• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Proyek Hambalang Siapa Yang Harus Bertanggung Jawab, SBY atau Jokowi?

Catatan dari Acara Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Syarief Makhya - Universitas Lampung, Bandar Lampung, 1 Agustus 2024: "Dinamika Politik dan Kebijakan Publik

Ali Syarief by Ali Syarief
August 1, 2024
in Feature, Layanan Publik, Politik
0
Prof. Dr. Syarief Makhya Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Baru Unila: Langkah Besar Menuju Pengembangan Kebijakan Publik
Share on FacebookShare on Twitter

Bandarlampung.–Dalam acara pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Syarief Makhya di Universitas Lampung, berbagai isu penting terkait dinamika politik dan kebijakan publik dibahas secara mendalam. Salah satu kasus yang dibahas adalah proyek Hambalang yang mangkrak sebagai studi kasus. Proyek ini dimulai di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetapi tidak dilanjutkan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertanyaan besar yang muncul adalah: siapa yang harus bertanggung jawab atas kegagalan proyek ini?

  1. Persoalan Visi Misi Kandidat Bupati/Gubernur:
    Visi dan misi yang diusung oleh kandidat Bupati atau Gubernur sering kali menjadi persoalan tersendiri ketika terjadi pergantian pejabat. Banyak proyek yang mangkrak atau tidak dilanjutkan oleh pejabat penerusnya dengan berbagai alasan. Contoh konkret adalah kasus proyek Hambalang. Di banyak daerah, kasus serupa sering terjadi, di mana proyek-proyek yang telah dimulai oleh pejabat sebelumnya tidak mendapat perhatian atau bahkan ditinggalkan oleh penggantinya.

  2. Tumpang Tindih Antara Tugas Walikota/Bupati dan Gubernur:
    Terdapat tumpang tindih dalam tugas antara Walikota/Bupati yang fokus pada mengurus rakyat dan Gubernur yang bertanggung jawab atas pembangunan wilayah. Ketidakjelasan dalam pembagian tugas ini dapat menyebabkan ketidakefisienan dan konflik dalam pelaksanaan kebijakan publik di tingkat daerah.

  3. Kontinuitas Program Unggulan Kepala Daerah:
    Program unggulan yang diinisiasi oleh kepala daerah seharusnya dipertahankan oleh penggantinya untuk menjaga kontinuitas dan efektivitas kebijakan publik di tingkat daerah. Tanpa kontinuitas, banyak program yang berpotensi membawa manfaat besar bagi masyarakat tidak dapat direalisasikan secara optimal.

  4. Peranan Krusial Faktor Politik:
    Faktor politik memainkan peranan krusial dalam menentukan tingkat keberhasilan atau kegagalan kebijakan publik. Keputusan-keputusan politik sering kali mempengaruhi arah dan implementasi kebijakan, sehingga penting bagi pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan dinamika politik yang ada.

  5. Analisis Risiko Kebijakan:
    Visi, misi, dan program kepala daerah harus menjadi bagian integral dari analisis risiko kebijakan untuk menilai kelayakan implementasi. Dengan melakukan analisis risiko yang komprehensif, pemerintah dapat meminimalisir hambatan-hambatan yang mungkin muncul dan memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan dapat berjalan dengan efektif.

  6. Sistem Akuntabilitas Pemerintahan:
    Sistem akuntabilitas pemerintahan yang efektif adalah suatu keharusan dalam mengawasi dan mengevaluasi kinerja pemerintahan daerah secara menyeluruh, termasuk kinerja kepala daerah. Akuntabilitas yang baik memastikan bahwa pejabat publik bertanggung jawab atas tindakan mereka dan bahwa kebijakan yang diterapkan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Studi Kasus Lain: Keberlanjutan Proyek di Era Bung Karno dan Suharto

Sebagai perbandingan, kita dapat melihat proyek-proyek besar yang dimulai pada era Presiden Soekarno dan dilanjutkan oleh pejabat-pejabat berikutnya hingga tuntas. Proyek seperti Istora Senayan, Monumen Nasional (Monas), dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tidak hanya direncanakan tetapi juga diselesaikan oleh penerusnya. Bahkan di era Presiden Soeharto, hampir tidak ada proyek yang terbengkalai. Mengapa hal tersebut terjadi?

Dasar dari keberhasilan proyek-proyek tersebut adalah studi yang mendalam dan perencanaan yang matang. Proyek-proyek ini memiliki landasan yang kuat sehingga mampu bertahan dan dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya tanpa mengalami hambatan berarti.

Kekhawatiran Terhadap Nasib Proyek Ibu Kota Negara (IKN)

Namun, kekhawatiran muncul terkait nasib proyek Ibu Kota Negara (IKN) yang saat ini tengah berjalan. Dengan melihat sejarah proyek Hambalang dan beberapa proyek lainnya yang mangkrak, ada kekhawatiran bahwa proyek IKN mungkin mengalami nasib serupa jika tidak didukung oleh perencanaan yang kuat dan komitmen politik yang konsisten dari semua pihak yang terlibat. Pemerintah harus memastikan bahwa proyek ini memiliki dasar studi yang mendalam dan mendapat dukungan penuh dari semua lapisan pemerintahan untuk menghindari terulangnya kesalahan masa lalu.

Acara pengukuhan ini bukan hanya menjadi momen penting bagi Prof. Dr. Syarief Makhya, tetapi juga menjadi wadah untuk mengemukakan berbagai tantangan dan solusi dalam kebijakan publik di Indonesia. Dengan harapan bahwa diskusi ini dapat mendorong perbaikan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan di masa depan, khususnya dalam konteks dinamika politik yang terus berubah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Emmanuel Macron Tegaskan Prancis Dukung Kedaulatan Maroko atas Sahara, Persisma Senang

Next Post

DILEMA HP: ORANG TUA TERJEBAK, ANAK TERGADAI

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah
Feature

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Feature

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Next Post
DILEMA HP: ORANG TUA TERJEBAK, ANAK TERGADAI

DILEMA HP: ORANG TUA TERJEBAK, ANAK TERGADAI

Presiden Jokowi Resmi Sematkan Pangkat Jenderal Kehormatan pada Prabowo Subianto

Jokowi di Persimpangan: TAPERA, IKN, Bisnis TNI, dan Nasib Produksi ESEMKA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

December 9, 2025
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist