• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

SAATNYA MELAWAN PRABOWO (6): Otoriterisme dan Sentralisme Wowok menuju Sistim Diktator Konglomerat: Model PKI Gaya Baru…

fusilat by fusilat
March 13, 2025
in Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sri-Bintang Pamungkas

Kita semua sebelumnya sudah tahu, bahwa ada kesepakatan di antara Wowok dan Wiwik: 1. Menjalankan Kesepakatan Wiwik dg Jinping, kesepakatan mana terkait dengan pemindahan jutaan Orang2 Cina Daratan ke Indonesia; 2. Tidak mengganggu Oligarki, terkait dengan PIK, PSN dan Pulo-pulo Reklamasi; dan 3. Melindungi dan tidak mengganggu Wiwik sekeluarga, khususnya terkait Gibran menjadi Calon Presiden.

Kita juga mendengar pengakuan dari mulut Wowok, bahwa Wiwik adalah Guru Politiknya, dan Gibran adalah pilihannya. Wowok juga mengundang Sembilan Naga Konglomerat Cina dalam pesta kecil di Istana. Lalu samasekali tidak berusaha mencegah pembangunan PIK/PSN dan Pulo-pulo Reklamasi di Pantai Utara Banten; bahkan Wowok mencegah Bareskrim, Kejagung dan Kemen ATR/BPN untuk tidak mengganggu pembangunan Pantai Utara Banten oleh Para Cina Bangsat; juga samasekali tidak berbuat apa pun atas masuknya jutaan Cina dari RRC.

Itu semua memperkuat pikiran, bahwa Wowok dan Wiwik adalah Setali Tiga Uang; dan bahwa Wowok sesungguhnya sedang melanjutkan periode Kepresidenan Wiwik. Padahal Rakyat sudah memvonis Wiwik sebagai Penjahat Negara Besar dengan Hukuman Mati…

Siapa sesungguhnya Wiwik…?! Dia lahir dari Sujiatmi di tengah Komunitas Komunis PKI Boyolali. Menurut seorang Sejarawan Cina, Tan Soe Djie, Bapaknya Wiwik adalah Babah Oey yang menggauli Sujiatmi pada usia sekitar 10-11 tahun, dan melahirkan Wiwik.

Babah Oey meninggalkan Sujiatmi bersama oroknya yang diberi nama Oey Hong Liong. Mereka dipelihara oleh Wijiatno, yang juga seorang Pentolan PKI. Wijiatno mengawini Sujiatmi dan melahirkan tiga anak perempuan yang menjadi adik-adik tiri Wiwik. Rupanya paham Komunis dan Anti Pribumi/Pro Cina sudah melekat pada jiwa Joko Widodo, yang awal kecilnya dipanggil dengan sebutan Joko Oey alias Jokowi. Wiwik pun menderita kelainan jiwa Schizophrenia Acute akibat kehidupan masakecilnya itu…

Dasar pikiran Komunis itu mendapat tempaan-tempaan hebat sewaktu Wiwik keluar-masuk RRC sebagai pedagang Mebel Kayu Jati. Sangat diduga Wiwik menjadi Agen Komunis RRC, seperti mantan Walikota Filipina yang ditangkap di Banten. Pikiran-pikiran Komunis itulah yang ditularkannya kepada Wowok sekarang, yang kebetulan juga mengalami sakit jiwa. Pikiran-pikiran Wowok yang memegang kekuasaan secara sentralistis dan otoriter, disertai dengan kebersamaannya dengan para Konglomerat Cina menghasilkan apa yang saya sebut sebagai Kediktatoran Konglomerat, agak berbeda dari Kediktatoran Proletariat-nya Karl Marx.

Sistim Diktator Proletariat Karl Marx itu diadopsi oleh Lenin dan Stalin dalam Pemerintah Komunis Uni Soviet Rusia. Yaitu, pemerintahan yang bersemboyan membela kaum Proletar, para pekerja miskin yang tidak mempunyai aset produksi, selain menjadi Kuli-kuli Pabrik. Sistim Pemerintahan itu juga kemudian diadopsi oleh Mao Tse Tung dalam pemerintahan Komunis RRC yang bersemboyan membela para petani miskin yang menjadi Kuli-kuli Pertanian.

Kediktatoran Konglomerat Wowok itu terlihat dari perintahnya kepada para anggota Kabinet 100+ Mumi-Mumi Hidup untuk Ritrit (dari kata Retreat, yang artinya menyepi untuk bersemadi jauh dari keramaian) di Barak Akabri Magelang. Konon Wiwik juga suka menyepi di lereng-lereng gunung Merapi, Merbabu dan lain-lain… Ritrit ke dua diperintahkan Wowok kepada ratusan Kepala-kepala Daerah di seluruh Indonesia. Perintah-perintah Wowok seperti itu adalah wujud dari Kediktatoran Komunisnya.

Perintah Wowok lainnya adalah melaksanakan MBG (Makan Bergizi Gratis) bagi anak-anak sekolah, sebuah Program yang disebut membutuhkan biaya 400 trilyun Rupiah. Padahal itu Program yang salah besar. Yang seharusnya dilakukan adalah Program Pembangunan untuk menciptakan lapangan kerja. Kalau para orangtua yang miskin dan pengangguran itu mendapatkan pekerjaan dengan upah UMR+, tentulah anak-anaknya bisa terbebas dari “kekurangan Gizi”. Sasaran Program MBG Itupun mestinya bukan anak-anak sekolah, melainkan Balita (lebih tepatnya Batuta, atau Bawah Tujuh Tahun). Sebab, anak-anak yang sudah bersekolah, sudah dipastikan lolos dari periode “kekurangan Gizi”.

Kalau dibuat perbandingan, bahwa Sritex membutuhkan 26 trilyun Rupiah untuk menyelamatkan 15 ribu karyawannya, maka 400 trilyun Rupiah MBG mestinya bisa menciptakan 330 ribu karyawan dalam lapangan kerja baru; yang berarti bisa untuk menyelamatkan pula 2×330=660 ribu (!) anak-anak Batuta. Ternyata banyak kebocoran terjadi dalam Program MBG, seperti makanan tidak menjangkau semua anak sekolah; makanan batal datang; makanan dibawa pulang untuk keluarga di rumah; makanan basi, mengandung racun dan berulat; dan lain-lain.

Program lain yang dipaksakan Top-Down adalah dibentuknya Badan Pengelola Investasi Danantara, yang didirikan dengan merampok semua aset BUMN senilai 14 ribu trilyun, dengan harapan ada uang tunai seberapa di dalamnya, karena ketiadaan modal. Kedua program tersebut, MBG dan BPI Danantara, tidak akan bermanfaat akibat kesalahan fatal dalam pembentukannya, dan tiadanya profesionalisme untuk mengelola; ditambah lagi dengan birokrasi dalam rezim Drakula dengan Mumi-Mumi Hidupnya. Dari dua program tersebut, terpaksalah dipangkas ribuan trilyun dari Belanja Negara Rutin dan Pembangunan 2025. Anggaran Belanja yang nilainya 3.800 trilyun itu, sudah dirancang untuk setiap Kementerian dan Provinsi-provinsi dalam UU APBN 2025. Tentulah ini akan berakibat hilangnya permintaan dan daya beli masyarakat dalam perekonomian nasional. Akibat selanjutnya adalah menghilangnya Nilai Tambah dan pertumbuhan ekonomi, yang diperkirakan hanya mencapai 3 sampai 4% saja… Dan disertai dengan stagflation atau melemahnya kegiatan perekonomian…

Masih perlu ditanyakan, ke mana larinya bantuan utang dari RRC sewaktu Wowok mengemis dana kepada Xi Jinping dengan alasan adanya 25% anak-anak Indonesia yang kelaparan… Bahkan Wowok masih sempat menyampaikan, bahwa dana untuk MBG itu keluar dari koceknya sendiri.

Masih ada satu lagi perintah Wowok yang gila-gilaan dalam mengadopsi Kediktatoran Konglomerat model Komunis, yaitu perintah untuk membentuk Koperasi Merah Putih yang bersifat Nasional menjadi sebuah Super Holding Koperasi. Sekalipun Koperasi-koperasi di Daerah-daerah sudah menolak pikiran Sentralisme Wowok tersebut, sangat mungkin Wowok akan tetap memaksakannya. Pelanggaran terhadap Amanat Konstitusi Pasal 18 tentang Otonomi Daerah ini tentu akan menimbulkan persoalan nasional baru.

Sesudah BUMN-BUMN dirampok menjadi Super Holding BUMN, lalu Koperasi-Koperasi juga diperkosa, maka tinggal BUMS-BUMS di seluruh Tanah Air… yang akan menjadi bancakan para Konglomerat Cina Oligarki bersama semua Cina Perantauan Indonesia… Nasib dan Masadepan Rakyat, Bangsa dan Negara memang benar-benar Gelap di bawah Rezim Drakula PKI Gaya Baru… Bisa saja Wowok membikin Negara Komunis Republik Indonesia dengan hanya satu Partai Komunis Super Terbuka gagasan Wiwik. Semoga seluruh Rakyat Indonesia sadar dan melawan!

Jakarta, 12 Maret 2025
@SBP

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TENGKULAK: ANTARA PENGUASA PASAR DAN JEMBATAN PETANI

Next Post

Copot Kapuspenkum Kejagung!

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026
Feature

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026
Papua dalam Sorotan Dunia
Feature

Papua dalam Sorotan Dunia

May 28, 2026
Next Post
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

Anggota TNI Pegang Jabatan Sipil Jadi Persoalan, KSAD Tuding Sebagai Pemikiran Kampungan

Anggota TNI Pegang Jabatan Sipil Jadi Persoalan, KSAD Tuding Sebagai Pemikiran Kampungan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026
Papua dalam Sorotan Dunia

Papua dalam Sorotan Dunia

May 28, 2026
PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

Prabowo Tidak Berani Mengembalikan Ke UU KPK Yg Awal – Mengejar Koruptor Hingga ke Antartika: Omon-Omon Belaka?

May 28, 2026
Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

May 28, 2026
Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

May 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...