• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sore Hari: Seni Menutup Hari dengan Kesadaran

Ali Syarief by Ali Syarief
December 15, 2025
in Feature, Spiritual
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jika pagi adalah kebangkitan, maka sore adalah pertanyaan.
Pertanyaan tentang apa yang telah kita lakukan dengan hidup yang sejak pagi dipinjamkan. Dalam Islam, sore bukan sekadar waktu menjelang malam, melainkan ruang jeda untuk bercermin—saat manusia berhenti berlari dan mulai menoleh ke dalam dirinya.

Dzikir sore dalam Islam hadir sebagai penutup kesadaran harian. Ia tidak berteriak, tidak tergesa, dan tidak menuntut. Ia mengajak manusia duduk bersama waktu, mengakui keterbatasan, dan menyadari bahwa tidak semua rencana berjalan sesuai kehendak. Sore adalah waktu ketika ego melemah dan kejujuran mulai berani muncul.

Dalam tradisi Zen Jepang, sore dan senja sering dipandang sebagai momen mono no aware—kesadaran lembut akan kefanaan. Keindahan senja justru lahir karena ia akan segera pergi. Islam menyambut momen yang sama dengan bahasa yang lebih tegas namun penuh rahman–rahim: bahwa segala yang hidup bergerak menuju akhir, dan hari ini pun sedang menutup dirinya.

Dzikir sore bukan sekadar permohonan perlindungan, tetapi pengakuan diam-diam: bahwa manusia telah berusaha, telah khilaf, telah lalai, dan telah berharap. Ia adalah doa orang yang menyadari bahwa siang hari dipenuhi ambisi, sementara sore mengajarkan kerendahan hati.

Jika pagi berkata, “Aku dihidupkan kembali,” maka sore bertanya, “Apa yang telah kau lakukan dengan kehidupan itu?”
Pertanyaan ini tidak menghakimi, tetapi menuntut kejujuran. Sore adalah waktu ketika manusia yang sadar mulai berdamai dengan ketidaksempurnaannya.

Dalam Islam, sore juga adalah waktu memohon penjagaan. Karena manusia tahu: malam membawa ketidakpastian, sebagaimana hidup membawa kemungkinan akhir. Maka dzikir sore menjadi bentuk tawakal yang matang—bukan kepasrahan pasif, melainkan penyerahan diri setelah ikhtiar.

Zen mengajarkan untuk let go saat senja tiba. Islam mengajarkan hal yang sama, namun dengan arah yang jelas: melepas dunia sambil menggenggam kepercayaan kepada Allah. Melepaskan dendam, keangkuhan, dan penyesalan yang tak perlu—sebab semuanya tidak bisa dibawa melewati malam.

Sore yang baik bukan sore yang sibuk, melainkan sore yang sadar. Sadar bahwa hari ini hampir selesai. Sadar bahwa manusia tidak sepenuhnya menang. Dan sadar bahwa kesempatan esok hari—jika masih diberikan—harus dijalani dengan kebijaksanaan yang lebih jernih.

Maka jika pagi adalah janji, sore adalah evaluasi.
Jika pagi adalah niat, sore adalah kejujuran.
Dan jika hidup adalah perjalanan, maka sore mengajarkan satu pelajaran paling sunyi namun paling penting: bahwa tidak semua yang dimulai harus ditutup dengan kemenangan, cukup dengan kesadaran dan keikhlasan.

Sebab pada akhirnya, sore mengajarkan manusia satu hal yang kerap dilupakan siang hari:
bahwa menutup hari dengan tenang jauh lebih berharga daripada memenangkannya dengan tergesa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bukan Bencana Alam Biasa: Partai Masyumi Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

Next Post

Advokat-Jurnalis Damai Hari Lubis Protes Keras Polda Metro Jaya: “Saya Bukan Tersangka, Ini Sesat Prosedur!”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Crime

Bila Ijazah Asli;Roy CS Terancam Penjara 9 Bulan – Bila Palsu; Jokowi Terancam 10 Tahun

February 13, 2026
Next Post
Koalisi AMIN Jika Netral Identik Konspirasi Kecurangan yang TSM

Advokat-Jurnalis Damai Hari Lubis Protes Keras Polda Metro Jaya: “Saya Bukan Tersangka, Ini Sesat Prosedur!”

Hukum yang Dibengkokkan demi Menyelamatkan Jokowi

Hukum yang Dibengkokkan demi Menyelamatkan Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Fenomena Langka Abad Ini: Gerhana Matahari Terpanjang Akan Mengubah Siang Menjadi Malam

Fenomena Langka Abad Ini: Gerhana Matahari Terpanjang Akan Mengubah Siang Menjadi Malam

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...