Ditjen KA menyatakan dengan perubahan tersebut akan terjadi perubahan besar berkaitan dengan waktu tempuh dan antrean KRL.
Jakarta – Fusilatnews – Direktorat Jendral Kereta Api Kementerian Perhubungan bersama PT KAI menerapkan switch over atau perpindaha arus penumpang transit di Stasiun Manggarai Mulai Hari Ini dan ini merupakan swich over ke tujuh sejak dimulainya renovasi Stasiun Manggarai dilaksanakan sejak dua tahun lalu
Disamping melakukan switch over jalur penumpang kereta commuter Line Jabodetabek PT KAI Commuter Line juga melakukan perubahan pintu masuk penumpang serta alur perjalanan KRL di Stasiun Manggarai mulai Rabu (20/12) ini
Perubahan itu berdampak pada penumpang commuter line:
Pertama, pengguna line KRL Cikarang tujuan Tanah Abang atau Kampung Bandan yang dulu dilayani di peron antara jalur 6 dan 7 menjadi beralih ke peron di antara jalur 1 dan 2.
Kedua, pengguna KRL Cikarang tujuan Bekasi atau Cikarang yang semula dilayani di peron jalur 8, akan dipindah ke peron antara jalur 3 dan 4.
Ketiga, pengguna commuter line feeder tujuan Tanah Abang atau Kampung Bandan yang semula dilayani di peron jalur 6 dan 7, akan dialihkan ke peron antara jalur 1 dan 4.
Keempat, pengguna Kereta Bandara Soetta yang semula dilayani pada jalur 9 akan dialihkan ke jalur 7 dan 8.
Kelima, penumpang KRL tujuan Bogor, Nambo, Jakarta Kota tidak berubah tetap di peron 9,10,11 dan 12.
Ditjen KA menyatakan dengan perubahan tersebut akan terjadi perubahan besar berkaitan dengan waktu tempuh dan antrean KRL.
“Sebab perjalanan commuter line akan dioperasikan dengan jalur ganda para ruas jalur Manggarai-Jatinegara dari sebelumnya hanya jalur tunggal,” kata mereka Senin (18/12) seperti dikutip dari akun Instagram @ditjenperekeretaapian.
Selain itu, perubahan juga akan terlihat pada area perpindahan penumpang yang lebih luas.
“Terdapat juga 9 gate untuk tap masuk dan tap keluar,” sebagaimana tertulis pada akun Instagram @ditjenperekeretaapian


























