• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

SUARA BULOG SOAL HARGA GABAH DI PETANI DIBAWAH HPP

by
January 19, 2025
in Economy, Feature
0
Harga Beras Melesat Kayak Roket, Tembus Rp 25 Ribu Per Kg di Kota – Kota Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

detikfinance merilis, Perum Bulog buka suara terkait harga gabah di petani masih di bawah Harga Pembelian Pemerintahan (HPP). Untuk diketahui HPP gabah telah dinaikkan menjadi Rp 6.500 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp 6.000/kg. Walaupun hanya naik Rp. 500,- per kg, para petani tampak riang gembira menyambutnya.

Sekretaris Perusahaan Bulog, Arwakhudin Widiarso menerangkan, HPP gabah terbaru telah berlaku 15 Januri 2025. Namun, HPP yang ditetapkan itu tidak lepas persyaratannya. Misalnya untuk harga Rp 6.500/kg itu berlaku pada gabah dengan kadar air maksimal 25% dan kadar hampa maksimal 10%.

Selanjutnya, khusus untuk Gabah Kering Panen (GKP) harganya dibedakan antara di petani dan di penggilingan. Aturan harga dan persyaratannya srbagai berikut :

A. GKP di tingkat petani
1. GKP di luar kualitas 1 di tingkat petani dengan kadar air maksimal 25%, kadar hampa 11-15%, dikenakan rafaksi (pemotongan/ pengurangan harga) Rp300 sehingga HPP berlaku adalah Rp6.200 per kg
2. GKP di luar kualitas 2 dengan kadar air maksimal 26-30% dan kadar hampa maksimal 10%, dikenakan rafaksi Rp425, sehingga HPP-nya jadi Rp6.075 per kg.
3. GKP di luar kualitas 3 dengan kadar air 26-30% dan kadar hampa 11-15%, kena rafaksi Rp750, sehingga HPP berlaku Rp5.750 per kg

B. GKP di tingkat penggilingan
1. GKP di luar kualitas 1 dengan kadar air maksimal 25%, kadar hampa 10-15%, dikenakan rafaksi Rp300, sehingga HPP-nya jadi Rp6.400 per kg
2. GKP di luar kualitas 2 dengan kadar air 26-30% dan kadar hampa maksimal 10%, kena rafaksi Rp425, sehingga HPP-nya jadi Rp6.275 per kg
3. GKP di luar kualitas 3 dengan kadar air 26-30% dan kadar hampa 11-15%, dikenakan rafaksi Rp750, sehingga HPP berlaku adalah Rp5.950 per kg.

Harga Pembelian Pemerintah yang selanjutnya disingkat HPP adalah harga pembelian Gabah dan/atau Beras oleh pemerintah di tingkat produsen untuk ditetapkan menjadi CBP. Sedangkan pengertian Rafaksi Harga adalah pemotongan atau pengurangan harga Gabah dan Beras dari HPP Gabah dan Beras yang ditetapkan.

HPP Gabah dan Beras ditetapkan secara berkala oleh Pemerintah untuk mewujudkan beberapa tujuan strategis yang dapat dicermati dari sisi ekonomi, sosial dan politis. Secara tidak langsung, penetapan HPP akan mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Dari sisi ekonomi tujuannya antara lain, pertama dengan menetapkan HPP gabah dan beras, pemerintah dapat mengontrol harga beras di pasar dan mencegah inflasi. Kemudian, kedua HPP gabah dan beras yang wajar dapat meningkatkan pendapatan petani dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka. Dan ketiga, Pemerintah dapat mengatur pasokan beras dengan menetapkan HPP gabah, sehingga pasokan beras tetap stabil.

Dari sisi sosial, khusus untuk penetapan HPP Gsbah dan Beras pertama dengan harga beras yang terjangkau, masyarakat miskin dapat membeli beras dengan lebih mudah dan kedua, Pemerintah dapat memastikan ketersediaan beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sedangkan dari sisi politis tujuannya
pertama dengan menetapkan HPP gabah dan beras, pemerintah dapat mengurangi ketergantungan pada impor beras dan mempercepat pencapaian swasembada pangan. Kedua, Pemerintah dapat meningkatkan dukungan dari petani dengan menetapkan HPP gabah dan beras yang wajar dan tidak merugikan petani.

Sebagai operator pangan, Perum Bulog ditugaskan oleh Badan Pangan Nasional (regulator pangan) untuk melakukan penyerapan dan pembelian gabah dan beras. Untuk musim panen sekarang, Pemerintah menetapkan penjaminan kepada petani, sebuah gabah hasil petani akan diserap dan dibeli sebanyak-banyaknya dengan harga sesuai ketentuan yang berlaku sebagaimana ditetapkan dalam Perkabadan No. 2/2025.

Kebijakan ini, tentu disambut baik oleh para petani. Setidaknya, petani tidak perlu lagi merasa was-was jika saat panen tiba, terjadi anjloknya harga gabah karena ada oknum-oknum tertentu yang selama ini doyan mempermainkan harga gabah di petani. Tinggal sekarang, bagaimana para petani mampu meningkatkan kualitas gabah hasil panennya agar memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah.
Itu sebabnya, tugas dan tanggungjawab Pemerintah, jelas bukan hanya secara berkala menetapkan dan mengevaluasi HPP, namun yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah melakukan pendampungan, pengawalan, pengawasan dan pengamanan terhadap penerapan HPP di lapangan. Keberadaan Perum Bulog untuk memposisikan sebagai “prime mover” pelaksanaan kegiatan tersebut, menjadi kata kunci suksesnya penerapsn HPP di lapangan.

Sinergitas dan kolaborasi Perum Bulog dengan para pemangku kepentingan terkait, betul-betul sangat diperlukan. Perum Bulog dituntut untuk tampil sebagai pembawa pedang samurainya. Berbagai soal yang merintangi, segera diselesaikan. Termasuk bagaimana caranya agar para petani tahu persis apa yang menjadi isi dari Perkabadan No. 2/2025 tersebut. Ini berarti, sosialisasi keputusan tersebut, sedini mungkin harus segera digarap.

Lebih jauhnya lagi, Perum Bulog penting menjalin kemitraan integratif dengan para petugas Penyuluh Pertanian untuk menyampaikan hal hal baru terkait budidaya padi yang mampu menghasilkan gabah berkualitas sebagsimana dipersyaratkan dalam ketentuan. Langkah ini akan berjalan optimal, jika Pemerintah mampu merancangnya secara sistemik dan tidak parsial. Lagi-lagi, Perum Bulog ditantang untuk mempertontonkan kepiawaiannya selaku lembaga parastatal yang handal.

Suara Bulog yang disampaikan Sekretaris Perusahaannya diatas, memberi informasi kepada kita tentang pentingnya sosialisasi yang lebih masif, terkait dengan penerbitan Peraturan Kepala Badan Pangan Nasionsl No. 2/2025 tentang Perubahan Atas Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Itu sebabnya, seiring dengan penerapan Perkabadan No. 2/2925, sosialisasi perlu dijadikan prioritas pelaksanaan di lapangan. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Apresiasi kepada TNI AL yang Patriotis, Cepat, dan Tanggap

Next Post

Chaos Kebijakan: Ketika TNI AL Mencabut Pagar Laut di Protes Menteri KKP

Related Posts

Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Next Post
Prabowo Presiden: Ambruk Wibawa Hanya untuk Perintahkan Cabut Pagar

Chaos Kebijakan: Ketika TNI AL Mencabut Pagar Laut di Protes Menteri KKP

Mengenal Indonesia, dalam Lapisan dan Cerita

Mengenal Indonesia, dalam Lapisan dan Cerita

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...