• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Law

Soal Kasus Tom Lembong Komisi III DPR-RI Cecar Jaksa Agung

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
November 14, 2024
in Law, News
0
Dengan Alasan Menjadi Tanggung Jawab Menko Polhukam, Ketua Komisi III DPR RI Tolak Pembentukan Pansus
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Komisi III DPR RI menyoroti kasus dugaan korupsi impor gula yang menjerat mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Rabu (13/11/2024). Para anggota dewan meminta Kejaksaan Agung menjelaskan secara rinci penetapan Tom Lembong sebagai tersangka.

Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Al Fath membuka rapat dengan menyoroti bahwa kasus ini telah menjadi perhatian publik. “Ada beberapa perkara yang sedang ditangani oleh Kejagung yang cukup menarik, dan publik hari ini benar-benar melihat kinerja Kejagung. Salah satu perkara yang banyak dibicarakan adalah penetapan tersangka mantan menteri Tom Lembong,” ujar Rano di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Agung menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula periode 2015-2016. Kejagung menilai bahwa Tom Lembong menyetujui impor gula meskipun stok gula dalam negeri saat itu diklaim berlebih.

Dugaan Balas Dendam Politik

Penetapan ini menuai pertanyaan dari sejumlah anggota Komisi III. Anggota Fraksi Demokrat Hinca Panjaitan mendesak Kejaksaan Agung untuk memberikan penjelasan yang lebih komprehensif terkait penetapan tersangka tersebut. Menurut Hinca, di tengah masyarakat berkembang anggapan bahwa kasus ini berkaitan dengan dugaan balas dendam politik.

“Kami mendengarkan percakapan di publik, penanganan kasus Tom Lembong ini dianggap sarat dengan dugaan balas dendam politik,” kata Hinca dalam rapat tersebut. Ia menekankan pentingnya penjelasan dari Kejagung untuk menjawab spekulasi publik.

“Karena anggapan itu yang kami dengarkan dan kami rekam, maka perlu dijelaskan ke publik melalui Komisi III ini agar semua pihak memahami situasi sebenarnya,” tambah Hinca.

Desakan Penyidikan Menyeluruh

Anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat lainnya, Benny K Harman, turut menyuarakan pendapatnya. Benny meminta agar penyidikan kasus impor gula tidak berhenti pada penetapan Tom Lembong semata. Ia berharap kasus ini menjadi pintu masuk untuk mengungkap korupsi lebih luas di sektor impor gula.

“Jika Tom Lembong telah ditetapkan sebagai tersangka, menurut saya ini hanyalah awal dari strategi Kejaksaan Agung. Pihak-pihak lain yang terkait harus siap menghadapi penyelidikan jika diperlukan,” ujar Benny.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini mengingatkan agar mantan pejabat Kementerian Perdagangan yang terkait dengan impor gula juga dipersiapkan untuk diperiksa. Ia menegaskan bahwa upaya untuk mengungkap dugaan korupsi harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya menyentuh permukaan.

Kejaksaan Agung diharapkan menjawab semua pertanyaan dan dugaan yang muncul terkait penetapan tersangka ini untuk menepis kecurigaan publik serta menjaga kredibilitas lembaga penegak hukum.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Elektabilitas Pasangan Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Menang Telak

Next Post

Elektabilitas RK-Suswono 39,1 Persen Pramono-Rano 46,1 persen Dharma Pongrekun-Kun 5,1 Persen

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang
Kecelakaan

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Next Post
Retak Koalisi KIM Plus: Dukungan Terpecah di Pilkada Jakarta 2024

Elektabilitas RK-Suswono 39,1 Persen Pramono-Rano 46,1 persen Dharma Pongrekun-Kun 5,1 Persen

Demi Peluang Ekonomi, Jadi Alasan Bagi Presiden Prabowo Gabung OECD Sekaligus Brics Plus

Demi Peluang Ekonomi, Jadi Alasan Bagi Presiden Prabowo Gabung OECD Sekaligus Brics Plus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist