Bakal calon Presiden (Bacapres ) Anies Baswedan menetapkan lebih dulu lima kriteria yang akan menjadi pasangannya sebagai bacawapres untuk berlaga dalam kontestasi pemilihan presiden 2024 menatang
Jakarta – Fusilatnews – Bakal Calon Presiden (Bacapres ) Anies Baswedan sampai saat ini belum menetapkan figur calon wakil presiden (cawapres) yang diusulkan kepadanya, termasuk Sandiaga Uno.
Analis Komunikasi Politik Anies, Hendri Satrio atau Hensat menyampaikan, saat ini yang sedang dipertimbangkan adalah lima kriteria cawapres yang akan dipilih, bukan nama-nama figur.
“Jadi bukan hanya Mas Sandi, nama-nama yang lain masuk pun hanya sekedar masuk. Belum dipilih oleh Mas Anies,” kata Hensat Senin (6/3).
“Jadi yang pertama dipertimbangkan adalah kriteria-kriteria yang sudah disampaikan Mas Anies Baswedan,” tuturnya
Hendri Satrio memaparkan kembali lima kriteria itu: . Pertama, dapat membantu meningkatkan elektoral atau pemenangan.
Kedua, bisa memperkuat Koalisi Perubahan. Ketiga mampu membantu (Anies) di pemerintahan. Keempat, setia di garis perubahan. Bareng-bareng dia teruslah untuk mengawal hingga Indonesia lebih baik,” kata Hensat
Kriteria kelima adalah memiliki chemistry serta kesamaan visi, dan misi.
“Dari kelima kriteria itu, jangankan saya, mungkin istrinya Pak Anies juga menunggu tuh kira-kira siapa orang yang akan dipilih Anies Baswedan sebagai cawapres,” sebut Hensat.
Sampai saat ini Hendri belum memperoleh informasi apakah nama Sandi masuk dalam bursa yang dipertimbangkan sebagai cawapres Anies.
“Bahkan saya belum tahu apakah sudah ada nama yang dipertimbangkan,” ujarnya.
Pasangan Anies-Sandi awalnya diusulkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai politik yang mengusung Anies bersama Partai Nasdem dan Partai Demokrat dalam koalisi perubahan. .
Ketiganya tengah menjalin komunikasi untuk membentuk Koalisi Perubahan. Sandi pun mengaku bakal mengikuti keputusan berbagai partai politik (parpol) terkait pengusungan itu.
Sandi yang masih menjadi kader Partai Gerindra. Partai Gerindra pun sedang menjalin komunikasi politik bersama PKB untuk menghadapi Pemilu 2024. Ia juga mengklaim memiliki hubungan yang baik dengan PKS.
“Pimpinan partai politik sekarang sedang konsolidasi, saya tentunya sangat mempercayai apapun keputusannya yang terbaik untuk NKRI ke depan,” kata Sandi.
Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menilai Sandi yang kini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) bukan tokoh perubahan untuk diusung.
“Kalau Pak Sandiaga Uni kan bukan tokoh perubahan, tapi tokoh kolaborator. Jadi agak sulit diterima akal sehat, Pak Sandiaga Uno masuk dalam tokoh perubahan,” kata Andi dalam pesan elektronik Senin (6/3).
Andi mengatakan Demokrat ingin sosok pendamping Anies ini mendukung perubahan. Selain itu, kata Andi, kandidat cawapres dari Koalisi Perubahan juga harus punya elektabilitas moncer.
“Prinsipnya, kita mau menang dengan elektabilitas. Kedua, juga tokohnya harus tokoh perubahan,” ujarnya.



















