• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Presiden Keliru: Politisasi TNI Jadi Sebab Masalah Mutasi dan Promosi bukan Soal Senior-Junior

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 8, 2025
in Aya Aya Wae, News, Pojok KSP
0
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews – Presiden Prabowo Subianto dalam pidato ulang tahun ke-80 TNI menyampaikan hal yang membingungkan bagi prajurit dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai Undang-Undang (UU) No 34 Tahun 2004 sebagaimana diubah dengan UU No 3 Tahun 2025 tentang TNI.

Pada amanatnya, Presiden menyatakan memberikan izin kepada Panglima TNI dan Kepala Staf TNI dalam rangka seleksi kepemimpinan yang tidak perlu terlalu memperhitungkan senioritas, tetapi mementingkan prestasi, pengabdian dan cinta Tanah Air.

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keaman, selanjutnya disebut Koalisi, menilai pernyaataan Presiden itu keliru dan tidak tepat.

“Persoalan mutasi dan promosi itu saat ini adalah karena politisasi yang kental di dalam tubuh TNI, sehingga kenaikan pangkat dan jabatan lebih karena faktor politis dan kedekatan politik,” kata Kerja Centra Initiative Al Araf yang merupakan bagian dari Koalisi di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Masalah yang terjadi terkait mutasi dan promosi, kata Al Araf, bukan masalah senior dan junior yang tidak berpengalaman, tapi masalah utamanya adalah politik, di mana sejak era kepresidenan Joko Widodo dan sampai saat ini pertimbangan promosi prajurit TNI lebih banyak karena kedekatan politik.

“Dalam konteks ini, meritokrasi tidak bekerja dan berjalan karena intervensi kekuasaan lebih dominan ketimbang kompetensi, pengalaman dan profesionalitas,” sesalnya.

Koalisi memandang, sejak awal Presiden Prabowo telah mengabaikan prinsip meritokrasi dan justru menjadikan faktor kedekatan dan kesetiaan pada kekuasaan dirinya sebagai pertimbangan, tanpa mempertimbangkan prestasi, untuk melakukan mutasi dan promosi di tubuh TNI.

“Kasus kenaikan pangkat luar biasa Letnan Kolonel Infanteri Teddy Indra Wijaya menjadi contoh nyata bagaimana Presiden memangkas meritokrasi dan hal itu menjadi kontroversi,” jelasnya.

Promosi dan mutasi, kata Al Araf, cenderung terjadi hanya pada mereka yang memiliki akses politik dan ekonomi pada kekuasaan. “Bagi militer yang tidak memiliki akses politik dan ekonomi pada kekuasaan, maka akan kesulitan mendapatkan promosi dan mutasi. Dampak yang terjadi, sejumlah perwira senior yang memiliki pengalaman dan prestasi kesulitan mendapatkan promosi dikarenakan tidak memiliki akses politik ke kekuasaan,” cetusnya.

“Sedangkan fakta memperlihatkan adanya perwira junior yang memiliki akses politik ke kekuasaan mendapatkan kenaikan pangkat secara fantastis sebagaimana terjadi pada Letkol Teddy Indra Wijaya. Hal tersebut mengabaikan meritokrasi di tubuh TNI sekaligus pembenaran kesalahan praktik yang dilakukan Presiden Prabowo,” lanjutnya.

Menurut Al Araf, pada kasus tersebut Prabowo telah menerapkan kontrol sipil subjektif dan bukan kontrol sipil objektif yang mengedapankan pembagian otoritas dan keahlian yang jelas.

“Hal yang terjadi kemudian adalah rusaknya profesionalisme TNI. Belum lagi selesai, Presiden juga memberikan sejumlah kenaikan pangkat luar biasa kepada para perwira atau purnawirawan yang pernah bermasalah karena terlibat dalam kejahatan serius, yaitu penculikan atau penghilangan paksa para aktivis,” terangnya.

Koalisi juga memandang terdapat kontradiksi antara amanat Presiden Prabowo dengan politik hukumnya dalam merevisi UU TNI, di mana justru ia memberi jalan buat perwira senior untuk duduk lebih lama dalam pangkat jabatannya dengan memperpanjang masa pensiunya.

“Padahal perpanjangan pensiunlah yang menjadi masalah kemandekan promosi dan mutasi berupa penumpukan pada level perwira menengah sehingga menghambat dan menyulitkan proses regenerasi organisasi,” tukasnya.

Koalisi mendesak prinsip meritokrasi dikembalikan dalam rangka promosi kenaikan pangkat serta jabatan di tubuh TNI untuk menghindari terjadinya kontestasi antar-prajurit dengan mengabaikan penghormatan terhadap konstitusi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku serta penghormatan atas hak asasi manusia (HAM).

Selain Centra Initiative,
Koalisi terdiri atas Imparsial, De Jure, PBHI, Walhi, KPI, dan Raksha Initiative.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi di Ujung Senja: Ketika Kekuasaan Tak Lagi Menjadi Tameng

Next Post

Analisis Damai Hari Lubis: Jokowi dalam Kondisi “Ringkih” di Tengah Tekanan Fisik, Psikologis, dan Moral

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika
daerah

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya
Economy

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
Next Post
Jokowi di Ujung Senja: Ketika Kekuasaan Tak Lagi Menjadi Tameng

Analisis Damai Hari Lubis: Jokowi dalam Kondisi “Ringkih” di Tengah Tekanan Fisik, Psikologis, dan Moral

PERANG NON-MILITER DI SEKTOR ENERGI INDONESIA: ANALISIS POLA IMPOR BBM DAN KETERLIBATAN AKTOR ASING

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist