“Iya, jadi pada saat pertandingan sudah selesai, terlihat ada suporter yang terjadi dorong-dorongan dengan steward. Kami melihat sempat ada yang melempar kursi dari Bobotoh kepada steward,” kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo, Senin malam
Setelah kericuhan terjadi, Kusworo mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan steward. Selanjutnya pasukan dari TNI dan Polri masuk ke area lapangan berdasarkan permintaan mereka.
Alhamdulillah bisa langsung kita kendalikan, kita lerai. Alhamdulillah kondisi kondusif kembali. Itu berkisar sekitar lima sampai 10 menit terjadi keributan,” kata Kusworo.
Ia menegaskan tidak terdapat korban dari kericuhan. Menurut Kusworo, informasi yang diterimanya adalah ada kesalahpahaman antara steward dengan bobotoh saat pertandingan Persib melawan Port FC yang memicu kericuhan usai laga Persib vs Persija.
Dalam laga Persib vs Port FC, diduga ada intimidasi kepada Bobotoh dan ada juga dugaan pelecehan verbal terhadap Bobotoh perempuan oleh oknum steward.
“Iya (dugaan pelecehan) betul, makanya (bobotoh) sempat unjuk rasa beberapa waktu lalu. Ini baru dugaan,” kata dia.
Kusworo menduga, kericuhan merupakan aksi susulan atas kekecewaan terhadap steward. Ia memastikan kondisi di lapangan telah aman dan suporter tertib keluar stadion.
“Di dalam langsung aman, clear. Suporter keluar dengan tertib keluar stadion. Begitu tim Persib keluar dengan tertib meninggalkan stadion. Area di luar stadion sudah aman,” kata dia.
Sebelumnya, bobotoh Persib merangsek masuk ke area lapangan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung usai laga Persib melawan Persija Jakarta, Senin (23/9/2024) malam. Mereka diduga melakukan aksi pemukulan terhadap sejumlah steward yang masih berada di area lapangan.























