• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Whoosh: Wo, Jangan Jadi Bemper Wi – “Jangan Pakai APBN”

Ali Syarief by Ali Syarief
November 5, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Ada yang berubah dari Prabowo Subianto.
Nada suaranya kini justru terdengar semakin lantang, tapi bukan karena keberanian—melainkan karena kepatuhan. Ucapannya tak lagi ditimbang dengan hati-hati, gesturnya memang tetap tegas, tapi arah ketegasan itu telah bergeser. Dari seorang jenderal yang dulu berdiri menantang ketidakadilan, ia kini tampak lebih seperti pengawal bagi presiden yang pernah dua kali ia hadapi di gelanggang politik: Joko Widodo.

Pernyataan Prabowo baru-baru ini tentang akan “menyelesaikan sendiri” urusan warisan pemerintahan Jokowi terdengar janggal. Ia seolah hendak mengambil alih tanggung jawab moral sekaligus membentengi Jokowi dari gelombang kritik publik. Padahal, yang sedang dipersoalkan rakyat bukan soal siapa yang berbicara, tetapi uang siapa yang dipakai.

“Jangan pakai APBN. Jangan memakai uang rakyat,” seruan dari lubuk hati nurani rakyat itu menggema ke seluruh negeri. Publik ingin tahu apakah proyek-proyek yang diklaim sebagai simbol kemajuan—seperti kereta cepat Whoosh—benar-benar pantas dibiayai dengan keringat mereka, atau justru sekadar proyek gengsi yang menumpuk utang dan menambah beban generasi mendatang.

Sikap Prabowo kali ini tampak seperti seseorang yang sedang tersandera oleh loyalitas. Ia yang dulu gagah mengibarkan semangat kemandirian kini seperti kehilangan arah di persimpangan kekuasaan. Ia ingin tampil sebagai negarawan, tapi malah terlihat sebagai bemper politik: melindungi, bukan mengoreksi; menutupi, bukan menuntut kejelasan.

Padahal, demokrasi memberi ruang bagi rakyat untuk berbicara—untuk menuntut penjelasan atas setiap rupiah yang diambil dari dompet mereka. Membungkam opini publik dengan dalih stabilitas hanyalah cara halus untuk mematikan akuntabilitas.

Prabowo mestinya tahu, tanggung jawab tidak sama dengan pembelaan. Seorang pemimpin sejati berdiri di atas kebenaran, bukan di bawah bayang-bayang kekuasaan yang telah lewat. Jika ia ingin menuntaskan warisan pemerintahan sebelumnya, biarlah itu dilakukan dengan transparan, tanpa membebani rakyat, tanpa mengulang kesalahan yang sama.

Negeri ini sudah terlalu lama kehilangan figur yang berani berkata jujur di tengah hiruk-pikuk kekuasaan. Prabowo masih punya kesempatan untuk membuktikan bahwa keberaniannya bukan sekadar kenangan masa lalu. Tapi untuk itu, ia harus berani menanggalkan baju bemper, dan kembali mengenakan jubah kesatria.

Karena di atas rel cepat bernama Whoosh, rakyat tidak butuh presiden yang sekadar bisa melaju — mereka butuh pemimpin yang tahu kapan harus berhenti.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dalil Qot’i dari Purbaya: Ketika Kebenaran Dianggap Serangan

Next Post

Api yang Membakar Keadilan: Ketika Nama Bobby Nasution Masuk ke Meja Hakim

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Bisnis

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Next Post
Api yang Membakar Keadilan: Ketika Nama Bobby Nasution Masuk ke Meja Hakim

Api yang Membakar Keadilan: Ketika Nama Bobby Nasution Masuk ke Meja Hakim

Kepo Jokowi di Pilkada 2024

Republik yang Disulap Jadi Kartu Keluarga: Ketika Demokrasi Disunat di Meja Makan Istana

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Catatan Pinggir: Haji dan Citra Kementerian yang Tercemar – Quota Bisa Tinggal 50%

Haji 2026 Dimulai Lebih Awal, Jemaah RI Terbang 22 April–1 Juli: Siapkah Semua Pihak?

April 15, 2026

Membangun Mitra dengan Offtaker Industri, Membangun Kualitas Unggul untuk Business Sustainability (Standarisasi Usia Panen, Distilasi, dan Logistik Kualitas Daun)

April 15, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...