• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Transformasi Teknologi Penangkapan Ikan di Era Modern

fusilat by fusilat
December 21, 2025
in Feature, Profesi
0
Transformasi Teknologi Penangkapan Ikan di Era Modern
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Zaman terus berubah, begitu pula cara manusia mencari ikan. Jika dahulu nelayan hanya mengandalkan kail, jaring sederhana, dan pengalaman turun-temurun, kini penangkapan ikan telah memasuki era teknologi modern yang jauh lebih canggih.

Selama ratusan tahun, masyarakat pesisir menangkap ikan dengan cara tradisional. Metode ini masih bisa kita lihat hingga sekarang, misalnya pada para pemancing di sungai atau nelayan kecil di laut. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan pangan dan ekonomi, cara-cara lama tidak lagi cukup untuk memenuhi permintaan dalam skala besar.

Di era modern, nelayan tidak lagi sekadar “menebak” lokasi ikan. Mereka dibantu oleh berbagai alat elektronik yang mampu menunjukkan tempat terbaik untuk menangkap ikan. Peralatan ini membantu nelayan bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih aman.

Salah satu alat penting adalah Colour Echo Sounder. Cara kerjanya mirip dengan alat USG di dunia medis. Alat ini memancarkan gelombang suara ke dalam laut. Ketika gelombang tersebut mengenai benda—seperti dasar laut atau gerombolan ikan—suara akan dipantulkan kembali ke alat.

Dari pantulan suara itulah, alat ini dapat memperkirakan kedalaman laut dan keberadaan ikan. Jika ikan sedang bergerombol, tampilannya akan terlihat jelas di layar. Menariknya, benda yang berbeda akan ditampilkan dengan warna yang berbeda pula. Semakin canggih alatnya, semakin banyak variasi warna yang bisa ditampilkan untuk membedakan jenis objek di bawah laut.

Selain itu, ada juga alat bernama Colour Net Recorder. Alat ini dipasang langsung pada jaring penangkap ikan. Dengan bantuan teknologi suara yang sama, nelayan bisa mengetahui ikan apa saja yang sudah masuk ke dalam jaring mereka, tanpa harus menarik jaring terlebih dahulu.

Versi terbaru dari alat ini bahkan mampu menunjukkan apakah jaring sudah penuh atau belum, seberapa besar jaring yang digunakan, serta suhu air di mulut jaring. Semua informasi ini sangat membantu nelayan dalam menentukan waktu terbaik untuk mengangkat jaring.

Tak kalah penting adalah penggunaan sistem navigasi satelit. Melalui satelit, nelayan bisa mengetahui posisi kapal mereka di tengah laut, memantau cuaca, tinggi gelombang, arah angin, hingga suhu permukaan laut. Bahkan, satelit juga membantu memperkirakan wilayah laut yang berpotensi banyak ikan.

Dengan dukungan teknologi tersebut, kegiatan menangkap ikan menjadi jauh lebih terbantu. Nelayan tidak hanya menghemat waktu dan bahan bakar, tetapi juga meningkatkan keselamatan serta hasil tangkapan.

Begitulah gambaran sederhana bagaimana teknologi modern mengubah cara nelayan menangkap ikan. Harapannya, kemajuan ini terus berkembang dan digunakan secara bijak agar laut tetap lestari dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang.

Murhan Ramly, BSc
Alumni Akademi Maritim Republik Indonesia
Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Soepomo Bukan Soeharto: Kesalahan Genealogi dalam Kritik Negara Integralistik

Next Post

Prabowo: Estafet Kebodohan Kepemimpinan Setelah Jokowi

fusilat

fusilat

Related Posts

Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Crime

Bila Ijazah Asli;Roy CS Terancam Penjara 9 Bulan – Bila Palsu; Jokowi Terancam 10 Tahun

February 13, 2026
Next Post
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Prabowo: Estafet Kebodohan Kepemimpinan Setelah Jokowi

Jokowi Puji Prabowo  Karena Meningktanya Elektabilitas  Gerindra dan Dirinya

Jokowi dan Kebodohan yang Dinormalisasi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Fenomena Langka Abad Ini: Gerhana Matahari Terpanjang Akan Mengubah Siang Menjadi Malam

Fenomena Langka Abad Ini: Gerhana Matahari Terpanjang Akan Mengubah Siang Menjadi Malam

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist