• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Caketum PSI: Satu-satunya Pesaing Kaesang adalah Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
June 21, 2025
in Feature, Politik
0
Caketum PSI: Satu-satunya Pesaing Kaesang adalah Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

“Jika kursi partai bisa diwariskan, maka jangan heran jika kelak kita bukan memilih pemimpin, tapi menonton drama keluarga setiap lima tahun sekali. Indonesia: dari Republik jadi Republik Turunan.”

Fusilatnews – Bila seorang anak mencalonkan diri sebagai ketua umum partai, itu biasa. Tapi kalau yang diduga akan menjadi pesaing terkuatnya justru bapaknya sendiri—itu baru luar biasa. Kaesang Pangarep mendaftar sebagai calon ketua umum PSI, dan satu-satunya orang yang bikin dia keringatan bukan Ganjar, bukan Anies, bukan Puan apalagi Giring, tapi… Jokowi. Bapaknya sendiri.

Apa-apaan ini?

Bangsa kita memang punya bakat istimewa untuk menciptakan drama politik yang lebih indah dari sinetron dan lebih absurd dari teater absurd. Jokowi, yang baru saja menanggalkan sepatu presiden, malah dirumorkan akan nyemplung ke kolam yang sama: PSI. Sebuah partai yang sudah lama disebut-sebut sebagai kendaraan cadangan keluarga, kini makin terang jadi rumah utama mereka.

Kaesang datang ke kantor DPP PSI dengan senyum santai, baju putih bersih, dan syal merah yang dikalungkan kader seolah dia sedang naik haji politik. Ibu-ibu bawa kipas wajahnya, abang-abang bawa bendera bergambar dirinya. Ada yang bertanya, ini pendaftaran caketum atau acara fan meeting? Poster bertuliskan “Kaesang K-nya apa? Ketum dong” bertebaran, seperti menegaskan bahwa yang datang ini bukan siapa-siapa, tapi penerus tahta.

Tapi tunggu dulu. Di luar sana, masih terdengar nama Jokowi bergema di lorong-lorong PSI. Katanya, sang mantan presiden pun dilirik jadi ketua umum. Apakah ini sinyal perebutan tahta atau sekadar pengalihan isu supaya publik tidak sadar bahwa partai ini sebenarnya bukan lagi alat politik, tapi keluarga berencana?

Bayangkan bila yang maju beneran Jokowi. Maka panggung politik berubah menjadi panggung Bapak vs Anak. Duel rumah tangga yang dipublikasikan lewat e-voting. Pemenangnya? Entah. Yang jelas, kalah menang tetap keluarga.

Kaesang mungkin anak muda penuh semangat dan modal, tapi kalau Jokowi ikut bertarung, maka ia bukan sekadar pesaing: ia adalah bayangan besar yang membungkus PSI sejak awal. Dengan bahasa Jokowi yang pelan, senyum tipis, dan gaya khas ‘mendukung dari belakang tapi kelihatan dari depan’, ia bisa jadi calon yang tak perlu daftar pun sudah pasti menang.

Di sinilah pangkal masalahnya. Bukan pada siapa yang layak jadi ketum, tapi mengapa partai ini seperti tidak ada orang lain selain mereka. Di mana kader yang sejak awal berdarah-darah membangun PSI dari nol? Kini harus antre di belakang keluarga Jokowi hanya demi selembar restu?

Ini bukan demokrasi, Bung. Ini franchise.

Dan di dalam franchise, yang berkuasa bukan siapa yang paling pintar, tapi siapa yang paling dekat dengan pemilik merek. Kaesang boleh punya masa depan, tapi Jokowi punya masa lalu yang lebih panjang. Dan dalam politik Indonesia, masa lalu seringkali lebih seksi daripada rencana-rencana masa depan.

Jadi siapa pesaing Kaesang? Bukan Giring, bukan mantan-mantan aktivis medsos PSI yang sekarang lesu. Satu-satunya pesaing nyata Kaesang adalah ayahnya sendiri. Jika Jokowi memutuskan turun gunung, maka bukan hanya PSI yang bergetar. Demokrasi kita pun makin terlihat seperti usaha keluarga.

Bodoh amat ada calon lain yang sanggup bisa menang! Karena dalam republik yang sudah digadaikan kepada dinasti, calon terbaik adalah yang punya DNA yang tepat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Mei ke Memori Mati: Sejarah di Era Prabozon

Next Post

Kuota Disulap, Ibadah Dijual: Skandal Haji Era Gus Yaqut

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Menteri Agama Atur Pengeras Suara Masjid, Ini Peraturanya

Kuota Disulap, Ibadah Dijual: Skandal Haji Era Gus Yaqut

Adam Suseno Dilarikan ke Rumah Sakit, Inul Daratista: Ruang Tamu Dipenuhi Darah

Adam Suseno Dilarikan ke Rumah Sakit, Inul Daratista: Ruang Tamu Dipenuhi Darah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist