi struktural, melainkan pembenahan substansial yang menyentuh jantung persoalan—integritas, profesionalitas, dan independensi aparat. Tanpa itu, sistem hukum hanya akan menjadi alat kekuasaan, bukan pengawal keadilan.

Namun, sinyal batalnya pembentukan tim reformasi Polri yang sempat diwacanakan Prabowo menimbulkan pertanyaan publik: apakah ada pihak yang dengan sengaja mengobstruksi langkah presiden? Aroma penyanderaan politik tercium samar—seolah reformasi Polri disandera oleh kekuatan tak kasatmata, entah dari lingkaran lama kekuasaan atau dari kepentingan yang tak ingin terusik.

Jika demikian adanya, maka posisi Prabowo ibarat presiden yang berkuasa tapi tak sepenuhnya powerful. Ia berada di puncak piramida kekuasaan, namun sebagian instrumen kekuasaan belum benar-benar dalam genggamannya. Kondisi ini berpotensi menimbulkan efek domino negatif. Pertama, efek jera terhadap pelaku korupsi menjadi lemah. Kedua, proses penyelesaian hukum, terutama dalam kasus-kasus besar seperti dugaan korupsi proyek Whoosh yang menimbulkan kerugian negara fantastis, bisa tersendat.

Dari kacamata sosiologi hukum, perilaku hukum aparat negara sangat dipengaruhi oleh pola kendali pemerintahan terhadap struktur kekuasaan di bawahnya. Pemerintah yang tegas dan berani akan menciptakan efek sosial yang menumbuhkan kepercayaan publik terhadap hukum. Sebaliknya, jika pengendalian sosial bersifat kompromistis karena pertimbangan politik, maka yang lahir adalah stagnasi penegakan hukum dan tumbuhnya ketidakpercayaan rakyat terhadap sistem.

Kasus Whoosh kini menjadi batu ujian pertama bagi Prabowo. Apakah ia akan mampu menunjukkan bahwa pemerintahannya berbeda dari pendahulunya—bahwa hukum benar-benar bisa tegak tanpa pandang bulu? Ataukah ia justru terseret dalam arus kompromi politik yang membungkam keadilan?

Rakyat menunggu langkah konkret. Sebab Whoosh bukan sekadar proyek transportasi cepat; ia adalah simbol dari betapa cepatnya uang negara bisa “meluncur” tanpa kendali jika hukum tak lagi menjadi rem bagi kekuasaan.

Mudah-mudahan dalam waktu dekat Presiden Prabowo menemukan jurus politik hukum yang tepat—jurus yang mampu menyingkirkan para penyandera reformasi, mematahkan segala bentuk intervensi, dan mengembalikan kepercayaan rakyat lintas suku, agama, dan golongan bahwa negeri ini masih bisa diselamatkan lewat keadilan yang benar-benar berdiri di atas hukum, bukan di bawah kekuasaan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kali Ini Kader PKB yang Menjadi Tersangka KPK

Next Post

Dalil Qot’i dari Purbaya: Ketika Kebenaran Dianggap Serangan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Dalil Qot’i dari Purbaya: Ketika Kebenaran Dianggap Serangan

Dalil Qot'i dari Purbaya: Ketika Kebenaran Dianggap Serangan

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Whoosh: Wo, Jangan Jadi Bemper Wi - "Jangan Pakai APBN"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...