• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

POSISI BULOG DALAM STABILISASI PASOKAN DAN HARGA PANGAN

by
December 20, 2024
in Economy, Feature
0
SIAPA TAKUT JADI PETANI ?
Share on FacebookShare on Twitter

 

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Merespon hal tersebut, Perum Bulog menjelaskan, kenaikan harga beras saat ini karena ketersediaan barang yang kurang. Apa lagi saat itu juga belum masuk pada masa panen raya. Kekurangan cadangan beras Pemerintah yang cukup signifikan, membuat Pemerintah perlu menjawab pertanyaan, mengapa hal seperti ini harus terjadi.

 

Awaludin Iqbal (2023), menyatakan Perum Bulog terus melakukan operasi pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Perum Bulog mengklaim dengan cara itu pihaknya berupaya menekan kenaikan harga beras saat ini. Makanya

program SPHP perlu dilakukan secara masif untuk meredam kenaikan harga tersebut.

 

Untuk beras yang disalurkan pada operasi pasar itu merupakan beras medium. Harga beras medium saat ini memang terpantau telah naik signifikan rata-rata mencapai Rp 11.560/kg. Harga itu lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) beras medium yang diatur sebesar Rp 9.450/kg.

 

Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dianggap masih menjadi solusi untuk meredam harga beras di tingkat konsumen yang mulai merangkak naik. Seabreg alasan terkait dengan kenaikan harga beras ini, boleh saja disampaikan. Hanya yang lebih penting untuk dicermati secara seksama adalah bagaimana sesungguhnya Tata Kelola Perberasan itu sendiri.

 

Jujur harus diakui, kecolongan Pemerintah terkait menipisnya cadangan beras Pemerintah di penghujung tahun 2022 misalnya, memberi kesan kepada kita, Pemerintah seperti yang tidak memiliki “early warning” dalam menyelenggarakan pengelolaan cadangan beras. Dari sinilah wajar dipersoalkan ada apa sebetulnya dengan dunia perberasan di tanah air.

 

Bayangkan, jika salah satu Direktur di Badan Pangan Nasional tidak mengingatkan soal menipisnya cadangan beras Pemerintah hingga berada pada angka yang merisaukan, maka boleh jadi, kita akan santai-santai saja menyikapinya. Untung saja ada yang berani bersuara dan mengingatkan bagaimana sebenarnya situasi perberasan di tanah air.

 

Namun begitu, untuk mengisi cadangan beras Pemerintah tersebut, dapat saja dipenuhi dari produksi petani di dalam negeri, yang menurut keterangan Kementerian Pertanian saat itu, beras di penggilingan dan masyarakat cukup melimpah. Kementan cukup yakin beras tersebut ada, karena sesuai data BPS, produksi padi kita meningkat cukup signifikan dalam tiga tahun belakangan ini.

 

Seiring dengan nada optimis Kementan, Perum Bulog malah melantunkan nada pesimis terhadap jumlah ketersediaan beras yang ada di negeri ini. Untuk itu, dihadapkan pada ko disi seperti itu, Perum Bulog secara tegas meminta agar Pemerintah secepatnya menempuh kebijakan impor beras. Usul ini tentu saja mengagetlan banyak pihak. Ibarat halilintar di siang bolong.

 

Pasalnya, bukan saja karena beberapa bulan sebelumnya kita memperoleh Anugerah Penghargaan sebagai bangsa yang mampu mewujudkan Swasembada Beras, dengan indikator penting tidak adanya impor beras yang sifatnya komersil selama 3 tahun berturut-turut (2019 – 2021), tapi jika dihubungkan dengan rilis Kementan sendiri, impor beras, bukanlah pilihan yang pantas ditempuh.

 

Disodorkan pada kondisi ini, wajar jika Komisi IV DPR meminta kepada Pemerintah untuk membuktikan beras itu berlimpah agar sesegera mungkin dapat mengisi cadangan beras Pemerintah yang semakin menipis. Sayang, sesuai dengan batas waktu yang disepakati, Pemerintah tidak mampu mencari beras sebesar 600 ribu ton. Pemerintah baru mampu mengumpulkan beras sekitar 170 ribu ton saja.

 

Atas fakta demikian, terlepas dari pro-kontra, impor beras akhirnya dipilih Pemerintah sebagai opsi untuk mengisi cadangan beras Pemerintah. Dalam pelaksanaannya, impor beras yang dipercayakan kepada Perum Bulog terkesan lambat. Akibatnya, Kementerian Perdagangan meminta agar Perum Bulog mempercepat pelaksanaan impor, sehingga mulai Pebruari 2023, proses impor sudah selesai.

 

Hal ini penting ditempuh agar panen raya yang puncaknya bakal terjadi di sekitar Maret – April 2023, tidak ternoda oleh adanya impor beras, yang ditengarai kalau impor tetap dilakukan, bakal merusak harga jual gabah dan beras ditingkat petani. Padahal, kita sepakat, saat panen raya padi adalah momentum terbaik untuk mendongkrak kesejahteraan petani.

 

Saat itu pun terekam harga beras di tingkat konsumen mulai merangkak naik. Suasana ini, mengusik pemikiran Presiden Jokowi, sehingga wajar kalau Orang Nomor 1 di negeri ini meminta Perum Bulog untuk menanganinya. Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, memang butuh pengelolaan yang berkualitas. Pil pahit menipisnya cadangan beras Pemerintah, ada baiknya dijadikan pengalaman yang berharga.

 

Kita percaya Perum Bulog telah belajar banyak atas fenomena menipisnya cadangan beras Pemerintah. Kekurang-seriusan dalam mengelola cadangan beras Pemerintah, jangan sampai terulang dalam menerapkan kebijakan Stabilusasi Pasokan dan Harga Pangan. Kita ingn Perum Bulog tampil lebih keren dan inovatif dalam menjawab problem beras di negeri ini. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dengan Pasal “Sapujagat”, Teh Novi Kebal dari Serangan Balik Alvin Lim, Benarkah?

Next Post

Ambisi Jokowi dan Dinamika Hubungannya dengan PDIP

Related Posts

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan
Economy

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026
Gibran Syah Secara Legal (Hans Kelsen) dan Akan Rubuh Karena Tidak Legitimate (Max Weber)
Feature

Deklarasi Gibran Wapres Dua Periode: Politik yang Kehilangan Rasa Tahu Diri

July 26, 2026
Jepang dan Wajah Baru Perceraian
Cross Cultural

Jepang dan Wajah Baru Perceraian

July 26, 2026
Next Post
Tanggapan Presiden Jokowi Tentang Rencana PDIP Untuk Beroposisi Lawan Pemerintah

Ambisi Jokowi dan Dinamika Hubungannya dengan PDIP

PPWI dan Kedubes Rusia Akan Adakan Lomba Menulis dan Kunjungan Jurnalistik ke Rusia

PPWI dan Kedubes Rusia Akan Adakan Lomba Menulis dan Kunjungan Jurnalistik ke Rusia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026
Gibran Syah Secara Legal (Hans Kelsen) dan Akan Rubuh Karena Tidak Legitimate (Max Weber)

Deklarasi Gibran Wapres Dua Periode: Politik yang Kehilangan Rasa Tahu Diri

July 26, 2026
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

PBHI: Presiden Harus Hentikan Penghinaan terhadap Warga Negara

July 26, 2026
Jepang dan Wajah Baru Perceraian

Jepang dan Wajah Baru Perceraian

July 26, 2026
Paradoks Jepang: Kekurangan Tenaga Kerja, Tetapi Menolak Pendatang

Paradoks Jepang: Kekurangan Tenaga Kerja, Tetapi Menolak Pendatang

July 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist