• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo vs Jokowi: Drama Rekonsiliasi untuk Selamatkan Gibran?

fusilat by fusilat
September 2, 2025
in Feature, Politik
0
Harapan Kepada Presiden Prabowo: “Menanggalkan Bayang-Bayang Jokowi”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Optic Macca

Ternyata Prabowo paham betul: jangan buru-buru mendamaikan bangsa ini dengan Jokowi. Sebab, luka sosial yang ditinggalkan Jokowi masih basah. Masyarakat yang penuh dendam masih butuh ruang untuk memaki dan merendahkan Jokowi sehinanya.

Kebencian rakyat terhadap Jokowi semakin menumpuk, mulai dari isu ijazah yang diragukan, titel akademis yang membingungkan, hingga gaya kepemimpinan yang dianggap penuh tipu daya. Publik pun melampiaskan sumpah serapah bukan hanya pada Jokowi, tetapi juga pada keluarganya. Gibran, Kaesang, hingga Bobby tak luput dari hujatan yang berseliweran di media sosial.

Prabowo tentu tahu, masa depan politik Jokowi ada di tangannya. Namun, sejauh ini ia enggan memberi jalan rekonsiliasi instan. Ia seakan menunggu momen, karena rekonsiliasi yang Jokowi harapkan bukan sekadar demi nama baik, tetapi terutama demi memuluskan jalan sang putra mahkota, Gibran, menuju kursi RI-1.

Masalahnya, jalan itu penuh onak. Penolakan publik atas dosa-dosa politik Jokowi, dari utang menumpuk, dugaan ijazah palsu, hingga praktik sandera politik melalui hukum, tak akan mudah dimaafkan begitu saja. Apalagi, aktivis yang menuding ijazah Jokowi palsu masih lantang bersuara meski diancam hukuman. Mereka yakin punya bukti empirik, berbeda dengan narasi resmi UGM yang selalu menyatakan ijazah Jokowi asli.

Rekonsiliasi semakin sulit ketika setiap langkah Jokowi kerap berbalik jadi bumerang. Misalnya, unggahan ucapan belasungkawa atas korban kerusuhan justru menuai hujatan dan akhirnya terpaksa dihapus. Publik menilai sikap itu penuh kepalsuan.

Sementara itu, Prabowo tampaknya membaca jauh ke depan. Ia tahu risiko besar bila Gibran benar-benar dipaksakan menjadi presiden. Gaya kepemimpinan yang cenderung otoriter, minim pengalaman, super-ego, hanya berbekal “modal nekat” dan aura gimik belaka, berpotensi menjerumuskan bangsa ke jurang perpecahan.

Terlebih, catatan publik tentang Gibran tak bersih. Dari putusan MKMK yang menilai pencalonannya cacat konstitusi, hingga dugaan dirinya sebagai pemilik akun anonim yang menghina keluarga Soeharto. Semua ini menjadi beban moral dan politik.

Bagi Prabowo, rekonsiliasi dengan Jokowi bukan sekadar urusan pribadi. Ini menyangkut nasib bangsa. Jika ia tunduk pada traktat politik pra-pilpres dengan Jokowi, justru akan tampak pragmatis, mudarat, dan mengkhianati hukum. Indonesia adalah negara hukum: kejahatan, jika terbukti, tetaplah kejahatan. Maka, proses hukum atas Jokowi seharusnya ditempuh demi kepastian, keadilan, dan moralitas politik.

Sikap permisif hanya akan merusak kepemimpinan Prabowo sendiri. Pembiaran hukum demi status sosial Jokowi dan kroninya jelas berbahaya. Sebaliknya, bila Prabowo berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu, ia akan dikenang sejarah sebagai pemimpin berintegritas.

Rakyat yang cerdas, para ulama, hingga mayoritas partai berharap Prabowo tidak terjebak dalam ego politik Jokowi. Sebab, membiarkan ambisi Jokowi melalui Gibran sama saja membawa bangsa ini perlahan tapi pasti menuju force majeure—sebuah negara darurat yang terpecah belah.

Kesimpulannya: rekonsiliasi bukan hak pribadi Jokowi. Itu adalah soal moral bangsa. Dan bila Prabowo memilih jalan hukum, bukan kompromi, maka ia benar-benar berdiri sebagai pemimpin yang ditunggu rakyat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Acil Bimbo: Harmoni Musik, Budaya Sunda, dan Nurani Sosial

Next Post

Fiksi : Perut Buncit – Semar, Badan Kerempeng – Jokowi

fusilat

fusilat

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Fiksi : Perut Buncit – Semar, Badan Kerempeng – Jokowi

Fiksi : Perut Buncit - Semar, Badan Kerempeng - Jokowi

Fraksi PDIP Buka Suara Anggotanya Inisial HM Nonton Porno saat Rapat DPR

Pernyataan Bambang Pacul, Potret Absurditas Negeri - Di Aminkan Prabowo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist