• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Raja Ampat dan Harga dari Tanah yang Dijual – Kamu Mendapat Ijin Dari Siapa?

Ali Syarief by Ali Syarief
June 9, 2025
in Crime, Feature, Lingkungan Hidup
0
Raja Ampat Dirusak Nikelnisasi – 500 HA Hutan Dibuka Untuk Pertambangan Nikel
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Tak ada lukisan yang mampu menandingi keindahan laut Raja Ampat. Tak ada syair yang sanggup melampaui nyanyian karang dan riak bening birunya. Bagi dunia, Raja Ampat adalah surga bahari. Namun bagi masyarakat adat, bagi para penjaga tanahnya, Raja Ampat adalah ibu. Adalah rahim. Adalah kehidupan yang tak bisa dipisahkan dari identitas dan masa depan mereka.

Itulah mengapa ketika izin tambang diberikan untuk menebas tanah di sana, luka tak hanya menoreh bumi, tetapi juga hati. Seperti seseorang yang menjual tubuh ibunya sendiri demi keuntungan sesaat. Peristiwa ini bukan sekadar kebijakan keliru, tapi bentuk paling telanjang dari pengkhianatan terhadap masa depan.

“Any man who sells land sells the future of his own children,” kata bijak itu bukan sekadar peringatan. Ia adalah kutukan yang saban hari mendekat. Sebab tanah bukanlah komoditas; ia adalah warisan tak tergantikan. Sekali dikeruk, hutan-hutan tak lagi rimbun, sungai tak lagi jernih, karang tak lagi utuh. Dan generasi mendatang tak akan mewarisi apa-apa selain dongeng tentang keindahan yang pernah ada.

Bagaimana mungkin sebuah pemerintahan membiarkan tanah suci yang menjadi tulang punggung ekosistem dunia justru dijual atas nama investasi? Di balik narasi kemajuan, terselip ironi paling getir: membangun dengan menghancurkan.

Pemberian izin tambang di kawasan seperti Raja Ampat bukan sekadar salah urus birokrasi. Ia adalah bentuk legalisasi pemerkosaan terhadap alam. Sebuah keputusan yang mengabaikan filsafat hidup masyarakat adat: “Our land is sacred to us. We don’t own our land. Our land owns us.” Ungkapan ini bukan metafora. Ia adalah laku hidup, pandangan dunia yang menempatkan manusia bukan sebagai penguasa, tapi sebagai bagian dari harmoni semesta.

Sayangnya, negara ini kerap lupa bahwa tanah dan air bukan sekadar “aset”. Ia adalah nyawa dari generasi yang belum lahir. Dalam bahasa yang lebih getir: menjual tanah hari ini adalah menandatangani surat kematian cucu kita esok hari.

Para pembuat kebijakan mungkin tak akan pernah paham, karena mereka melihat tanah hanya dari balik peta. Mereka tak pernah duduk di bawah pohon sambil mendengar desir angin yang membawa cerita leluhur. Mereka tak pernah menyelam dan bersaksi bahwa karang bukan benda mati, tetapi rumah dari miliaran makhluk hidup yang ikut menjaga keseimbangan dunia.

Dari tiap cangkang yang retak, dari tiap pohon yang tumbang, kita sedang menabung petaka. Raja Ampat bukan tempat untuk dieksploitasi. Ia adalah altar kehidupan. Dan siapapun yang menistakan altar itu, tengah menyulut murka bumi yang lambat namun pasti akan datang.

“From each weekend to eat, we shall return.” Kalimat ini bisa dibaca sebagai doa atau kutukan. Bahwa pada akhirnya manusia akan kembali pada tanah yang telah mereka nodai. Dalam bentuk penyakit, krisis iklim, atau generasi yang terputus dari akar budaya dan sejarahnya.

Raja Ampat seharusnya menjadi peringatan. Tapi dalam negeri yang kehilangan rasa malu dan terlalu lama mabuk oleh jargon pembangunan, mungkin peringatan itu akan datang terlambat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

SHM MU, TAPI BUKAN MILIKMU

Next Post

PUTIN: LELAKI DARI KOTA TUA DAN BAYANGAN KEKAISARAN

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Dubes Ukraina Minta RI Bersuara Keras agar Didengar Diktator Rusia

PUTIN: LELAKI DARI KOTA TUA DAN BAYANGAN KEKAISARAN

Tragedi Longsor Galian C Gunung Kuda dan Pelajaran Bagi Izin Tambang ke Pihak Tidak Kompeten

Sekarang Ketahuan Akal Bulusnya - Mengapa ORMAS Ke Agamaan di Beri Ijin Nambang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist