• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Rumus Gula Kekuasaan: Mengapa Prabowo Perlu Banyak Pendukung dan Jokowi Kehilangan Kekuasaan

Ali Syarief by Ali Syarief
October 20, 2024
in Feature, Politik
0
Jokowi Puji Prabowo  Karena Meningktanya Elektabilitas  Gerindra dan Dirinya
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam politik, kekuasaan tidak hanya bergantung pada siapa yang memegang posisi tertinggi, tetapi juga pada bagaimana kekuasaan itu dikelola dan dibagi. Ada konsep yang bisa disebut “gula kekuasaan”, yaitu kemampuan seorang pemimpin untuk mendistribusikan manfaat dan keuntungan kepada para pendukungnya. Kekuasaan cenderung langgeng selama pendukung utama merasakan manfaat yang signifikan. Sebaliknya, kekuasaan dapat melemah dan hilang jika distribusi “gula” tidak memadai atau terpusat pada segelintir kelompok.

Contoh Konseptual Rumus Kekuasaan

Rumus Kekuasaan: K = P (M + S) / T

  • K = Kekuasaan yang langgeng
  • P = Persentase pendukung utama yang menerima “gula kekuasaan”
  • M = Manfaat ekonomi (proyek, subsidi, jabatan)
  • S = Manfaat sosial (pengaruh, status, legitimasi)
  • T = Tingkat ketidakpuasan dalam koalisi atau masyarakat

Jika P (persentase pendukung utama yang diuntungkan) mencapai atau melebihi 60%, maka kekuasaan akan tetap langgeng, karena pendukung yang mendapatkan manfaat akan terus mendukung pemimpin tersebut. Namun, jika T (tingkat ketidakpuasan) meningkat akibat ketimpangan distribusi atau manfaat hanya dirasakan oleh sebagian kecil, maka rumus ini menunjukkan bahwa kekuasaan akan goyah.

Prabowo dan Distribusi “Gula Kekuasaan”

Prabowo Subianto, dalam upayanya untuk memimpin Indonesia, perlu memastikan bahwa “P” (pendukung yang mendapatkan manfaat) tetap tinggi. Ini berarti mendistribusikan manfaat kekuasaan secara merata, baik itu dalam bentuk proyek-proyek pembangunan, posisi politik, atau manfaat lainnya yang dapat dinikmati oleh kelompok pendukungnya. Dengan menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi (M) dan manfaat sosial (S), Prabowo bisa memastikan bahwa tingkat ketidakpuasan (T) tetap rendah.

Jokowi dan Kehilangan Dukungan

Sebaliknya, Joko Widodo atau Jokowi, yang berada di akhir masa jabatannya, mengalami penurunan “P” secara signifikan. Di awal pemerintahannya, distribusi “gula kekuasaan” cukup merata, namun seiring waktu, sebagian besar manfaat hanya dirasakan oleh segelintir elite politik dan bisnis. Akibatnya, T (tingkat ketidakpuasan) meningkat karena kelompok-kelompok lain yang dulunya mendukungnya merasa tidak lagi diuntungkan. Hal ini menyebabkan melemahnya basis dukungannya, sehingga kekuasaan Jokowi tidak lagi sekuat di awal masa jabatannya.

Pelajaran dari Rumus Kekuasaan

Rumus ini menggambarkan bahwa kekuasaan bukan hanya tentang kekuatan seorang pemimpin, tetapi juga tentang bagaimana pemimpin tersebut membagikan “gula kekuasaan” kepada para pendukungnya. Ketika “gula” dibagikan secara merata dan mendukung banyak pihak, kekuasaan cenderung langgeng. Namun, jika distribusinya timpang dan terlalu terpusat pada segelintir orang, kekuasaan akan mudah tergoyahkan.

Prabowo perlu belajar dari dinamika ini dan memastikan bahwa ia tidak hanya mengandalkan dukungan politik dari elite, tetapi juga merangkul masyarakat luas dengan memberikan manfaat yang nyata. Sementara itu, pengalaman Jokowi menjadi pelajaran bahwa tanpa distribusi kekuasaan yang merata, kekuasaan tersebut akan menemui akhirnya.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sejumlah Kritik Kebijakan Ekonomi Jokowi Akibatkan  Rupiah Terpuruk, Utang Membengkak

Next Post

Satu Dekade Pemerintahan Jokowi Dituding Tidak Serius Menangani Permasalahan Stunting

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Politik

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Next Post
Satu Dekade Pemerintahan Jokowi Dituding Tidak Serius Menangani Permasalahan Stunting

Satu Dekade Pemerintahan Jokowi Dituding Tidak Serius Menangani Permasalahan Stunting

Ketika Kiai Jaka Cinta Bicara Cinta Nabi

Ketika Kiai Jaka Cinta Bicara Cinta Nabi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist