• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo: Harapan Semu atau Perubahan yang Nyata?

Ali Syarief by Ali Syarief
April 24, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Reshuffle Kabinet Prabowo: Harapan Semu atau Perubahan yang Nyata?
Share on FacebookShare on Twitter

FuslitaNews – Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Jentera, Bivitri Susanti, mengungkapkan keraguannya terhadap kebijakan reshuffle kabinet pemerintahan Prabowo Subianto. Menurutnya, meski reshuffle kerap dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan kinerja pemerintah, langkah tersebut tidak akan efektif jika tidak disertai dengan perubahan substantif. Dalam wawancara yang berlangsung pada aksi Indonesia Gelap di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Bivitri menyatakan dengan tegas, “Saya enggak percaya itu. Saya rasa reshuffle tidak akan memperbaiki semuanya.”

Ketidakcocokan Menteri dengan Tugasnya

Bivitri menyoroti bahwa banyak menteri yang dipilih Prabowo sejak awal tidak memiliki kompetensi yang memadai di bidangnya. Ia mencatat, meskipun banyak wajah baru dalam kabinet, hampir sebagian besar menteri yang dipilih tidak memiliki latar belakang yang sesuai dengan sektor yang mereka pimpin. Hal ini menciptakan ketidakharmonisan antara kebijakan dan implementasinya, yang pada gilirannya berpengaruh pada kinerja pemerintah. “Penunjukan menteri harusnya lebih didasarkan pada keahlian dan pengalaman. Kalau asal tunjuk, ya seperti kita menebak-nebak,” ujarnya.

Fenomena ini terlihat jelas dalam beberapa sektor strategis. Misalnya, menteri yang tidak memiliki latar belakang ekonomi memimpin Kementerian Keuangan, atau mereka yang tidak punya pengalaman di bidang infrastruktur mengisi posisi yang berkaitan langsung dengan pembangunan fisik negara. Padahal, keberhasilan suatu pemerintahan sangat tergantung pada ketepatan pemilihan menteri yang memiliki kompetensi dalam bidangnya.

Reshuffle Tanpa Perencanaan yang Matang

Bivitri juga mengkritik rasionalitas di balik penyusunan kabinet oleh Prabowo. Ia menilai bahwa tidak ada perencanaan yang matang dalam memilih para pembantu presiden tersebut. Pemerintahan yang seharusnya hadir dengan visi dan misi yang jelas justru terkesan hanya sekadar merombak posisi tanpa memahami dengan baik kebutuhan setiap kementerian. “Kalau rasionalitas dalam penyusunan kabinet tidak jelas, maka tidak ada perubahan yang berarti meskipun ada reshuffle,” katanya.

Ali Syarief : https://fusilatnews.com/proyeksi-8-persen-realisasi-47-persen-menjadi-branding-tukang-omon-omon/

Penyusunan kabinet yang lebih mengutamakan faktor loyalitas politik ketimbang kompetensi menjadi isu utama yang mencuat. Sementara masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan terobosan dalam menyelesaikan permasalahan sosial-ekonomi, reshuffle kabinet yang terkesan hanya mengganti sosok tanpa perubahan kebijakan yang lebih mendalam membuat harapan tersebut menjadi semu.

Kinerja Pemerintahan yang Terhambat

Tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini kinerja pemerintahan Prabowo Subianto menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah kesenjangan yang cukup lebar antara janji politik dan realisasi di lapangan. Ketidakpastian politik yang disebabkan oleh perombakan kabinet yang terkesan tidak terencana ini semakin menambah kesulitan bagi pemerintahan untuk menuntaskan masalah-masalah struktural, seperti kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial.

Kinerja kabinet yang tidak sejalan dengan harapan masyarakat pun semakin memperburuk citra pemerintah di mata publik. Rakyat menuntut bukti nyata, bukan sekadar janji-janji perubahan yang tidak pernah terwujud. Dalam konteks ini, reshuffle kabinet tidak lebih dari sekadar perbaikan kosmetik tanpa solusi konkret yang menyentuh akar permasalahan.

Kesimpulan: Reshuffle yang Hanya Menunda Masalah

Meski reshuffle kabinet kerap dipandang sebagai langkah yang bisa memberi angin segar bagi pemerintahan, kenyataannya langkah tersebut tidak cukup untuk mengatasi masalah-masalah besar yang ada. Seperti yang dikatakan Bivitri, harapan bahwa reshuffle akan memperbaiki kinerja kabinet merupakan harapan yang tidak realistis, karena masalah mendalam terkait pemilihan menteri yang tidak kompeten belum diselesaikan.

Untuk itu, langkah perombakan kabinet harus disertai dengan evaluasi yang jujur terhadap setiap menteri, bukan hanya berdasarkan faktor politis semata. Pemerintah harus mampu merumuskan kebijakan yang lebih berorientasi pada keberhasilan jangka panjang, bukan sekadar perombakan yang hanya mengubah wajah, tetapi tidak membawa perubahan substansial. Sebab, tanpa perubahan yang benar-benar mendasar, reshuffle kabinet hanya akan menjadi upaya sia-sia yang tidak membawa kemajuan berarti bagi negara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ronny Talapessy: Saeful Bahri Sering Mencatut Nama, Jangan Framing Perintah Suap dari Pimpinan PDI-P

Next Post

Wajah Buram Peradilan: Hakim Sembunyikan Uang Miliaran di Kolong Tempat Tidur

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah
Birokrasi

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029
Feature

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis
Birokrasi

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Next Post
Wajah Buram Peradilan: Hakim Sembunyikan Uang Miliaran di Kolong Tempat Tidur

Wajah Buram Peradilan: Hakim Sembunyikan Uang Miliaran di Kolong Tempat Tidur

Jika Ijazah Jokowi Asli, Kenapa Tak Gugat UGM Saja?

Jika Ijazah Jokowi Asli, Kenapa Tak Gugat UGM Saja?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist