• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Thailand di Persimpangan Jalan: Krisis Politik, Bayang-Bayang Hun Sen, dan Taruhan Stabilitas ASEAN

fusilat by fusilat
September 3, 2025
in Feature, Politik
0
Thailand di Persimpangan Jalan: Krisis Politik, Bayang-Bayang Hun Sen, dan Taruhan Stabilitas ASEAN
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Bangkok kembali menjadi pusat perhatian dunia setelah Mahkamah Konstitusi pada 29 Agustus 2025 menjatuhkan vonis keras: Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra diberhentikan dari jabatannya. Alasan yang digunakan—pelanggaran etika berat karena percakapan telepon dengan mantan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen—menjadi semacam pukulan telak bagi dinasti politik Shinawatra yang selama dua dekade terakhir silih berganti mengisi panggung kekuasaan Thailand.

Namun di balik putusan hukum ini, tersimpan lapisan kompleksitas politik yang lebih dalam: perseteruan elit, ketakutan militer terhadap kembalinya dominasi keluarga Shinawatra, dan rapuhnya konsensus politik di negeri gajah putih.

Dari Paetongtarn ke Phumtham: Kekuasaan di Tepi Jurang

Keputusan Mahkamah meninggalkan kekosongan kepemimpinan yang segera diisi oleh Phumtham Wechayachai, Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Dalam Negeri, yang kini berperan sebagai perdana menteri sementara. Meski berusaha menampilkan wajah tenang dan menyerukan dialog, posisi Phumtham hanyalah tambal sulam di tengah krisis yang lebih struktural.

Pheu Thai, partai penguasa, bahkan dikabarkan mempertimbangkan opsi membubarkan parlemen. Namun langkah itu justru berpotensi memicu gelombang ketidakstabilan baru, mengingat oposisi telah lama menuntut pemilu ulang dan kalangan bisnis mulai resah melihat stagnasi kebijakan.

Bayangan Hun Sen dan Luka Lama Thailand-Kamboja

Kasus yang menjatuhkan Paetongtarn bermula dari kebocoran percakapan dengan Hun Sen. Hubungan pribadi itu dianggap sebagai “pengkhianatan etika,” tetapi bagi banyak pengamat, isu ini lebih menyerupai senjata politik ketimbang sekadar pelanggaran norma.

Hubungan Thailand-Kamboja memang tak pernah bebas dari ketegangan. Persoalan perbatasan di sekitar Kuil Preah Vihear, rivalitas politik, hingga perbedaan orientasi luar negeri membuat kedua negara kerap saling curiga. Kini, krisis politik di Bangkok berisiko memperuncing hubungan bilateral, terutama bila elit Thailand memainkan kartu nasionalisme untuk menggalang dukungan domestik.

Dampak Regional: ASEAN Kehilangan Arah?

Ketidakpastian di Thailand berdampak jauh melampaui batas negaranya. Sebagai salah satu negara pendiri ASEAN dan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara, Bangkok memegang peran vital dalam menjaga kesolidan blok ini.

Krisis domestik membuat Thailand berpotensi absen dari kepemimpinan regional di saat ASEAN tengah menghadapi isu strategis: kebuntuan penyelesaian krisis Myanmar, meningkatnya tensi di Laut China Selatan, serta tekanan ekonomi akibat perlambatan global.

“ASEAN membutuhkan Thailand yang stabil. Jika Bangkok sibuk dengan perebutan kursi perdana menteri, maka kapasitas kolektif ASEAN akan melemah,” ujar seorang analis politik kawasan.

Lebih jauh, ketidakpastian ini juga berdampak pada proyek konektivitas lintas negara, mulai dari jalur kereta api Laos–Thailand–China hingga kerja sama energi di kawasan Mekong. Negara-negara tetangga seperti Laos dan Vietnam menunggu dengan cemas, sementara Kamboja tentu melihat peluang sekaligus ancaman dalam turbulensi yang melanda Bangkok.

Krisis Politik, Guncangan Ekonomi

Kegaduhan politik di Bangkok segera tercermin di pasar keuangan. Baht Thailand melemah terhadap dolar AS setelah putusan Mahkamah Konstitusi, mencerminkan ketidakpercayaan investor pada stabilitas jangka pendek. Bursa saham juga mencatat volatilitas tinggi, terutama pada sektor perbankan dan properti yang sangat sensitif terhadap iklim politik.

Investor asing mulai menahan diri untuk menanamkan modal baru, menunggu kejelasan arah pemerintahan. Padahal, Thailand selama ini menjadi magnet investasi asing langsung (FDI) di sektor manufaktur, otomotif, dan elektronik—industri yang menopang ekspor negara itu.

Sektor pariwisata, yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Thailand, juga berpotensi terguncang. Wisatawan mancanegara masih ingat bagaimana gelombang protes politik pada 2014 membuat kunjungan ke Bangkok dan Phuket anjlok drastis. Kini, kekhawatiran yang sama kembali menghantui industri perhotelan dan penerbangan.

Ekonom lokal memperingatkan bahwa jika krisis politik ini berlarut-larut, Thailand bisa kehilangan momentum pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Situasi ini akan berdampak langsung pada lapangan kerja, terutama bagi kelas menengah ke bawah yang sangat bergantung pada stabilitas ekonomi domestik.

Persimpangan Jalan

Krisis ini menempatkan Thailand di persimpangan jalan: melanjutkan tarik-menarik kekuasaan di kalangan elit yang berisiko memperpanjang instabilitas, atau mencari konsensus baru yang bisa mengembalikan legitimasi politik sekaligus memperkuat peran Bangkok di ASEAN.

Namun jika sejarah menjadi rujukan, jalan damai Thailand hampir selalu terhambat oleh bayang-bayang kudeta militer, intervensi yudisial, dan siklus jatuh-bangun dinasti politik. Pertanyaannya kini: apakah Thailand bisa memutus lingkaran setan ini, atau justru kembali terjerumus dalam spiral krisis yang tak berkesudahan?


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Arogansi Kekuasaan: Ketika Amanah Rakyat Dikerdilkan Nafsu Penguasa

Next Post

Membaca Pertemuan Prabowo–Xi Jinping: Peluang dan Risiko

fusilat

fusilat

Related Posts

Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara
Feature

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik
Birokrasi

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026
Next Post
Membaca Pertemuan Prabowo–Xi Jinping: Peluang dan Risiko

Membaca Pertemuan Prabowo–Xi Jinping: Peluang dan Risiko

Indonesia Chaos: Semua Bermula dari Ketakutan

Indonesia Chaos: Semua Bermula dari Ketakutan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist