• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

RUU TNI Harus Dibahas di Kampus Bukan Di Hotel

Ali Syarief by Ali Syarief
March 15, 2025
in Feature, Politik
0
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki tugas utama dalam legislasi, yakni merancang, membahas, dan mengesahkan Undang-Undang (UU). Namun, tugas ini tidak secara otomatis mencerminkan kemampuan anggota DPR dalam menghasilkan regulasi yang berkualitas. Fakta bahwa DPR berwenang membuat UU tidak berarti bahwa proses legislasi dapat dilakukan secara eksklusif oleh mereka tanpa keterlibatan yang lebih luas dari berbagai pemangku kepentingan. Sebuah UU seharusnya merupakan hasil akhir dari kesepakatan yang matang antara seluruh elemen masyarakat yang terdampak, bukan sekadar keputusan yang dibuat di ruang parlemen oleh individu-individu yang kompetensinya sering kali dipertanyakan oleh publik.

Proses Legislasi yang Ideal: Belajar dari Amerika Serikat

Jika kita melihat bagaimana proses legislasi berlangsung di Amerika Serikat, kita dapat menemukan perbedaan yang signifikan dalam pendekatan mereka terhadap pembuatan UU. Sistem di sana menekankan partisipasi aktif dari berbagai pihak, mulai dari akademisi, organisasi masyarakat sipil, perwakilan industri, hingga pakar hukum dan ekonomi. Sebuah rancangan UU harus melalui serangkaian diskusi, dengar pendapat publik, serta debat yang komprehensif sebelum akhirnya bisa disahkan.

Di Amerika Serikat, sebelum suatu Rancangan Undang-Undang (RUU) diajukan, terlebih dahulu dilakukan kajian mendalam yang mencakup analisis dampak sosial, ekonomi, dan politik. Komite-komite di Kongres menggelar berbagai hearing (sidang dengar pendapat) dengan menghadirkan para ahli, praktisi, serta perwakilan masyarakat yang berkepentingan terhadap isu yang diatur dalam UU tersebut. Proses ini memastikan bahwa setiap UU yang lahir benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat dan bukan sekadar hasil keputusan elite politik semata.

Realitas Legislasi di Indonesia

Di Indonesia, proses legislasi masih jauh dari ideal. Banyak UU yang lahir tanpa melalui diskusi yang komprehensif dengan berbagai pemangku kepentingan. Tidak jarang, pembahasan RUU dilakukan secara terburu-buru dan minim transparansi. Akibatnya, banyak UU yang menuai kontroversi dan penolakan dari masyarakat karena dianggap tidak mencerminkan aspirasi publik atau bahkan justru merugikan rakyat.

Sebagai contoh, UU Cipta Kerja yang disahkan pada tahun 2020 menghadapi gelombang protes besar dari berbagai elemen masyarakat. UU ini dinilai lebih menguntungkan kepentingan korporasi dibanding kesejahteraan pekerja. Selain itu, banyak pasal dalam UU tersebut yang dianggap bermasalah secara substansi maupun prosedural, termasuk proses pembahasannya yang dinilai tidak transparan dan tergesa-gesa.

Legislasi Harus Melibatkan Seluruh Pemangku Kepentingan

Idealnya, setiap UU yang disusun harus melibatkan berbagai stakeholder, termasuk akademisi, praktisi hukum, organisasi masyarakat sipil, serta kelompok masyarakat yang terdampak langsung oleh regulasi tersebut. Tanpa mekanisme partisipatif yang efektif, UU yang dihasilkan berpotensi gagal dalam implementasi atau bahkan menciptakan masalah baru di masyarakat.

Selain itu, perlu ada peningkatan kapasitas anggota DPR dalam memahami substansi legislasi. Kompetensi legislator sangat berpengaruh terhadap kualitas UU yang dihasilkan. Jika anggota DPR yang membuat UU tidak memiliki pemahaman yang memadai terhadap substansi hukum dan dampaknya, maka UU yang lahir pun berisiko cacat dari sisi akademik maupun teknis.

Kesimpulan

Meskipun DPR memiliki tugas konstitusional dalam membuat UU, hal ini tidak serta-merta berarti bahwa mereka satu-satunya pihak yang berhak menentukan isi dari UU tersebut. Legislasi harus menjadi hasil dari proses deliberatif yang melibatkan semua pemangku kepentingan, bukan hanya ditentukan oleh sekelompok anggota DPR yang kredibilitas dan kompetensinya sering dipertanyakan oleh rakyat. Indonesia perlu belajar dari sistem legislasi di negara lain, seperti Amerika Serikat, yang menempatkan partisipasi publik sebagai bagian integral dalam proses penyusunan UU. Dengan demikian, diharapkan regulasi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan bukan sekadar menjadi alat kepentingan politik tertentu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Aktivis Sipil Gedor Rapat Panja RUU TNI di Hotel Fairmont, Protes Pembahasan Tertutup

Next Post

Muhammadiyah dan Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia: Sebuah Perbandingan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS
Feature

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Next Post
Muhammadiyah dan Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia: Sebuah Perbandingan

Muhammadiyah dan Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia: Sebuah Perbandingan

Iqra: Membaca sebagai Fondasi Peradaban

Iqra: Membaca sebagai Fondasi Peradaban

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist