• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Titian Budaya Nusantara: “Rembulan di Atas Borobudur”

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 9, 2025
in Cross Cultural, Komunitas, News
0
Titian Budaya Nusantara: “Rembulan di Atas Borobudur”
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Fusilatnews – Suasana syahdu terasa sejak memasuki ruang pamer Galeri Kampoeng Semar, Magelang, Jawa Tengah, tempat berlangsungnya pameran lukisan bersama bertajuk “Rembulan di Atas Borobudur.”

Pameran yang dieselenggarakan oleh Kampoeng Semar ini menghadirkan para perupa dari Asosiasi Pelukis Nusantara (Aspen) yang diketuai Kembang Sepatu.

Seniman dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta Yogyakarta, Solo, Semarang dan Magelang ini berhasil memikat para pengunjung melalui karya-karya yang memvisualkan keindahan dan keheningan Candi Borobudur dalam cahaya rembulan.

Pembukaan yang Hangat dan Penuh Kekaguman

Acara pembukaan berlangsung Minggu (7/12/2025) pukul 16.00 WIB dan dihadiri oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko Mardijono Nugroho, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Komjen Pol Prof Dr Chryshnanda Dwilaksana MSi, Pembina Aspen Dr Drs H Sarnadi Adam MSn, Dewan Pakar Aspen Dr Dio Pamola Chandra SPd MSn dan Yohanes Handoyo Budiesedjati, Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), para seniman dan pelukis Nusantara yang tergabung dalam Aspen, kurator, pecinta seni, serta sejumlah tokoh budaya.

Dalam sambutannya, Direktur Seni Rupa dan Pertunjukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr Dadam Mahdar SSos MHum mengatakan pameran ini bukan sekadar pertemuan karya seni, melainkan sebuah peristiwa budaya yang mempertemukan gagasan, imajinasi, dan identitas bangsa.

Adapun tema “Rembulan di Atas Borobudur” menghadirkan simbol keindahan, ketenangan, sekaligus refleksi spiritual yang berpadu dengan kemegahan warisan dunia: Borobudur.

Melalui karya-karya para pelukis Nusantara, kita diajak untuk merenungkan hubungan manusia dengan alam, sejarah, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan nenek moyang kita.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kampoeng Semar, Aspen Jabodetabek, Aspen Magelang, Aspen Solo Raya, Aspen Semarang, Aspen Yogyakarta, serta Komunitas Seni Magelang yang telah berkolaborasi menghadirkan pameran ini,” kata Ketua Umum Aspen Kembang Sepatu.

Kehadiran pertunjukan seni Betawi, yakni Ondel-ondel yang dibawakan oleh Suprayogi, dan tari Topeng Geprak Betawi yang ditarikan sangat indah oleh Indi Moza Purnomo juga memperkaya nuansa, menunjukkan betapa beragamnya ekspresi budaya Indonesia yang dapat bersatu dalam satu panggung.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Badan Ekonomi Kreatif senantiasa mendukung upaya para seniman dalam memperkuat ekosistem seni rupa dan seni pertunjukan.

Seni adalah bagian penting dari ekonomi kreatif yang tidak hanya memberi nilai estetika, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperkuat identitas bangsa, dan mempererat persaudaraan.

“Semoga pameran ini menjadi inspirasi bagi masyarakat, memperluas apresiasi terhadap seni rupa, serta memperteguh komitmen kita untuk menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya Nusantara. Mari kita jadikan seni sebagai cahaya yang menerangi kehidupan, sebagaimana rembulan yang bersinar di atas Borobudur.
Bahwa tema ini dipilih karena Borobudur tidak hanya berperan sebagai landmark sejarah, tetapi juga sebagai ruang spiritual yang menyimpan keajaiban alam terutama saat rembulan menggantung di atas struktur megahnya,” jelas Kembang Sepatu.

Pembukaan diwarnai dengan prosesi sederhana namun simbolis. Yakni, menorehkan cat di atas kavas oleh Dr. Dadam Mahdar SSos MHum, dilanjutkan oleh Komjen Pol Prof Dr Chryshnanda Dwilaksana MSi, Yohanes Handoyo Budiesedjati dari FORMAS, Bupati Magelang Grengseng Pamuji, dan beberapa tamu undangan sebagai tanda “membangkitkan cahaya” dalam ruang seni.

Karya-arya yang Menyentuh dan Menafsirkan Keheningan

Sebanyak 36 pelukis, yaitu Agus Salim, Anugrah (Ugo), Anwar Rosyid, AR Tanjung, Arifin Jombor, As Adi, Cecilia D Kristiari, Chryshnanda Dwilaksana, Dolly, Fahrudin, Gatot Eko Cahyono, Hatmojo, I Made Wira Hadikesuma, Joko Kisworo, Joko Piono, Kembang Sepatu, M Adien, M Sodik, Made Arya Dedok, Maswit, Mumuh Agus Muchtadji, Ni Made Sri Andani, Non-Os Purwono, Nurfu Ad, Priyo PR, Pustanto, Samodro, Sarnadi Adam, Sentot Widodo, Smedi Kumis, Sukriyal Sadin, Thomas Black Area, Tomy Faisal Alim, Yomi Arizal, Yunti Ars dan Yusron ambil bagian dalam pameran ini.

Adapun karya-karya yang dipamerkan mulai dari gaya realis yang menggambarkan lanskap Candi Borobudur secara detail, hingga gaya abstrak yang menafsirkan rembulan sebagai energi batin.

Pengunjung tampak bergerak perlahan dari satu karya ke karya lain, seakan diajak memasuki perjalanan meditasi visual.

Antusiasme Pengunjung

Pembukaan pameran ini ramai dikunjungi oleh pecinta seni, komunitas seni, masyarakat umum, dan wisatawan. Banyak pengunjung yang menyampaikan kekaguman mereka terhadap bagaimana tema rembulan dapat diterjemahkan secara berbeda-beda oleh para perupa.

“Ada rasa damai yang muncul saat melihat pameran ini. Seperti sedang duduk di Borobudur pada malam hari,” ujar salah satu pengunjung.

Makna Budaya dan Spiritualitas

Pameran ini tidak hanya menghadirkan karya visual, tetapi juga menawarkan pengalaman kontemplatif.

Borobudur diposisikan sebagai simbol keteguhan budaya Indonesia, sementara rembulan menjadi metafora cahaya batin yang menerangi perjalanan hidup.
Kesatuan dua elemen ini menjadikan pameran “Rembulan di Atas Borobudur” bukan hanya tontonan estetis, tetapi juga ajakan untuk menghargai warisan budaya dan berdiam sejenak dalam keheningan.

Pameran “Rembulan di Atas Borobudur” ini akan berlangsung hingga 30 Desember 2025 di Galeri Kampoeng Semar di Jl Kanggan, Tanjungan, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dan terbuka untuk umum.

Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat memperkuat jejaring seniman serta memperkaya wacana seni rupa Indonesia, khususnya dalam mengolah inspirasi dari situs-situs budaya Nusantara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hilangnya Asketisme Elite NU

Next Post

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang
Kecelakaan

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Next Post
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist