• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Trump dan Taruhan di Tengah Badai Pasar: Politik di Balik Kejatuhan Wall Street

Ali Syarief by Ali Syarief
April 8, 2025
in Economy
0
GATT Tumbang di Tangan Trump: Ketika Amerika Bermain Curang dalam Perdagangan Global
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Di tengah dentuman grafik merah dan angka-angka yang runtuh dari layar Bloomberg, nama Donald J. Trump kembali memenuhi ruang percakapan publik. Bukan karena pidato besar atau kemenangan diplomatik, tetapi karena sesuatu yang lebih subtil, lebih mengguncang, dan lebih dalam dari sekadar headline: pasar saham Amerika Serikat anjlok lebih dari 10% hanya dalam dua hari.

Tapi kali ini, berbeda. Tidak ada pernyataan prihatin. Tidak ada langkah konkret untuk menenangkan investor. Tidak ada tanda-tanda bahwa Trump akan mundur dari kebijakan tarif yang telah memicu badai ini. Justru yang ada adalah… keteguhan. Bahkan, cenderung dingin.

Dan di situlah teka-teki besar dimulai: Apakah ini benar-benar kecelakaan ekonomi? Atau sebuah taruhan politik yang sangat terukur?

Bayangan ‘Trump Put’ yang Memudar

Pada masa jabatan pertamanya, Trump begitu terikat dengan pasar saham. Ia mencuit lebih dari 150 kali tentang kenaikan indeks, menjadikan performa Wall Street sebagai bukti mutlak keberhasilan pemerintahannya. Pasar adalah panggung, dan Trump adalah sutradara yang selalu ingin lampu sorot tertuju padanya.

Kala itu, para investor percaya pada apa yang disebut “Trump Put”—gagasan bahwa Trump tidak akan pernah membiarkan pasar jatuh terlalu dalam. Setiap guncangan pasti akan dibalas dengan janji keringanan pajak, deregulasi, atau kesepakatan dagang baru.

Namun kini, “Trump Put” seakan mati mendadak. Sejak pelantikan keduanya pada Januari, indeks S&P 500 telah turun lebih dari 15%. Nasdaq bahkan sudah kehilangan 20% nilainya. Dan dari Gedung Putih, tidak ada pertolongan.

Yang ada justru tarif baru yang diumumkan tanggal 2 April. Tarif yang lebih agresif dari perkiraan analis mana pun. Tarif yang memicu jual-beli panik di bursa. Tarif yang tampaknya disengaja untuk… sesuatu yang lebih besar.

Ketika Pasar Menjadi Senjata Politik

Di dunia politik modern, kadang krisis bukan hal yang dihindari—tetapi diciptakan. Para pengamat ekonomi mulai membisikkan kemungkinan bahwa Trump tengah memanfaatkan pasar yang runtuh untuk menciptakan narasi baru: narasi kebangkitan ekonomi yang dimulai dari titik nadir.

Trump sendiri me-retweet sebuah unggahan viral yang menyatakan: “Trump is Purposely CRASHING The Market.” Dalam gambar tersebut, ia digambarkan sedang menunjuk grafik merah besar sambil tersenyum. Aneh? Ya. Tapi dalam dunia politik Trump, aneh sering kali berarti sengaja.

Saat ditanya soal ini dalam perjalanan di Air Force One, Trump tidak menampik dengan jelas. Ia hanya berkata bahwa ini adalah “obat” yang diperlukan untuk menyembuhkan defisit perdagangan AS.

Kalimat itu—obat—menjadi kunci.

Obat Pahit untuk Siapa?

Menurut Brian Bethune, ekonom di Boston College, kebijakan tarif Trump ibarat memasang ratusan karung pasir di balon udara ekonomi AS. Cepat atau lambat, balon itu akan jatuh. Dan jatuhnya kini terdengar sangat keras.

Dalam dua hari pasca pengumuman tarif, S&P 500 kehilangan hampir $5 triliun nilai pasar. Dan berbeda dari masa lalu, Federal Reserve tak segera datang menolong.

Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa tarif baru ini berpotensi menaikkan inflasi dan menurunkan pertumbuhan. Artinya, tidak ada ruang untuk memangkas suku bunga seperti yang diharapkan Trump. “Kavaleri tidak akan datang,” ujar David Seif, kepala ekonom di Nomura.

Namun justru di situlah letak “permainannya”: Trump bisa menyalahkan The Fed. Seperti dahulu ia menyalahkan Obama, kini Powell menjadi lawan debatnya di depan publik. Dan di mata para pemilih konservatif—khususnya kelas pekerja yang muak pada elit ekonomi—narasi itu bisa sangat memikat.

Skenario Besar: Membakar untuk Membangun

Apakah Trump tengah membiarkan pasar terbakar untuk kemudian membangun narasi sebagai penyelamat? Banyak yang meyakini demikian.

“Jika dia bisa menekan pasar cukup dalam, lalu mencapai kesepakatan dagang besar, atau memaksa Fed memangkas bunga, maka dia bisa tampil sebagai pahlawan,” ujar Kevin Philip dari Bel Air Investment Advisors.

Tapi skenario itu bukan tanpa risiko. Pasar bukan mesin yang bisa dibongkar-pasang semaunya. Jika kejatuhan terlalu dalam, kepercayaan investor bisa lenyap. Konsumen bisa menahan belanja. Dan pada titik tertentu, bahkan basis loyalnya bisa mulai bertanya: Apakah semua ini sepadan?

Politik Adalah Pasar Lain

Di balik semua spekulasi ini, satu hal jelas: Trump bukan hanya bermain di pasar saham. Ia bermain di pasar persepsi. Pasar di mana simbol, narasi, dan ketegangan lebih penting dari grafik dan angka. Di pasar itu, krisis adalah modal. Ketakutan adalah alat. Dan kemenangan bukan sekadar indeks naik, tapi opini publik yang tetap loyal.

Apakah Trump akan menyerah? Mungkin tidak.

Karena dalam permainan ini, menyerah bukanlah bagian dari strategi—kecuali itu justru akan membangkitkan simpati.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terima Pengaduan Ahli Waris Tanah IKN, Ketum PPWI Minta Presiden Prabowo Lakukan Moratorium Pembanguan Ibu Kota Nusantara

Next Post

Setelah DiPHK Sebelumnya, PT Yihong Novatex Berencana Pekerjakan Kembali Karyawannya.

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Next Post
Setelah DiPHK Sebelumnya,  PT Yihong Novatex Berencana Pekerjakan Kembali Karyawannya.

Setelah DiPHK Sebelumnya, PT Yihong Novatex Berencana Pekerjakan Kembali Karyawannya.

Di Balik Gelapnya Judol: Skandal Perdagangan Manusia dan Jejak Darah di Kamboja

Di Balik Gelapnya Judol: Skandal Perdagangan Manusia dan Jejak Darah di Kamboja

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist