• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Silfester Matutina, Rambo van Indonesia

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 10, 2025
in Crime
0
Silfester Matutina, Rambo van Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Jika karakter Rambo dalam film asal Amerika itu diperankan oleh Sylvester Stallone, maka Rambo van Indonesia diperankan oleh Silfester Matutina. Keduanya sama-sama sosok kuat dan perkasa. Bedanya, Sylvester Stallone ada di dalam fiksi, sementara Silfester Matutina ada di dalam fakta.

Seperti karakter Rambo dalam film asal Amerika, Rambo van Indonesia pun menjadi sosok yang suka-suka. Semau gue. Tapi dia kuat dan perkasa. Tak seorang pun sanggup mengalahkannya.

Entah apa yang membuat Rambo van Indonesia itu kuat dan perkasa. Mungkin karena ia seorang yang dekat dengan dan dilindungi penguasa. Entah siapa. Ia adalah Ketua Solidaritas Merah Putih, organ relawan pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Saat Rambo van Indonesia itu divonis 1,5 tahun penjara pada 2019, hingga kini sosok kuat itu tak kunjung dipenjara. Ia bebas berkeliaran ke mana saja.

Rambo van Indonesia terbukti bersalah dalam kasus dugaan fitnah kepada Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI. Ia pun dihukum 1,5 tahun penjara.

Namun hingga enam tahun kemudian, ia tak kunjung dipenjara. Inilah yang membuat JK heran.

Pada 2017, dalam orasinya Rambo van Indonesia itu menuding JK sebagai pemecah belah bangsa dengan ambisi politiknya. Ia juga menyebut JK korupsi sehingga menyebabkan masyarakat miskin.

Kini, Rambo van Indonesia itu mengaku sudah berdamai dengan JK. Namun, pihak JK membantahnya. Jangankan berdamai, bertemu muka saja JK tak pernah. Jangankan bertemu, kenal pribadi saja JK tidak.

Sampai kemudian datang sentilan dari Roy Suryo ihwal belum dipenjaranya Rambo van Indonesia, sehingga publik pun heboh dibuatnya.

Bagaimana bisa seseorang yang sudah divonis 1,5 tahun penjara sejak 2019 hingga kini belum dipenjara? Apakah karena ia sosok kuat?

Pihak Kejaksaan selaku eksekutor kemudian menyatakan akan segera mengeksekusi Rambo van Indonesia. Namun hingga artikel ini ditulis, eksekusi itu belum terlaksana. Mengapa? Sekali lagi, mungkin karena Rambo van Indonesia itu orang kuat.

Ia bahkan lebih kuat dari Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan yang langsung ditahan begitu ditetapkan sebagai tersangka suap Harun Masiku kepada Wahyu Setiawan, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) waktu itu.

Ia juga lebih kuat dari Thomas Trikasih Lembong yang langsung ditahan begitu ditetapkan sebagai tersangka pemberian izin importasi gula saat menjabat Menteri Perdagangan.

Beruntung kemudian, Hasto yang sempat divonis 3,5 tahun penjara mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Tom Lembong yang sempat divonis 4,5 tahun penjara mendapatkan abolisi dari Prabowo. Keduanya pun langsung bebas.

Nah, kini para pendukung Silfester pun mendesak agar Prabowo memberikan pengampunan hukuman kepada Rambo van Indonesia itu, seperti kepada Hasto dan Tom Lembong.

Apakah karena itu Kejaksaan kemudian mengendur untuk segera mengeksekusi Rambo van Indonesia?

Jika Roy Suryo tidak menyentil, mungkin publik lupa. Apalagi Kejaksaan. Apalagi pemerintah. Apalagi Prabowo. Apalagi Jokowi. Buktinya, Rambo van Indonesia itu diangkat sebagai komisaris sebuah badan usaha milik negara (BUMN).

Pidato berapi-api Prabowo yang katanya mau menegakkan hukum tanpa pandang bulu pun ternyata sekadar omon-omon belaka.

Bisa Seret Erick Thohir

Ada yang menarik dari fenomena Rambo van Indonesia ini. Apa itu? Menteri BUMN Erick Thohir bisa terseret kasus Rambo van Indonesia ini.

Tak main-main. Yang berpendapat demikian adalah Komisaris Jenderal (Purn) Oegroseno, bekas Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).

Dalam unggahan di akun Instagram resminya @oegroseno_official, Sabtu (9/8/2025), seperti dikutip media, Oegroseno menulis, “Menteri BUMN Erick Thohir dapat menjadi tersangka tindak pidana korupsi sesuai Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 karena telah memperkaya orang lain dengan mengangkat terpidana Silfester Matutina sebagai komisaris di BUMN.”

Oegroseno menilai pengangkatan Rambo van Indonesia itu sebagai Komisaris Independen di ID Food (PT Rajawali Nusantara Indonesia) janggal. Sebab, pengangkatan melalui keputusan menteri pada 18 Maret 2025 tersebut dilakukan saat Silfester berstatus terpidana. Nah, lho!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Renungan HUT RI ke-80: Merdeka, Katanya

Next Post

Hukum Terbalik: Pelapor Dugaan Ijazah Palsu Malah Dipenjara

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri
Crime

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

April 25, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
Birokrasi

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Next Post

Hukum Terbalik: Pelapor Dugaan Ijazah Palsu Malah Dipenjara

Pertanyaan Susno Duadji yang Mengusik “Mengapa Yaqut Quomas Belum di Tahan KPK?”

Pertanyaan Susno Duadji yang Mengusik "Mengapa Yaqut Quomas Belum di Tahan KPK?"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026

KERUNTUHAN DEMOKRASI?

April 26, 2026
𝐒𝐀𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐊𝐀𝐍: 𝟏𝟒𝟑 (𝐈 𝐍𝐄𝐄𝐃 𝐘𝐎𝐔) 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐒𝐈

𝐒𝐀𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐊𝐀𝐍: 𝟏𝟒𝟑 (𝐈 𝐍𝐄𝐄𝐃 𝐘𝐎𝐔) 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐒𝐈

April 26, 2026
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...