Jakarta, Fusilatnews – 25 Juli 2025 — Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdananya sejak didirikan pada 2012, dengan mengusung tema “Tantangan Jurnalis Muslim di Era Disrupsi Digital dan Artificial Intelligence.” Kegiatan ini digelar di Balai Kota Jakarta dan mendapat sambutan hangat dari berbagai tokoh nasional serta perwakilan Pemerintah Provinsi Jakarta.
Prof. Komaruddin Hidayat, pimpinan Dewan Pers, turut hadir memberikan sambutan. Hadir pula Kepala Bidang Komunikasi Publik Pemprov Jakarta, Dr. Koharudin, yang mewakili Gubernur Jakarta, Dr. Pramono Anung. Dalam sambutannya, Koharudin—yang juga alumni HMI—menyampaikan bahwa Pemprov Jakarta telah menjalin kolaborasi dengan 61 media, dan membuka peluang bagi PJMI untuk turut serta.
“Alhamdulillah, selama ini sajian berita dari media mitra kami akurat dan berimbang, mendukung terciptanya harmoni sosial di Jakarta. Kami menyambut baik jika PJMI ingin bergabung dalam kolaborasi ini,” ujar Koharudin.
Ia juga menyinggung perayaan Milad 500 tahun Jakarta yang akan diselenggarakan bersama Dinas Kebudayaan, dengan melibatkan para seniman ternama untuk tampil dalam berbagai acara termasuk di hotel-hotel besar ibu kota.
Workshop Rakernas menghadirkan sejumlah panelis seperti Dr. H.M. Lutfi, Dr. Ika Karlina (Monash University), dan Dr. M. Lutfi (Universitas Juanda), dengan moderator M. Anthony. Diskusi panel membahas tantangan disrupsi teknologi serta pentingnya menjaga etika jurnalistik dan nilai keislaman di tengah era kecerdasan buatan.
Rakernas dilanjutkan usai salat Jumat dengan sidang komisi tanpa pimpinan sidang, yang kemudian ditutup oleh Pembina PJMI, Dr. Misbach Fikrianto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasinya atas kiprah PJMI dalam tiga tahun terakhir yang konsisten menghasilkan berita-berita bermanfaat dan berlandaskan nilai-nilai muamalah.
“Semoga program-program yang dihasilkan dari Rakernas ini dapat terlaksana dan menjadi amal jariah, terutama dalam bidang literasi, numerasi, dan sainstek, yang bisa menjadi garda terdepan dalam musabaqah literasi di madrasah,” ungkap Misbach.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam Rakernas ini, antara lain mantan Ketua PJMI Iwan Syam, Qari UIA Ahmad Yasin, perwakilan Kesbangpol Jakarta Eliazer, KH Masyuri Kaynis, serta Doa Al Farkhan. Acara juga mendapat dukungan dari para sponsor seperti Motra Rumah Zakat, Air Navy, Siwak Mitra UIA, Universitas Paramadina, dan Unisma.
Reporter: Mahdi
Editor: Fusilatnews





















