• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo Tak Akan Berdaya Membendung Upaya Pemakzulan Gibran

Ali Syarief by Ali Syarief
August 30, 2025
in Feature, Politik
0
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Share on FacebookShare on Twitter

Pernyataan Puan Maharani bahwa DPR RI akan segera membahas surat dari para purnawirawan terkait usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bukanlah basa-basi politik semata. Justru, hal ini menjadi isyarat awal dari sebuah keniscayaan politik yang sulit dihindari. Gelombang penolakan dan kekecewaan publik atas jalannya negara kian menumpuk, dan Gibran—simbol nyata dari praktik nepotisme di era Jokowi—menjadi titik rawan yang paling mudah disasar.

Fenomena kerusuhan sosial yang terus membara di berbagai daerah tidak bisa dipandang hanya sebagai insiden sporadis. Ia adalah manifestasi kumulatif dari kekecewaan masyarakat paling bawah terhadap kinerja tiga pilar utama negara: eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Rakyat merasa dikhianati oleh lembaga eksekutif yang justru melanggengkan dinasti kekuasaan; oleh legislatif yang lebih sibuk menjaga kursi dan kepentingannya; dan oleh yudikatif yang dianggap telah kehilangan independensinya.

Dalam konteks ini, Prabowo Subianto sebagai presiden baru tidak memiliki daya tawar yang cukup untuk membendung arus pemakzulan Gibran. Ada beberapa alasan mengapa Prabowo justru akan terperangkap dalam dilema politik:

Pertama, legitimasi rapuh. Prabowo memang berhasil menduduki kursi presiden, tetapi bayang-bayang persekongkolan elektoral bersama Jokowi masih menghantui. Keberadaan Gibran di sampingnya bukanlah hasil pilihan organik rakyat, melainkan produk rekayasa politik yang dipaksakan melalui celah hukum. Sehingga ketika gelombang protes menyeruak, Prabowo sulit tampil sebagai “pelindung” Gibran tanpa menodai kredibilitasnya sendiri.

Kedua, beban stabilitas. Sebagai presiden, Prabowo berkepentingan menjaga ketenangan politik. Namun, mempertahankan Gibran sama artinya dengan mempertahankan sumber api yang terus menyulut keresahan publik. Dalam hitung-hitungan politik praktis, membiarkan DPR membahas pemakzulan mungkin lebih aman ketimbang mempertaruhkan stabilitas nasional hanya demi seorang wakil yang dianggap simbol korupsi moral demokrasi.

Ketiga, dinamika internal elit. Elit politik, termasuk di lingkaran Prabowo, tidak homogen. Ada kelompok yang justru melihat pemakzulan Gibran sebagai momentum untuk memutus total pengaruh Jokowi dalam pemerintahan. Dengan kata lain, Gibran bisa saja menjadi “tumbal politik” demi memperkuat posisi Prabowo sebagai presiden yang benar-benar berdiri di atas kakinya sendiri.

Dari sini jelas, pertarungan bukan lagi semata soal pribadi Gibran, tetapi soal arah demokrasi dan keberlanjutan republik. Bila DPR benar-benar menjalankan mekanisme pemakzulan, maka sejarah akan mencatat bahwa untuk pertama kalinya seorang wakil presiden hasil dinasti politik dijatuhkan bukan karena tindak pidana langsung, melainkan karena akumulasi krisis legitimasi dan ketidakpercayaan publik.

Prabowo, betapapun besar kuasanya sebagai presiden, tampaknya tak akan berdaya membendung proses itu. Justru, ia mungkin akan memilih untuk merelakan Gibran sebagai bagian dari kompromi besar dalam menjaga ketahanan politik dan negara. Dalam situasi genting ini, rakyat hanya menanti: apakah lembaga-lembaga negara berani menegakkan marwah konstitusi, atau sekali lagi tunduk pada kepentingan segelintir keluarga yang selama sepuluh tahun terakhir mengendalikan republik ini.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Yusuf Mansur Buka Sedeqah Untuk Afan – Waspadalah

Next Post

Sejumlah Negara Keluarkan Travel Warning ke Indonesia, Papua Masih Jadi Wilayah Terlarang

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Sejumlah Negara Keluarkan Travel Warning ke Indonesia, Papua Masih Jadi Wilayah Terlarang

Sejumlah Negara Keluarkan Travel Warning ke Indonesia, Papua Masih Jadi Wilayah Terlarang

Membaca Rumah Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya Jadi Sasaran Amarah Rakyat

Membaca Rumah Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya Jadi Sasaran Amarah Rakyat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...