• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

POST POWER SINDROME POLITIK CAWE CAWE ALA PRESIDEN JOKOWI

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
October 15, 2023
in Feature
0
10 Peta Jalan Menyelamatkan Masa Depan Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Prihandoyo Kuswanto | Ketua Pusat Study Kajian Rumah Panca Sila

Post power syndrome atau sindrom pasca kekuasaan adalah kondisi ketika seseorang hidup dalam bayang-bayang kekuasaan yang pernah dimilikinya dan belum bisa menerima hilangnya kekuasaan itu.

Post power syndrome sering dialami oleh orang yang baru saja memasuki masa pensiun.

Tidak sedikit orang yang menjadikan pekerjaan sebagai bentuk aktualisasi diri dan tujuan hidupnya.
Saat memasuki masa pensiun, orang-orang seperti ini tidak hanya kehilangan pekerjaan yang dicintai, tetapi juga segala bentuk penghargaan diri yang mereka dapatkan saat masih bekerja, seperti pujian, rasa hormat, dan rasa dibutuhkan oleh orang lain.

Perubahan besar ini bisa mengakibatkan timbulnya perasaan bahwa mereka sudah tidak lagi berguna, bahkan tidak memiliki tujuan hidup lagi. Kondisi inilah yang disebut dengan post power syndrome.

Begitu juga kalau kita amati pada Presiden Jokowidodo rupa nya tidak legowo terhadap masa berakhir nya kekuasaan nya .
Musra yang dibuat untuk menyalurkan politik nya menjadi sangat aneh jika presiden yang sudah tidak bisa dicalonkan lagi masih berusaha untuk membuat diri nya tiga periode .Dan akhir nya mentok sebab konstitusi memang tidak menghendaki itu .

Rupa nya kegelisahan Presiden Jokowi ini terungkap didalam pidato nya .
Kepemimpinan itu ibarat tongkat estafet, bukan meteran pom bensin. Kalau meteran pom bensin itu dimulai dari nol ya. Ini apa kita mau seperti itu? Endak kan?” ujar Jokowi dalam peluncuran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-20245 di Jakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2023).

“Masa kaya meteran pom bensin. Mestinya kalau sudah dari TK, SD, SMP, kepemimpinan berikutnya masuk SMA, universitas. Nanti kepemimpinan berikut masuk S2, S3. Tidak maju mundur, poco-poco,” tegasnya.

Pikiran Jokowi terhadap kemajuan yang dia pikirkan justru terbalik dalam pemikiran rakyat banyak ,penggusuran tanah tanah pribumi demi investor jusyru menuai konflik yang mengorbankan rakyat Rempang Galang ,Kalimantan ,Konawe ,Halmahera ,Morowali mandar ,jerysakan lingkungan yang harus diterima rakyat mengakibatkan ada nya perlawanan yang masif di setiap daerah .
Hutang menggunung ,Korupsi , yang semakin merajalela ,kereta api cepat yang akhir nya rakyat yang menanggung sampai 100 tahun jelas menyakiti hati rakyat .memberikan tanah padah Investor sampai 190 tahun adalah bentuk pelanggaran konstitusi dan UU pokok agraria ,justru cara cara pemerintahan harus di koreksi dan di batalkan sebab sudah melanggar kinstitusi .
Banyak nya pelanggaran kintitusi itulah yang membuat rakyat tidak percaya sampai MUI menyatakan mosi tidak percaya .

Rupa nya Jokowi sudah mata gelap dan menyimpang dari kaedah berbangsa dan bernegara nafsu meberuskan kekuasaan tanpa risih dan tanpa malu dan tidak takut pada siapapun ,dan tidak merasa bersalah ,menganggkat anak nya Kaesang untuk menjadi ketua PSI tanpa seharipun menjadi anggota apa lagi pengurus .dan sepanjang sejarah pemimpin partai tanpa rekam jejak perjuangan cukup karena bapak nya seorang Presiden maka rusak lah demokrasi dan proses pembangunan karakter kebangsaan .
Ini adalah budaya Gudel nyusu Kebo ,tanpa perlu paham apa apa dalam politik .Demokrasi diamputasi rusak semua tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara .

Dengan langkah menguasai PSI kemudian menggugat persyaratan Umur peserta capres dan cawapres dan kongkalikong dengan skenario super rigit antara Kaesang ketua PSI ,Gilbran yang dugadang menjadi Cawapres dan Hakim Makama Konstitusi Om nya Gilbran ,Anwar Usman . Kita lihat saja hari senin besuk apakah Makamah Konstitusi sudah menceng menjadi Makamah Keluarga kita tunggu saja .

Tentu saja semua skenario itu adalah rekayasa Jokowi ,tanpa cawe cawe Jokowi tidak mungkin terjadi .
Power syndrome yang dualami Jokowidodo sudah tahap menghalalkan segala cara demi kekuasaan dan masalah nya Jokowi tidak merasa bersalah atas cawe -cawe yang dilakukan karena sudah mati rasa akibat kesalahan -kesalahan yang dilakukan tudak ada yang mengontrol DPR dan semua lembaga negara melakukan ABS asal bapak senang puja puji yang di tebar pendukung nya dan ketua ketua partai membutakan mata hati nya .
Hanya dengan kembali kepada UUD 1945 dan Pancasila akan selamat jika tidak negara ini akan hancur lebur .

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Korea Utara Menyangkal Senjatanya Digunakan oleh Hamas Melawan Israel

Next Post

November 2023 Semakin Dekat, PPWI Siap Implementasikan Program Bulan Bakti Pewarta Warga

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Birokrasi

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum
Birokrasi

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan
Crime

Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

May 26, 2026
Next Post
Komisi II DPR RI Tetapkan Pemilu 2024, Wilson Lalengke: PPWI Dukung Penuh Pelaksanaan Pemilu Serentak

November 2023 Semakin Dekat, PPWI Siap Implementasikan Program Bulan Bakti Pewarta Warga

Kronologis Bentrokan di Muntilan – Massa Dipulangkan dengan Kawalan Aparat

Kronologis Bentrokan di Muntilan - Massa Dipulangkan dengan Kawalan Aparat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

KPAI Desak Polisi Bongkar Tuntas Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari, Soroti Jaringan dan Perlindungan Korban

May 26, 2026
Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

Setoran Ke Bea-Cukai Hingga 5M Perbulan

May 26, 2026
Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

May 26, 2026
ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

May 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ekosistem Hukum yang Bolong (Ketika Pengawasan Internal Tidak Akan Pernah Cukup Jika Lingkungan Hukumnya Masih Memelihara Celah)

May 26, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist