• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Politik Sara’dasi

fusilat by fusilat
September 7, 2023
in Feature
0
Serahkan Wartawan yang Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir Yosua Seterang-terangnya

Wartawan senior, Ilham Bintang/Net

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ilham Bintang

ORANG-ORANG tua Bugis Makassar zaman dulu punya “pappaseng”, amanah, atau pesan agar anak cucunya mewaspadai “Sara’dasi”.

Sara’dasi, sebangsa hasutan, adu domba, tapi lebih ganas dari itu. Pasangan pengantin yang memiliki banyak kecocokan satu sama lain saja sehingga berikrar di depan penghulu (ijab kabul) mengikat tali perkawinan, bisa buyar karena terpapar Sara’dasi.

Di malam pertama ada penyusup yang lolos membisiki pengantin pria bahwa istrinya memiliki ekor. Sedangkan kepada mempelai wanita, dibisiki suaminya suka main lewat “belakang”.

Malam pertama bulan madu sejoli itu pun gaduh. Mempelai pria penasaran ingin membuktikan ekor di bokong istri. Sebaliknya, sang istri ketakutan karena menemukan bukti nyata upaya keras sang suami “mengincar” bokongnya.

Kisah pengantin menjadi metafora untuk memudahkan orang tua menggambarkan kedahsyatan Sara’dasi. Tidak ada malam pertama lagi. Esok hari pasangan itu malah mendatangi kantor KUA untuk bercerai.

Subversif

Di masa Orde Baru, istilah dalam bahasa Bugis Makassar itu pernah diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi “Subversi” atau Subversif.

Dalam KBBI, subversi/subversif adalah gerakan atau usaha atau rencana menjatuhkan kekuasaan yang sah dengan menggunakan cara di luar undang-undang.

Kata subversi diambil alih dari kata ‘hasutan’ sebagai nama untuk pemberontakan yang dilakukan secara tersembunyi atau terselubung, walaupun konotasi dari dua kata agak berbeda. Subversi dilakukan secara terbuka atau terang-terangan dengan menyatakan serangan kepada objek lembaga atau kekuasaan dasar hukum negara.

Sementara hasutan lebih pada tindakan penghancuran target objek pada sasaran secara tersembunyi. Dalam peperangan, subversi adalah bagian penting dari propaganda.

Supaya mudah diterima anak cucu, maka orang-orang tua Bugis Makassar membuat metafora hubungan pernikahan yang sakral. Dalam tradisi Bugis Makassar zaman dulu, entah sekarang, masing-masing mempelai dikawal beberapa hari oleh orang kepercayaan keluarga sebelum dan beberapa hari setelah ijab kabul.

Yang ditunjuk melaksanakan tugas itu orang sangat terpercaya. Istilahnya “Anrong Bunting” (Ibu pengantin).  

Dalam konteks politik, kita kenal dengan nama Tim Sukses. Tugasnya, menjaga dan melayani segala kebutuhan mempelai termasuk menjaga pengamanannya. Sara’dasi memang kebanyakan dilakukan oleh orang terpercaya maka itu akibatnya sangat dahsyat.

Rasanya seperti itu yang terjadi pada peristiwa pecahnya koalisi antara Partai Demokrat dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Koalisi itu pecah Kamis (31/8) lalu.

Pihak PD yang meradang saat mengumumkan perpecahan, kebetulan menggunakan juga istilah hubungan calon pengantin untuk Anies Baswedan (yang diusung Nasdem sebagai Calon Presiden) dengan Agus Harimurti Yudhoyono (yang diusung PD untuk Calon Wakil Presiden). Mereka rencana maju untuk Pilpres 2024.

Andaikata pihak Partai Demokrat menerima permohonan Anies sebelumnya untuk bertemu, kejadiannya bisa lain. AHY kemungkinan bisa menerima sebagian alasan Anies seperti yang kelak kita ketahui lewat acara “Blak-Blakan Anies-Cak Imin” di Mata Najwa.

Acara yang dipandu wartawan senior Najwa Shihab tayang dua hari setelah deklarasi mereka sebagai pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) di Surabaya.

Konferensi pers PD menambah runyam persoalan. PD mengumumkan secara resmi mencabut dukungan kepada Anies. Ketua Majelis Tinggi PD, Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan dalam dua tiga hari akan menjajaki kemungkinan koalisi dengan poros lain. Saat ini ditulis, ada dua poros koalisi yang tersisa, Gerindra dan PDIP.

Sulit dibayangkan PD akan berlabuh di salah satu. Sebab keduanya telah dituduh oleh PD sebagai koalisi bentukan sebuah kekuatan yang dia sebut “Master Mind”. Tidak dijelaskan siapa gerangan dimaksud, yang pasti master mind itu hendak menggagalkan Anies-AHY.

Kita tinggal melihat parpol yang mau diajak koalisi PD. Seperti apa respons mereka setelah menyaksikan reaksi amat keras PD menanggapi duet Anies-Cak Imin hasil pengkhianatan.

Mudah-mudahan tidak membekaskan pengalaman traumatis menghadapi karakter politisi PD yang ternyata pemberang. Berbanding terbalik dengan pencitraan politik santun Pak SBY selama ini.

Beruntung PKS tidak bereaksi serupa. Sebagai anggota KPP, PKS berhasil mempertunjukkan sosok sebagai partai para negarawan. Tidak terburu-buru bereaksi dan mengambil putusan dalam gegeran PD Vs Nasdem. PKS juga jengkel, tapi lebih memilih tenang dan mengutamakan tabayyun.

PKS memang baru menetapkan Anies sebagai Capres. Sedangkan untuk Cak Imin yang baru dideklarasikan akan dimintakan lagi persetujuan dari Majelis Syuro untuk penetapannya. Begitu mekanisme di PKS.

Sikap PKS akan sama, siapa pun yang dipilih jadi cawapres oleh Koalisi. Artinya, keliru besar kalau ada pihak menganggap Anies punya kewenangan menetapkan cawapres seperti dikesankan oleh PD.

Sesuai UU Pemilu, Capres dan Cawapres diusung oleh Parpol atau gabungan Parpol. Anies hanya diberi mandat mencari cawapres yang bisa mengangkat elektabilitas koalisi.

Jadi surat Anies yang seperti memo pribadi yang menyebar luas dijadikan bukti Anies ingkar mungkin telah salah ditafsirkan oleh PD dan AHY.

Capres dan Cawapres harus mengikuti mekanisme penetapan resmi dari parpol koalisi. Lagi pula isi surat Anies yang viral lebih bersifat pribadi. Tidak eksplisit menyebut penetapan AHY sebagai cawapres.

Peristiwa Kamis kelabu kemarin tentu sangat  kita sayangkan terjadi. Peristiwa itu malah membuka tabir memang PD baru bersedia berkoalisi jika AHY cawapresnya. Berkoalisi bukan tentang perubahan Indonesia, tetap untuk kedudukan AHY.

Ada yang menarik di akhir “Blak-blakan Anies-Cak Imin” di Mata Najwa. Saya ingin mengutip mengakhiri tulisan ini. “Kami sudah menikah, rumah tangga itu harus dijaga dengan baik,” kata Cak Imin.

Tapi harus selalu waspada terhadap Sara’dasi seperti pappaseng orang-orang tua Bugis Makassar. Apalagi di tahun politik,  Sara’dasi tampak dominan. 

Ilham Bintang Wartawan Senior

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sikap SBY dan Megawati Kepada Putra-Putrinya Yg Gagal Jadi Capres/Cawapres-24

Next Post

Menkominfo : Semua Orang Bisa Jadi Duta Anti-Judi Slot

fusilat

fusilat

Related Posts

Mempertahankan Sistem Politik yang Tidak Ajeg: Demokrat Mempertanyakan Status PDIP
Feature

Mempertahankan Sistem Politik yang Tidak Ajeg: Demokrat Mempertanyakan Status PDIP

June 22, 2026
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih
Feature

Membaca Sikap Prabowo dalam Kasus Ijazah Jokowi

June 21, 2026
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional
Feature

Pengadilan Bisa Jadi Perangkap bagi Jokowi: Ulo Marani Penthung!

June 21, 2026
Next Post
Menkominfo : Semua Orang Bisa Jadi Duta Anti-Judi Slot

Menkominfo : Semua Orang Bisa Jadi Duta Anti-Judi Slot

Jejak Digital Berceceran Artis Wulan Guritno Tak Bisa Mengelak Dari Jerat Hukum

Jejak Digital Berceceran Artis Wulan Guritno Tak Bisa Mengelak Dari Jerat Hukum

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional
Feature

Pengadilan Bisa Jadi Perangkap bagi Jokowi: Ulo Marani Penthung!

by Karyudi Sutajah Putra
June 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Joko Widodo boleh menepuk dada jika merasa menang karena bisa...

Read more
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

June 20, 2026
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

June 22, 2026
Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

June 22, 2026
Mempertahankan Sistem Politik yang Tidak Ajeg: Demokrat Mempertanyakan Status PDIP

Mempertahankan Sistem Politik yang Tidak Ajeg: Demokrat Mempertanyakan Status PDIP

June 22, 2026
Pemadaman Listrik Bergilir, Fakta Awal Kegagalan Prabowo

Pemadaman Listrik Bergilir, Fakta Awal Kegagalan Prabowo

June 22, 2026
Raport Bukan Sekadar Nilai, SRMP 23 Makassar Tegaskan Pendidikan Adalah Harapan dan Pembentukan Karakter

Raport Bukan Sekadar Nilai, SRMP 23 Makassar Tegaskan Pendidikan Adalah Harapan dan Pembentukan Karakter

June 22, 2026
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih

Membaca Sikap Prabowo dalam Kasus Ijazah Jokowi

June 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

June 22, 2026
Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

June 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist