• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sorotan Media Luar Negeri Lebih Heboh daripada Media Arus Utama di Dalam Negeri

Ali Syarief by Ali Syarief
August 30, 2025
in Feature, Politik
0
Sorotan Media Luar Negeri Lebih Heboh daripada Media Arus Utama di Dalam Negeri
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Demonstrasi besar di Jakarta pada akhir Agustus 2025 kembali membuka perdebatan lama: bagaimana media membingkai peristiwa politik dan sosial. Kali ini, yang menarik bukan hanya aksi massa itu sendiri, tetapi juga bagaimana media luar negeri dan media arus utama dalam negeri menyajikannya.

Media luar negeri seperti Channel News Asia (CNA) dan Reuters menurunkan laporan dengan tajuk-tajuk dramatis. CNA misalnya menyoroti langsung tragedi yang menimpa seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob. Judul beritanya terang-terangan menyebut polisi sebagai penyebab kematian, dengan kutipan tegas permintaan maaf dari Kapolri dan penahanan tujuh anggota Brimob. CNA menempatkan peristiwa ini sebagai simbol kegagalan aparat dalam mengendalikan aksi massa tanpa menimbulkan korban jiwa.

Reuters melangkah lebih jauh. Alih-alih hanya menyoroti insiden di Jakarta, Reuters menekankan eskalasi kerusuhan di berbagai daerah, termasuk pembakaran gedung DPRD di Makassar yang menewaskan tiga orang. Narasinya menekankan adanya ketidakstabilan politik dan sosial yang meluas, menyandingkan tragedi individu dengan kerusakan struktural. Reuters juga memberi ruang pada aspek politik, dengan menyoroti bagaimana Presiden Prabowo Subianto harus segera turun tangan untuk menenangkan situasi dan menjanjikan penyelidikan. Dari kacamata Reuters, demonstrasi di Indonesia bukan sekadar protes, tetapi krisis legitimasi kekuasaan yang mencuat ke permukaan.

Bandingkan ini dengan media arus utama dalam negeri. Pemberitaan cenderung lebih hati-hati, bahkan sering kali menutupi sisi-sisi paling dramatis. Narasi yang dominan adalah tentang “upaya aparat menjaga ketertiban,” atau “massa yang mulai tertib bubar.” Fakta adanya korban jiwa memang disebut, namun ditempatkan dalam bingkai permintaan maaf institusi kepolisian. Dalam media nasional, tragedi Affan Kurniawan tampak seolah menjadi “insiden yang disesalkan”, bukan titik balik dalam hubungan rakyat dan aparat. Isu mengenai tunjangan perumahan DPR sebesar Rp 50 juta yang memicu kemarahan publik bahkan nyaris luput dari sorotan utama.

Perbedaan ini menunjukkan adanya jurang narasi. Media luar negeri lebih berani menyingkap dimensi kritis: korban sipil, represi aparat, meluasnya kerusuhan, hingga simbol ketidakadilan ekonomi. Sementara media dalam negeri lebih memilih meredam eskalasi, mengedepankan framing keamanan, dan menjaga stabilitas citra pemerintah.

Dari sini kita bisa melihat, betapa isu yang diangkat media luar negeri lebih luas dan lebih berani:

  • CNA: Fokus pada korban individu (Affan Kurniawan) dan akuntabilitas polisi.

  • Reuters: Menekankan eskalasi nasional, korban tewas di daerah lain, kerusuhan, dan tantangan legitimasi pemerintahan.

  • Media nasional: Membatasi pada narasi ketertiban umum, permintaan maaf aparat, dan normalisasi situasi.

Esensi perbedaan ini bukan sekadar gaya pemberitaan, melainkan juga cermin dari ruang kebebasan pers dan keberanian media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Di mata media asing, tragedi ini adalah bahan berita internasional dengan nilai dramatis tinggi. Di mata media nasional, ia menjadi isu yang harus dikendalikan agar tidak merusak “stabilitas” politik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketum F-PDR/Mantan KSAU Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna: Kematian Affan Harus Jadi Momentum Perbaiki Tata Kelola Negara

Next Post

Klarifikasi Sahroni: Dari “Orang Tolol” Menjadi Bumerang Politik – Berdampak Pada Elektoral

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Hari Ini Ahmad Sahroni, Politikus Nasdem Membatalkan Laporkan SBY ke Bareskrim

Klarifikasi Sahroni: Dari “Orang Tolol” Menjadi Bumerang Politik - Berdampak Pada Elektoral

Di Balik Amuk Massa Senayan: DPR, Introspeksilah!

Demonstrasi Jakarta dan Bayangan Gelap atas Investasi Asing di Indonesia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist